Budaya  

BPBD Belitung Timur Pantau Titik Rawan Banjir di 3 Lokasi Manggar

Tiga Lokasi di Manggar Rawan Banjir Rob

Beberapa lokasi di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diketahui memiliki risiko tinggi terhadap banjir rob. Tiga titik yang paling rentan adalah kawasan pesisir Desa Kurnia Jaya, Minapolitan, dan Jalan Sulawesi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah melakukan pemantauan berkala untuk memastikan kondisi air laut dan lingkungan sekitar tetap aman.

Kepala Pelaksana BPBD Belitung Timur, Robby Yanuar, mengungkapkan bahwa timnya rutin melakukan pengawasan di beberapa titik rawan banjir rob. Pemantauan ini dilakukan secara berkala agar masyarakat dapat segera mendapatkan informasi jika ada peningkatan signifikan dalam ketinggian air laut.

“Beberapa jam sekali tim kami memantau kondisi air laut dan lingkungan sekitar untuk memastikan keamanan warga,” ujar Robby. Ia juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan kepada perangkat desa atau petugas BPBD jika terjadi kenaikan air yang tidak biasa. Hal ini bertujuan agar tindakan cepat dapat dilakukan.

Pihak BPBD juga mengimbau warga di kawasan Minapolitan, Desa Baru, serta sekitar Jalan Sulawesi, Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob dalam beberapa minggu ke depan. Fenomena air pasang tinggi ini merupakan kejadian rutin yang terjadi hampir setiap tahun, terutama pada akhir tahun.

“Berdasarkan perkiraan, kondisi air pasang tinggi masih akan terjadi dalam minggu-minggu ke depan,” kata Robby. Potensi genangan air bisa meningkat jika pasang laut terjadi bersamaan dengan turunnya hujan deras. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat untuk lebih waspada.

Saat pasang tinggi berbarengan dengan hujan, air bisa naik lebih cepat dan masuk ke rumah warga. Untuk menghindari risiko tersebut, BPBD juga mengingatkan warga untuk memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing demi mencegah risiko tersetrum akibat genangan air.

“Mohon diantisipasi, terutama kabel atau perangkat listrik yang berada dekat lantai agar tidak terkena air,” jelas Robby.

Dampak Banjir Rob di Wilayah Manggar

Banjir rob kembali merendam kawasan di Minapolitan, Desa Baru, dan Jalan Sulawesi, Desa Kurnia Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur pada Senin (10/11/2025) siang. Fenomena air pasang tinggi ini sudah menjadi kejadian rutin yang hampir setiap tahun dialami warga di kawasan Minapolitan dan sekitar Jalan Sulawesi.

Kepala Desa Baru, Husnul Khalik, mengatakan air pasang mulai naik sekitar pukul 12.00 WIB, menyebabkan air laut meluap hingga masuk ke rumah warga. “Kalau air sudah pasang, pasti rumah-rumah di sekitar ini langsung tergenang. Apalagi kalau bersamaan dengan hujan, airnya bisa lebih tinggi lagi,” ujar Husnul.

Ia menambahkan bahwa warga telah terbiasa menghadapi kondisi banjir rob ini, terutama saat memasuki akhir tahun. “Sudah setiap tahun terjadi, biasanya di bulan November dan Desember. Tapi tetap saja kami berharap ada perhatian lebih, terutama untuk peninggian tanggul di dekat laut supaya air tidak mudah masuk ke rumah,” ungkapnya.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, aktivitas warga sempat terganggu karena air menggenangi dalam rumah dan halaman rumah. Berdasarkan data yang dihimpun dari BPBD Belitung Timur, titik pertama berada di Jalan Sulawesi, Dusun Arab 1, dengan 17 rumah dan 26 kepala keluarga (KK) terdampak. Titik kedua berada di Dusun Kurnia, yang merendam 10 rumah dengan total 10 KK. Sementara di kawasan Minapolitan, terdapat 18 KK terdampak dan di Dusun Assalam sebanyak 7 KK.




Hana Zahra

Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *