Lihat Tambahan Tunjangan Guru PNS, PPPK, PPPK Paruh Waktu dan Non ASN 2026

Perubahan dan Kenaikan Tunjangan untuk Guru di Tahun 2025 dan 2026

Tahun 2025 menjadi tahun penting bagi para guru di berbagai daerah, khususnya dalam hal peningkatan tunjangan yang akan diberikan. Tidak hanya guru PNS, tetapi juga guru PPPK, PPPK Paruh Waktu hingga guru honorer akan mendapatkan tambahan tunjangan. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan penghargaan terhadap tenaga pendidik.

Salah satu perubahan signifikan adalah kenaikan tunjangan bagi guru honorer. Menurut informasi yang diperoleh, insentif untuk guru honorer akan meningkat menjadi Rp 400 ribu per bulan pada tahun 2026. Sebanyak 300 ribu guru honorer akan menerima kenaikan ini, dari sebelumnya sebesar Rp 300 ribu per bulan.

Pada tahun 2025, tunjangan tersebut telah diberikan dalam bentuk satu kali pembayaran selama 7 bulan, yaitu pada bulan Juli 2025. Dengan demikian, setiap guru honorer menerima total sebesar Rp 2,1 juta untuk tahun tersebut.

Berbagai Jenis Tunjangan untuk Guru Non ASN di Tahun 2026

Di tahun 2026, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikdasmen) memberikan beberapa jenis tunjangan kepada guru Non ASN. Berikut adalah rinciannya:

  • Tunjangan Profesi Guru (TPG)

    Telah disalurkan sebesar Rp 6,56 triliun kepada 395.967 guru dari target 392.802 guru. Tingkat pencapaian program ini mencapai 100,8%.

    TPG di tahun 2025 naik dari semula Rp 1,5 juta/bulan menjadi Rp 2 juta/bulan yang disalurkan langsung ke rekening guru.

  • Tunjangan Khusus Guru (TKG)

    TKG untuk guru di daerah 3T telah disalurkan sebesar Rp 337,28 miliar kepada 26.763 guru dari target 28.892 guru. Tingkat pencapaian program ini mencapai 92,6%.

  • Bantuan Insentif

    Telah disalurkan sebesar Rp 736,31 miliar kepada 347.383 guru dari target 363.680 guru. Tingkat pencapaian 95,5%.

    Insentif guru non ASN diberikan kepada guru non ASN yang belum memiliki sertifikasi pendidik.

    Perluasan cakupan penerima insentif guru yang semula 57 ribu guru menjadi 363.680 guru.

  • Bantuan Subsidi Upah (BSU)

    Telah disalurkan sebesar Rp 143,44 miliar kepada 239.061 guru PAUD Nonformal dari target 253.407 guru. Tingkat pencapaian 94,3%.

    Pendidik PAUD nonformal nonASN menerima BSU sebesar Rp 600 ribu sebagai bagian dari kebijakan stimulus ekonomi.

Berbagai Jenis Tunjangan untuk Guru ASN di Tahun 2026

Selain itu, guru ASN juga akan mendapatkan berbagai jenis tunjangan di tahun 2026, antara lain:

  • Tunjangan Profesi Guru (TPG)

    Telah disalurkan sebesar Rp 34,70 triliun kepada 1.460.952 guru.

  • Tunjangan Khusus Guru (TKG)

    TKG untuk guru di daerah 3T telah disalurkan sebesar Rp 1,15 triliun kepada 56.134 guru.

  • Dana Tambahan Penghasilan (DTP)

    Untuk guru ASN Daerah telah disalurkan sebesar Rp 220,75 miliar kepada 147.245 guru.

Perubahan dan kenaikan tunjangan ini menjadi langkah penting dalam memperhatikan kesejahteraan para guru. Dengan adanya peningkatan insentif, diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan kualitas pengajaran di berbagai sekolah.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *