Hukum  

Ustaz Abdul Somad Soroti Kasus Mahasiswi UIN Suska yang Dibacok, Bahas Pergaulan Remaja dan Peran Orang Tua

Ustaz Abdul Somad Beri Pesan Penting Terkait Kasus Kekerasan di UIN Suska Riau

Ustaz Abdul Somad atau yang dikenal dengan UAS turut menyampaikan pernyataannya terkait kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau. Insiden tersebut menimpa Farradhila Ayu Pramesti, seorang mahasiswa yang sedang mempersiapkan ujian akhir. Dalam pernyataannya, UAS mengungkapkan keprihatinannya sebagai seorang ayah dan memberikan pesan penting bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Penjelasan Mengenai Nama Pelaku

Dalam pernyataannya, UAS mulai dengan menyinggung makna nama pelaku, yaitu Rayhan. Ia menjelaskan bahwa kata “Rayhan” memiliki arti rezeki dan ketenangan, sesuai dengan penjelasan Imam Ibnu Katsir dalam Surah al-Waqi’ah, ayat 89. Selain itu, UAS juga menyebutkan nama Muzhaffar, yang berarti orang yang beruntung. Menurutnya, setiap orang tua tentu memberikan nama terbaik bagi anaknya, penuh harapan akan masa depan.

UAS mengatakan, “Sebagaimana aku mencarikan nama yang baik untuk anak-anakku, begitu jugalah Ayah Rayhan mencarikan nama terbaik untuk anaknya. Aku melihatnya dalam pandangan seorang Ayah.”

Perasaan Orang Tua Korban

UAS juga menggambarkan betapa hancurnya perasaan orang tua korban. Meskipun ia tidak memiliki anak perempuan, ia merasa bisa membayangkan bagaimana perasaan orang tua Faradilla Ayu melihat putrinya bersimbah darah. Ia menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas kejadian ini.

Peringatan Serius bagi Masyarakat

Menurut UAS, peristiwa ini menjadi alarm keras bagi masyarakat untuk lebih mawas terhadap pergaulan anak-anaknya. Ia menyoroti bagaimana anak-anak remaja saat ini sering terjebak dalam berbagai hal seperti politik, drakor, dan dracin, sehingga lupa akan tanggung jawab mereka.

Ia menekankan pentingnya peran keluarga, dosen, dan lingkungan sekitar dalam menjaga pergaulan generasi muda. UAS menyampaikan apresiasinya kepada dosen yang masih memberikan pesan-pesan penting tentang pergaulan. Ia juga mengingatkan para orang tua agar tetap peduli terhadap anak-anak kos.

Nasihat dari UAS untuk Generasi Muda

Dengan gaya khasnya, UAS turut mengingatkan kaum muda agar menjaga kehormatan diri dan tidak terjebak dalam hubungan tanpa kepastian. Ia menggunakan analogi yang sederhana untuk membuat pemudi memahami bahwa mereka berharga. Misalnya, ia menyampaikan bahwa pacaran lima tahun tanpa rencana nikah sama seperti iklan roti yang dibuka, dijilat, dicelupin, tapi tidak dimakan-makan.

UAS juga mendorong generasi muda agar tegar dalam menghadapi persoalan cinta. Ia mengajak mereka untuk tidak mengatakan, “Engkaulah satu-satunya harapanku,” tetapi justru mengatakan, “Kalau kau mau, ku pinang kau dengan bismillah. Kalau kau tak mau, bunga bukan setangkai, kumbang bukan seekor, patah tumbuh hilang berganti, hilang satu tumbuh seribu.”

Pesan untuk Keponakan di Kairo

UAS bahkan membagikan pesan yang ia kirim kepada keponakannya di Kairo. Ia menegaskan bahwa ia tidak ingin keponakannya terlibat dalam hubungan yang tidak serius. Jika ada yang mendekati, ia meminta keponakannya untuk menyampaikan dengan sopan, “aku tak mau main-main. Kalau serius, kau mengadap ke Uas.”

Penutup dengan Doa dan Harapan

Menutup pesannya, UAS menegaskan pentingnya nasihat, doa, dan tawakkal. Ia berharap semoga Allah menjaga anak-anak bangsa. Pesan ini disampaikan dengan penuh kepedulian dan harapan agar generasi muda Indonesia dapat menjalani kehidupan dengan benar dan bertanggung jawab.

Banjir Komentar dari Netizen

Netizen ramai memberikan komentar terkait pernyataan UAS. Banyak dari mereka setuju dengan pendapat UAS dan menilai bahwa pacaran tidak selalu membawa kebaikan. Beberapa komentar antara lain:

  • Setuju tuan guru.. Ngapain pacaran, biasanya tugas nya cm jagain jodoh orang
  • SUMPAH TAKUT BANGET SEKARANG NOLAK COWOK, BESOK2 AKU TERIMA SEMUA
  • Aamiin yaa robbal ‘alaamiin
  • Berkah selalu Tuan Guru
  • Sehat selalu tuan guru.betapa bahagia yg menjadi mahasiswa/ i mu, serius tp lucu baca caption tuan guru
  • Syukron Tuan Guru UAS
  • Aamiin allahumma amiin
  • amuin semoga Allah jaga remaja dan anak anak Indonesia
  • Berkah ustadzii
  • Kalo serius jumpai orang tuaku, bukan jemput disimpang apalagi sampai bawa parang
  • masih mau pacaran??? Udah bnyak kasus kejadian yg bgni,… Wahai wanita sadar lah…
  • Barakallah tuan Guru.Semoga nasehat Tuan Guru bisa menjadi pencerah dan memperdalam pemahaman bagi saya dan semuanya.Insya Allah.

Pelaku Terancam 12 Tahun Penjara

Sementara itu, pihak kepolisian telah mengamankan pelaku berinisial R dan menjalani pemeriksaan intensif. Pelaku diduga melakukan kekerasan dengan membawa senjata tajam. Motif sementara berkaitan dengan masalah asmara, di mana korban ingin memutuskan hubungan karena sudah memiliki pacar lain. Pelaku dijerat dengan Pasal 469 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *