Alasan Ketua DPRD Kota Palopo Aji Darwis Teriak, Hidup Provinsi Luwu Raya di Hadapan Andi Sudirman

Perayaan HUT Kota Palopo dan Isu Pembentukan Provinsi Luwu Raya

Momen perayaan HUT ke-24 Kota Palopo, Sulawesi Selatan, berlangsung meriah di Lapangan Gaspa pada Jumat (10/4/2026). Acara ini dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang tiba menggunakan helikopter. Sang gubernur mengenakan setelan baju adat berwarna merah maroon, menunjukkan apresiasi terhadap budaya lokal.

Selain merayakan hari jadi kota, kedatangan Andi Sudirman juga sekaligus meresmikan Lapangan Gaspa Palopo pasca revitalisasi. Diketahui bahwa proyek revitalisasi ini mendapat bantuan keuangan dari APBD Provinsi Sulawesi Selatan senilai Rp3,5 miliar tahun anggaran 2025.

Teriakan “Hidup Provinsi Luwu Raya” dalam Sambutan

Salah satu momen menarik dalam acara tersebut adalah saat Ketua DPRD Palopo, H Darwis memberikan sambutan dan membacakan sejarah singkat daerah dengan julukan Kota Idaman. Ia sempat meneriakkan kata “Hidup Provinsi Luwu Raya” di hadapan Gubernur Andi Sudirman serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palopo Naili Trisal dan Akhmad Syarifuddin.

Teriakan itu menjadi penutup sambutan dan pembacaan sejarah Kota Palopo yang disampaikan Darwis. Menurutnya, ucapan tersebut merupakan titipan dari masyarakat Luwu Raya yang sangat merindukan terbentuknya provinsi baru tersebut.

“Ini titipan dari masyarakat Luwu Raya yang sangat merindukan terbentuknya Provinsi Luwu Raya,” jelasnya saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4/2026).

Setelah momen tersebut, tidak ada perbincangan lebih lanjut antara Darwis dan Andi Sudirman. Gubernur langsung terbang kembali ke Makassar bersama sang istri menggunakan helikopter.

Darwis mengaku tidak bisa berspekulasi saat dirinya menyebutkan Provinsi Luwu Raya dihadapan Andi Sudirman. “Kita tidak bisa berasumsi atau berandai-andai, semua kembali ke nurani,” katanya.

Ajakan untuk Soliditas dalam Perjuangan Pembentukan Provinsi Luwu Raya

Ketua BPW KKLR Sulawesi Selatan, Hasbi Syamsu Ali, mengajak seluruh Wija To Luwu (WTL) untuk tetap solid dan bersatu dalam mengawal perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya. Ajakan tersebut disampaikan Hasbi saat memberikan sambutan pada kegiatan Halal Bihalal Kerukunan Keluarga Luwu (KKL) Komisariat Kecamatan Suli–Suli Barat yang digelar di Aula Anging Mammiri Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Sulawesi Selatan, Makassar, Sabtu (11/4/2026).

Dalam sambutannya, Hasbi menegaskan bahwa pembentukan Provinsi Luwu Raya merupakan cita-cita besar masyarakat Tana Luwu. Sehingga harus terus diperjuangkan secara bersama-sama hingga terwujud.

“Perjuangan Provinsi Luwu Raya akan terus kita kawal dan perjuangkan. Ini membutuhkan kebersamaan seluruh Wija To Luwu tanpa terkecuali,” tegasnya.

Ia meminta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar perjuangan pemekaran tersebut tetap terjaga sebagai agenda kolektif masyarakat Luwu Raya. Menurut Hasbi, soliditas internal masyarakat Wija To Luwu menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi perjuangan daerah otonom baru tersebut.

Karena itu, ia mengingatkan agar seluruh elemen KKLR senantiasa mengedepankan prinsip budaya “Sirui Menre’ Ta Sirui No”. Artinya semangat saling menopang, saling mengangkat, dan memperkuat satu sama lain.

“Dalam ber-KKLR, kita harus mengedepankan prinsip Sirui Menre’ Ta Sirui No. Persatuan adalah modal utama dalam memperjuangkan kepentingan besar masyarakat Luwu Raya,” ujarnya.

Potensi Luwu Raya yang Semakin Menarik Perhatian

Hasbi juga menyoroti besarnya potensi kawasan Luwu Raya yang kini semakin menarik perhatian masyarakat luar untuk datang dan bermigrasi. Menurutnya, tanpa kesiapan dan kekompakan masyarakat lokal, kondisi tersebut dapat menjadi tantangan tersendiri bagi eksistensi Wija To Luwu di daerahnya sendiri.

“Potensi Luwu Raya sangat besar. Jangan sampai kita justru menjadi penonton di tanah sendiri karena tidak siap menghadapi perkembangan zaman,” katanya.

Kegiatan Halal Bihalal KKL Komisariat Kecamatan Suli–Suli Barat berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi momentum mempererat silaturahmi antar sesama Wija To Luwu di perantauan.


admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *