KPK Buka Peluang Panggil Atalia Praratya sebagai Saksi Kasus Bank BJB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang untuk memanggil Atalia Praratya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang menimpa Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB). Proses sidang perceraian antara Atalia dengan suaminya, Ridwan Kamil, tidak akan mengganggu jalannya penyidikan terkait kasus tersebut.
Atalia Praratya kini terancam dipanggil oleh KPK karena diduga memiliki keterkaitan dengan dugaan korupsi proyek pengadaan iklan Bank BJB periode 2021–2023. Dalam kasus ini, Ridwan Kamil disebut terlibat, sehingga pihak KPK berencana untuk memanggil pihak-pihak yang dianggap memiliki informasi penting.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa pemanggilan Atalia sebagai saksi merupakan bagian dari proses penyidikan. “Tentunya ini dua hal yang berbeda, sehingga tidak mengganggu proses terkait dengan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi pada pengadaan iklan di BJB, yang salah satu saksinya adalah saudara RK,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/12/2025).
Budi menegaskan bahwa setiap pihak yang dianggap memiliki keterangan penting bagi penyidik dapat dipanggil. “Setiap kemungkinan itu selalu terbuka sesuai dengan kebutuhan proses penyidikan,” tambahnya. Jika penyidik merasa perlu mengonfirmasi bukti atau keterangan saksi lain terkait aliran dana, maka surat pemanggilan resmi akan segera dilayangkan kepada yang bersangkutan.
Fokus penyidik saat ini adalah mengungkap dugaan tindak pidana korupsi yang bersumber dari dana nonbujet dalam proyek pengadaan iklan Bank BJB. Seluruh rangkaian pemeriksaan, termasuk pemanggilan saksi dan penelusuran aset, tetap dilakukan berdasarkan kebutuhan penyidikan. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian terkait jadwal pemanggilan tersebut.
Pendekatan yang digunakan oleh penyidik adalah follow the money. “Tentu itu tidak menjadi kesulitan bagi KPK karena basisnya adalah follow the money. Kami akan telusuri dan lacak aset-aset yang mengalir dari substansi perkaranya yang berangkat dari dana nonbujet pengadaan iklan di BJB,” katanya.
Dengan pendekatan tersebut, KPK menelusuri aliran dana, kepemilikan aset, serta hubungan keuangan yang relevan dengan perkara. Status hukum atau kondisi pribadi seseorang tidak menghalangi proses pelacakan apabila ditemukan keterkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi.
Ungkapan Hati Atalia Praratya
Atalia sempat mengungkapkan isi hatinya melalui sebuah unggahan di Instagram pribadinya. Berikut curahan hatinya:
“Kita belajar bahwa memeluk luka bukanlah berarti menyerah. Tetapi mengakuinya, memaknainya, mencari pertolongan, lalu… menyerahkannya pada Yang Maha Menyembuhkan. Sebab sesakit apa pun beban yang kita bawa, hati akan selalu menemukan tenangnya, saat kembali pada-Nya.”
“Saudariku, disaat terluka sedalam apapun, janganlah merasa sendirian… Karena sejatinya setiap insan pasti pernah terluka.. Saling mendengar, memahami, dan menopang, akan membuat luka menjadi lebih ringan. Dalam setiap kebersamaan, kita bisa menemukan keberanian untuk bangkit.. Dalam dukungan satu sama lain, kita bisa menemukan cahaya harapan yang tak pernah padam. Tetaplah tegar.. Tetaplah tangguh.. dan. Tetaplah bersinar.. dalam lindungan dan kasih sayang Ilahi,” tulis Atalia Praratya sembari menunjukkan fotonya yang memejamkan mata seolah ikhlas menerima takdir yang dijalaninya.
Kini Atalia telah mengajukan gugatan cerai, bahkan sidang perceraian mereka bakal digelar pada Rabu (17/12/2025) mendatang. Namun, meski telah menggugat cerai Ridwan Kamil, Atalia justru menyematkan postingan momen dirinya bersama Camillia Laetitia Azzahra dan Ridwan Kamil.
“Untuk semua perjuangan menerima takdir ini, akhirnya kami bisa ke titik ini lagi bertiga. Adikmu begitu merindukanmu, Ril.. MERELAKAN, akan selalu menjadi kata yang tidak pernah mudah dilakukan. Namun HARAPAN, akan tetap ada, sebagai penguat jiwa yang lelah.. Insyaa Allah suatu saat Allah meridhoi kami untuk berada di surga yang sama. Aamiin ya Allah,” Isi postingan Atalia yang disematkannya tersebut.
Postingan tersebut bahkan banjir komentar dari warganet dengan beragam reaksi: “Ibu, semoga habis ini diganti bahagianya sama Allah SWT.. Sehat selalu bareng si geulis,” “Pokoknya apa Apun itu, yg terbaik buat semuanya.. sehat selalu ya ibuuuuu,” “jujur kaget, ternyata beneran gugat cerai.”
Sebagai informasi, postingan yang disematkan Atalia tersebut merupakan kenangan kala anak pertama Atalia dan Ridwan Kamil, bernama Emmeril yang tewas di sungai Aare Bern Swiss. Cobaan hidup untuk Atalia seolah tak ada habisnya, mulai dari putra sulungnya yang tewas, anak perempuannya heboh karena melepas hijab dan berpindah keyakinan. Kemudian Ridwan Kamil yang terjerat kasus dugaan korupsi, tak lama muncul kabar suaminya memiliki hubungan gelap dengan Lisa Mariana. Bahkan sempat geger Ridwan Kamil memiliki buah hati dengan Lisa Mariana. Namun, hasil tes DNA menunjukan negatif, bahwa anak Lisa Mariana tidak memiliki kecocokan dengan Ridwan Kamil.
Kini nampaknya Atalia sudah muak dengan semua pemberitaan yang menyangkut rumah tangga mereka. Akhirnya Atalia memilih untuk menggugat cerai Ridwan Kamil dan fokus menjalani kariernya.
Ucapan Atalia Tak Mau Dimadu Kembali Disorot
Perempuan yang akrab disapa Bu Cinta ini mengaku sempat mengutarakan kepada suaminya itu bahwa dirinya tidak mau dimadu. “Alhamdulillah 27 tahun enggak macam-macam tuh, karena saya bilang ‘Kang Emil, saya enggak mau didua’,” ucap Atalia, dikutip dari YouTube Cumicumi, Sabtu (29/3/2025).
Bahkan, Atalia mengatakan dirinya akan mundur jika suatu saat Ridwan Kamil mendua. Ia pun memilih untuk melepaskan suaminya tersebut. “Kalau misalkan begitu, berarti sudah tidak bersama saya lagi hatinya, silakan memilih orang lain,” kata Atalia. Lebih lanjut, Atalia juga rela melepaskan Ridwan Kamil bersama wanita lain apabila sang suami mendua.
Atalia Praratya mengaku menyerahkan semuanya kepada Tuhan untuk menjaga suaminya itu. “Jadi tegas saja di situ, setelah itu lepaskan Kang Emil. Kita serahkan kepada yang Maha Kuasa untuk melindungi dia, menjaga dia,” tuturnya.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”












