Kasus Korupsi Dana Stimulan di Sitaro Terus Berlanjut
Kasus dugaan korupsi dana stimulan bantuan bagi korban erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, terus berlanjut. Pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait dalam kasus ini terus dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut).
Beberapa hari lalu, seorang anggota DPRD Kabupaten Sitaro, yaitu Evenson Liempepas dari Fraksi NasDem, menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Pemeriksaan tersebut dilakukan di Kantor Kejati Sulut pada Jumat (13/3/2026). Ia tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 Wita dan keluar gedung sekitar pukul 15.30 Wita.
Evenson mengatakan bahwa dirinya diperiksa selama kurang lebih tiga jam. Meskipun ia menyebut bahwa sebagian besar waktu digunakan untuk menunggu, ia mengungkapkan bahwa penyidik memberikan sekitar 17 pertanyaan yang berkaitan dengan permasalahan di Sitaro. Namun, ia tidak merinci lebih lanjut isi pertanyaan tersebut.
“Fokus pertanyaannya, silakan ditanyakan ke penyidik saja,” ujar Evenson saat diwawancara usai pemeriksaan. Ia juga menyampaikan kemungkinan bahwa dirinya tidak akan dipanggil kembali dalam proses pemeriksaan lanjutan.
Pemeriksaan Bupati Sitaro
Selain Evenson, Chyntia Ingrid Kalangit, Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), juga telah menjalani pemeriksaan sebagai saksi oleh Kejati Sulut. Ini merupakan kali kedua ia diperiksa. Dalam pemeriksaan kali ini, penyidik melontarkan sebanyak 22 pertanyaan yang berkaitan dengan penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Sitaro.
Chyntia mengatakan bahwa pemeriksaan kali ini merupakan kelanjutan dari pemeriksaan sebelumnya yang belum selesai. Ia menegaskan bahwa dirinya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. Jika ditemukan indikasi korupsi, maka hal tersebut harus diselesaikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami serahkan semua ke Kejati Sulut,” kata Chyntia.
Tanggapan Bupati Saat Diwawancara
Saat diwawancara, Chyntia tersenyum dan menjawab dengan ramah. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya adalah untuk melengkapi keterangan sebelumnya. Ia juga memohon doa dari masyarakat agar pemeriksaan berjalan lancar.
“Kita lihat saja sebentar ya,” katanya saat ditanya tentang persiapan dan kisi-kisi pemeriksaan.
Penyidikan Kasus Korupsi Terus Berjalan
Kejati Sulut terus menggenjot penyidikan kasus dugaan korupsi dana stimulan bagi pengungsi Gunung Ruang. Dalam sepekan terakhir, sejumlah saksi telah dipanggil. Selain Bupati dan Wakil Bupati, Sekda serta sejumlah kepala SKPD juga telah diperiksa.
Menurut informasi, total ada sekitar 1300 saksi yang telah diperiksa oleh aparat Kejati. Proses penyidikan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menuntaskan dugaan korupsi yang merugikan masyarakat.












