Cara Jovansyah Suryatama Menangkan Hadiah Kompetisi Matematika Internasional dengan Manajemen Waktu Efisien

Siswa SD Surabaya Raih Medali di Dua Kompetisi Matematika Internasional

Seorang siswa Sekolah Dasar (SD) asal Surabaya, Jovansyah Suryatama Hendrata, berhasil meraih medali dalam dua ajang kompetisi internasional matematika. Keberhasilan ini menunjukkan prestasi luar biasa yang diraih oleh anak usia sekolah dasar. Jovansyah, yang kini duduk di kelas VI Sekolah Bright Kiddie Surabaya, mengikuti berbagai kompetisi matematika yang diadakan di luar negeri.

Mengikuti Kompetisi di Bali dan Vietnam

Jovansyah pertama kali mengikuti JISMO (Japan International Science and Mathematics Olympiads) di Bali. JISMO adalah kompetisi internasional bergengsi yang diikuti oleh siswa SD/MI dari berbagai negara di Asia, termasuk Indonesia. Kompetisi ini menguji kemampuan matematika dan sains peserta.

Setelah itu, Jovansyah melanjutkan kompetisi di ajang Fermat Mathematical Olympiad (FMO), yang diikuti oleh anak-anak muda dari berbagai negara. Pada ajang FMO yang diadakan di Vietnam, Jovansyah berhasil meraih medali perak. Ia menyebutkan bahwa persiapannya dilakukan dengan belajar bersama kakaknya karena saat itu guru les tidak bisa mengajar. Hal ini membuat pengalamannya dalam kompetisi tersebut menjadi lebih berkesan.

Strategi Manajemen Waktu dan Konsentrasi

Selama mengikuti kompetisi internasional, Jovansyah mengaku menggunakan strategi manajemen waktu untuk menyelesaikan soal dalam waktu 90 menit. Salah satu tantangan utamanya adalah pilihan soal yang harus diselesaikan dengan batas waktu yang ketat.

“Kesulitannya diberikan opsi memilih soal nomor 21. Jika benar, dapat 10 poin, tetapi jika salah, akan dikurangi 10 poin,” ujarnya. Jovansyah mengikuti saran dari kakaknya untuk mengambil soal nomor 21 hanya jika tersisa 20-25 menit. Ia akhirnya menyelesaikan tes dengan sisa waktu 15 menit dan tidak ingin mengambil risiko.

Selain itu, Jovansyah menjaga suasana hati yang tenang selama mengikuti kompetisi. Ia mengatakan bahwa ia melakukan tes dengan rasa bahagia dan enjoy. Meskipun ada kesulitan, ia tetap fokus dan percaya pada kemampuannya sendiri.

Belajar dengan Kakak dan Semangat Berprestasi

Selama persiapan, sang kakak menjadi panutan bagi Jovansyah. Mereka sering membaca buku terkait kompetisi matematika. Anak laki-laki yang bercita-cita menjadi antornot (antariksawan) ini mengaku tidak pernah bosan belajar. Menurutnya, belajar membuka banyak ilmu terkait persiapan kompetisi hingga tingkat internasional.

“Harus selalu belajar, jangan menyerah walau susah. Tetap harus selalu belajar,” ucapnya. Semangat belajarnya ini menjadi motivasi bagi dirinya sendiri dan juga teman-temannya.

Dukungan Pihak Sekolah

Endang Juliatin, M.Pd., selaku Kepala Sekolah SD Bright Kiddie Surabaya, menyampaikan bahwa sekolah terus mendukung anak-anak dengan memberikan pendampingan dan pembinaan. Setiap siswa memiliki kesempatan untuk mewakili sekolah dalam berbagai kompetisi.

“Ada pembinaan dari sekolah dan pendampingan. Kami seleksi misalnya matematika atau IPA, diambil yang terbaik dan ada pendampingan. Kami juga memperbolehkan jika ada orang tua yang ingin anaknya ikut lomba dan setiap anak yang menang lomba kami beri apresiasi serta publikasi di media sosial dan saat upacara sekolah,” sebutnya.

Sekolah juga memberikan apresiasi kepada pemenang sekaligus memotivasi siswa lainnya. “Semangat mengikuti lomba sangat tinggi. Lomba matematika, inggris, robotik, dan dulu pernah ikut lomba agama Islam. Anaknya (Jovansyah) senang belajar dan ini didukung orang tuanya. Sehingga ketika orang tua mendukung dan anak semangat tinggi bisa selaras,” tambah Endang.

Pengembangan Karakter dan Ekstrakurikuler

Selain itu, sekolah juga melakukan pengembangan karakter, kegiatan ekstrakurikuler, dan asah talenta. Endang menegaskan bahwa masa enam tahun pertama anak-anak merupakan masa keingintahuan tinggi. Melalui program sekolah, diharapkan semua potensi siswa dapat berkembang.

“Kami juga tidak bisa sendiri, kami juga butuh gandeng tangan dengan orang tua. Orang tua juga suport luar biasa, sehingga sekolah juga bisa lebih mudah membawa ke arah mana anak-anak menemukan potensi dan berkembang lebih,” tutupnya.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *