Hukum  

Brigjen Adex Yudiswan, Pemimpin Pencarian Aviastar yang Pernah Pimpin Kapolres Luwu

Profil Brigjen Pol. Adex Yudiswan

Brigjen Pol. Adex Yudiswan adalah seorang perwira polisi yang dikenal dengan dedikasinya dalam menjalankan tugas. Ia pernah bertugas di Sulawesi Selatan, khususnya sebagai Kapolres Luwu. Saat itu, ia masih berpangkat AKBP. Dalam waktu 10 tahun, ia berhasil mencapai pangkat Brigadir Jenderal atau bintang 1, yang merupakan pangkat terendah dalam kategori Perwira Tinggi (Pati) di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Adex Yudiswan lahir pada tanggal 3 Desember 1974. Ia lulus dari Akademi Polisi (Akpol) pada tahun 1996. Selama kariernya, ia memiliki pengalaman luas dalam bidang reserse dan berbagai jabatan penting di berbagai daerah.

Pendidikan dan Karier

Brigjen Pol. Adex Yudiswan pernah menempuh beberapa pendidikan. Berikut adalah beberapa pendidikan yang pernah dijalani olehnya:

  • Akpol (1996)
  • PTIK (2004)
  • Sespimmen (2011)
  • Sespimti (2020)

Dalam karier profesionalnya, Adex Yudiswan telah menjabat berbagai posisi penting. Beberapa di antaranya adalah:

  • Kapolsek Jatiuwung Polrestro Tangerang Kota (2005)
  • Kasatreskrim Polrestro Tangerang Kota (2006)
  • Kasatnarkoba Polrestro Jakarta Barat (2007)
  • Kasatreskrim Polrestro Jakarta Utara (2009)
  • Kanit III/Bangtah Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2010)
  • Pamen Polda Metro Jaya (2011)
  • Kapolsektro Kebayoran Baru Polrestro Jakarta Selatan (2012)
  • Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2013)
  • Kapolsektro Penjaringan Polrestro Jakarta Utara (2014)
  • Pamen Lemdikpol (2014)
  • Kapolres Luwu Polda Sulsel (2015)
  • Kapolres Gresik Polda Jatim (2016)
  • Wakapolres Metro Jakarta Barat Polda Metro Jaya (2017)
  • Dirreskrimsus Polda Kalteng (2018)
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2019)
  • Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri (2020)
  • Kabagpinludagri Rojakstra Srena Polri (2021)
  • Karojakstra Stamarena Polri (2024)

Peran dalam Evakuasi Pesawat Aviastar

Sosok Adex Yudiswan mulai dikenal publik saat terjadi kasus pesawat Aviastar jatuh di Kabupaten Luwu. Saat itu, ia menjadi pemimpin “Tim 30” yang bertugas mencari dan menyelamatkan korban. Tim ini berhasil menemukan kepingan pesawat Aviastar di atas Gunung Buntu Bajaja, Desa Ulu Salu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu.

Adex Yudiswan dan rombongan menjadi polisi pertama yang menemukan kepingan pesawat tersebut. Saat itu, ia masih berpangkat AKBP dan menjabat sebagai Kapolres Luwu. Ayah dari tiga anak ini mengaku matanya tak berkedip ketika menemukan korban pesawat Aviastar. Ia juga mengaku lututnya gemetar melihat pemandangan mayat gosong menghitam serta serpihan pesawat bergelimpangan.

Adex Yudiswan termenung memandang tajam jenazah yang bersujud memegang telepon genggam di luar badan pesawat. Setelah itu, ia memberikan komando kepada tim untuk memindahkan jenazah setelah menguasai emosi jiwa. Mereka mengangkat satu per satu jenazah tanpa menggunakan sarung tangan.

Pengalaman di Lokasi Bencana

Kemudian, Adex Yudiswan dan anggota “Tim 30” mengangkat satu per satu jenazah tanpa kaos tangan. Mereka membalur tangan dengan tanah untuk menghilangkan sisa “daging terbakar” yang melengket usai mereka memindahkan semua jenazah ke sarung dan kantong mayat. Diketahui saat itu tidak ada air di sekitar lokasi penemuan tersebut.

Setelah selesai, Adex dan tim beristirahat. Mereka memutuskan bermalam di samping jenazah dan serpihan pesawat usai seluruh jenazah dibungkus sarung dan kantong serta diletakkan di posisi aman. Perjalanan pulang ke Posko Utama di Desa Ulu Salu tidak bisa ditempuh di malam hari. Adex tak bisa menggambarkan suasana angker malam itu.

Tim sudah siap berangkat tanpa sarapan ketika pagi menjelang. Adex Yudiswan memimpin tim kembali ke posko induk sembari menggendong mayat bayi dan serpihan Aviastar.

Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *