Hukum  

Kapolda Maluku Utara Minta Warga Bersabar, Penanganan Kasus Patani Tengah Terus Berjalan

Polda Maluku Utara Minta Warga Bersabar dalam Penanganan Kasus Penghilangan Nyawa

Polda Maluku Utara meminta kepada warga di Kecamatan Patani Barat, Halmahera Tengah untuk bersabar menunggu penanganan kasus yang saat ini sedang ditangani. Kasus dugaan penghilangan nyawa di wilayah tersebut menjadi atensi utama. Untuk itu, Polda Maluku Utara berharap masyarakat bisa menahan diri menunggu proses penyelidikan.

Kasus yang tengah ditangani adalah dugaan penghilangan nyawa mantan Kepala Desa Bobane Jaya, Ustad Ali Daud. Korban yang dikenal sebagai figur panutan itu ditemukan tewas tak wajar pada 2 April lalu di area perkebunan warga. Kondisi jasad yang menunjukkan dugaan penyiksaan berat oleh pihak tak dikenal meninggalkan luka mendalam dan trauma kolektif bagi warga di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Fagogoru tersebut.

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Waris Agono melalui Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol Wahyu Istanto Bram menyampaikan bahwa penanganan kasus tersebut masih berjalan dan menjadi atensi bapak Kapolda. Ia juga menegaskan bahwa Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Tengah tidak tinggal diam, karena tim terus bekerja.

“Anggota kita masih di lapangan dan terus bekerja mengungkap kasus ini, karena pengungkapan kasus tidak semerta-merta langsung harus melalui prosedur hukum yang ada,” ujar Kombes Pol Wahyu Istanto Bram saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (18/4/2026).

Dari penyelidikan awal hingga saat ini, tim sudah menemukan beberapa petunjuk di lapangan, namun masih didalami kembali. “Semua butuh waktu karena perlu proses pendalaman hingga bukti-bukti yang dikumpulkan tim di lapangan,” katanya.

Untuk itu, Polda Maluku Utara dalam kesempatan tersebut mengajak masyarakat agar bisa bersabar karena proses penyelidikan masih berjalan. Kabid Humas juga menyampaikan bahwa dari penyelidikan tim sudah memanggil sejumlah pihak untuk dimintai keterangan.

“Memang ada banyak saksi yang sudah dimintai keterangan, namun kita masih dalami lagi dengan fakta maupun bukti-bukti di lapangan,” ujarnya.

Sebab kasus ini memang betul menjadi atensi. Bahkan Polda Maluku Utara juga sudah berkoordinasi dengan tim Mabes Polri untuk sama-sama mengungkap kasus tersebut. “Jelas kita mengajak masyarakat untuk bisa bersabar dan menunggu karena saat ini proses penyelidikan masih terus berjalan, yang jelas kasus ini jadi atensi,” tandasnya.

Proses Penyelidikan Masih Berlangsung

Polda Maluku Utara menjelaskan bahwa proses penyelidikan kasus ini sedang berlangsung secara intensif. Tim gabungan dari Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Tengah terus melakukan investigasi di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua fakta dan bukti yang diperlukan dapat dikumpulkan secara lengkap dan akurat.

  • Penyelidikan dilakukan dengan pendekatan profesional dan berdasarkan prosedur hukum yang berlaku.
  • Tim penyelidik telah memeriksa berbagai saksi dan mengumpulkan informasi dari lokasi kejadian.
  • Hasil penyelidikan awal menunjukkan adanya petunjuk penting yang sedang didalami lebih lanjut.

Koordinasi dengan Mabes Polri

Polda Maluku Utara juga melibatkan tim dari Mabes Polri dalam penanganan kasus ini. Kerja sama ini bertujuan untuk mempercepat proses penyelidikan dan memastikan bahwa kasus ini dapat diungkap dengan segera. Dengan dukungan dari pihak pusat, Polda Maluku Utara berkomitmen untuk memberikan keadilan kepada korban dan keluarganya.


admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *