Kegiatan Ramadan Pendidikan Berdampak di Jawa Timur
Dinas Pendidikan Jawa Timur mengajak 30 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayah Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Madiun untuk berbelanja baju Lebaran di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Madiun, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan Ramadan Pendidikan Berdampak yang digagas oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai.
Selain berbelanja baju baru untuk Hari Raya Idulfitri, para siswa juga menerima santunan serta diajak menikmati hidangan takjil bersama sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan pendidikan yang memiliki dampak sosial nyata bagi peserta didik.
Pendekatan Pendidikan Sosial dan Spiritual
Aries menjelaskan bahwa program Ramadan Pendidikan Berdampak 1447 Hijriah menjadi momentum bagi sekolah-sekolah di Jawa Timur untuk memperkuat nilai spiritual, karakter, serta kepedulian sosial siswa. Berbagai kegiatan digelar selama Ramadan, mulai dari pondok Ramadan, pesantren kilat tematik, penguatan karakter dan keimanan, hingga pembelajaran yang mengintegrasikan nilai spiritual dalam proses belajar.
Siswa juga didorong untuk terlibat dalam kegiatan sosial seperti bazar sembako murah untuk masyarakat, santunan bagi siswa yang membutuhkan, bazar makanan hasil program double track, hingga kegiatan berbagi takjil. Selain itu, sekolah juga didorong menggelar kegiatan kreatif yang mendukung pembelajaran inovatif, seperti lomba ceramah agama, proyek pembelajaran tematik Ramadan, hingga gerakan Ramadan tanpa sampah plastik.
Program Vokasi Istimewa untuk Siswa Berkebutuhan Khusus
Perhatian pemerintah terhadap siswa berkebutuhan khusus juga diwujudkan melalui program Vokasi Istimewa yang telah diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur sejak 2020 melalui Dinas Pendidikan Jatim. Program tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi siswa berkebutuhan khusus sesuai bakat dan minat mereka, seperti di bidang tata boga, tata kecantikan, otomotif, hingga kreasi hantaran dan pemanfaatan barang bekas.
Aries menegaskan bahwa memperoleh pendidikan berkualitas merupakan hak setiap anak, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Melalui program Vokasi Istimewa, diharapkan siswa SLB di Jawa Timur mampu mandiri dan berdaya dengan kompetensi yang dimiliki.
Kegiatan Khataman Al Quran dan Ruang Pembelajaran Bermakna
Kepala Cabdindik Jatim wilayah Madiun dan Ngawi, Lena, mengatakan semangat Ramadan Pendidikan Berdampak juga terasa di sekolah-sekolah di wilayahnya. Menurutnya, sekolah tidak hanya menggelar kegiatan religius, tetapi juga mengajak siswa merasakan makna berbagi dan kebersamaan. Salah satunya melalui kegiatan khataman Al-Qur’an bersama ratusan siswa sebagai bagian dari upaya memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Selama Ramadan, proses pembelajaran di sekolah juga disesuaikan dengan penekanan pada nilai iman, ketakwaan, sikap sosial, serta penguatan karakter siswa. Melalui pendekatan tersebut, diharapkan Ramadan menjadi ruang pembelajaran yang bermakna, di mana nilai empati, kebersamaan, dan kepedulian sosial tumbuh sebagai bagian penting dari pendidikan di Jawa Timur.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”












