BPS Catat 1.723 PNS di Kabupaten Tana Tidung, 875 di Antaranya Perempuan

Kekuatan Birokrasi dan Stabilitas Pemerintahan di Kabupaten Tana Tidung

Sebagai kabupaten termuda di Provinsi Kalimantan Utara, Tana Tidung memiliki peran penting dalam menggerakkan roda pembangunan daerah. Kekuatan birokrasi dan stabilitas pemerintahan menjadi kunci utama dalam memastikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tana Tidung, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada saat ini mencapai 1.723 orang. Komposisi ini didominasi oleh PNS perempuan dengan jumlah sebanyak 875 orang, sedikit lebih banyak dibandingkan PNS laki-laki yang berjumlah 848 orang. Dari total tersebut, sebagian besar berada pada jenjang kepangkatan Golongan III dengan jumlah mencapai 1.325 orang.

Selain itu, terdapat juga pegawai yang berada pada Golongan IV sebanyak 158 orang, Golongan II sebanyak 237 orang, serta sisanya berada pada Golongan I sebanyak 3 orang. Kekuatan birokrasi ini diperkuat oleh 752 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang terdiri dari 421 laki-laki dan 331 perempuan. Seluruh aparatur ini bertugas melayani masyarakat yang tersebar di 5 kecamatan dan 32 desa.

Kecamatan Sesayap Hilir memiliki 8 desa, sedangkan Kecamatan Sesayap memiliki 7 desa. Kecamatan Betayau dan Muruk Rian masing-masing memiliki 6 desa, dan Kecamatan Tana Lia memiliki 5 desa. Dengan penyebaran desa seperti ini, ketersediaan aparatur sangat penting untuk memastikan pelayanan menjangkau hingga ke pelosok desa.

Di tingkat legislatif, kursi DPRD Tana Tidung diisi oleh 20 anggota dewan yang mewakili aspirasi dari 10 partai politik. Meskipun dinamika politik terus berkembang, keterwakilan perempuan di parlemen daerah saat ini tercatat sebanyak 3 orang atau sebesar 15 persen. Sementara 17 kursi lainnya masih diisi oleh anggota dewan laki-laki.

Mengenai kondisi keuangan daerah, data menunjukkan adanya tren penurunan baik pada sisi pendapatan maupun belanja jika dibandingkan dengan tahun anggaran 2024. Data ini menjadi bahan evaluasi agar perencanaan pembangunan ke depan bisa lebih efektif dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat secara tepat sasaran.

Iwan, Kepala BPS Tana Tidung, menekankan bahwa data birokrasi yang kuat adalah modal utama bagi Tana Tidung untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan kompetitif di Kalimantan Utara. Dengan data yang disajikan, diharapkan dapat menjadi panduan nyata dalam membangun daerah yang kita cintai ini.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *