Penerima Penghargaan Anugerah UNG Berdampak 2025
Pada perayaan Dies Natalis ke-33 Universitas Negeri Gorontalo (UNG), sebanyak 75 penerima penghargaan Anugerah UNG Berdampak 2025 diumumkan. Penyerahan penghargaan ini dilakukan oleh Rektor UNG, Prof Eduart Wolok, dalam acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Damhil UNG, Kota Gorontalo, pada Selasa (20/1/2026).
Prof Eduart Wolok menjelaskan bahwa kemajuan institusi seperti seorang atlet yang akan melakukan lompatan jauh. “Kadang kita memang perlu mundur satu atau dua langkah. Bukan untuk menyerah, tetapi untuk mengambil ancang-ancang agar lompatan kita ke depan bisa lebih jauh dan lebih kuat,” ujarnya.
Menurutnya, lompatan besar tidak mungkin dicapai tanpa fondasi yang kokoh. “Kita harus memperkuat kuda-kuda dan memperkokoh fondasi terlebih dahulu. Kalau dasarnya kuat, barulah kita bisa melompat lebih tinggi dan lebih jauh dari posisi kita sekarang,” tambah Rektor UNG yang menjabat dua periode ini.
Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia tersebut mencontohkan kebijakan UNG yang sempat menurunkan jumlah penerimaan mahasiswa baru demi menjaga kualitas dan daya saing program studi. “Waktu itu kita menurunkan jumlah penerimaan supaya tingkat kompetisi masuk program studi lebih baik. Hasilnya, dalam tiga sampai empat tahun terakhir jumlah mahasiswa relatif stabil dan kualitas seleksinya juga semakin bagus,” ucap Eduart.
Rektor juga menegaskan agar seluruh sivitas akademika menjaga rasa memiliki terhadap kampus. “Tidak pantas kita mengeluh apalagi menjelek-jelekkan kampus sendiri. Ini rumah kita, tempat kita bekerja, tempat kita tumbuh, dan tempat kita mengabdi,” tegasnya.
Momentum Anugerah UNG Berdampak 2025 menjadi bentuk apresiasi kampus terhadap unit kerja, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang konsisten menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. “UNG ini memberi kita ruang untuk tumbuh, untuk dikenal, dan untuk dipercaya. Jadi sudah seharusnya kita menjaga nama baiknya bersama-sama,” ujarnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian penting dari refleksi perjalanan UNG selama 33 tahun dalam membangun pendidikan tinggi di Provinsi Gorontalo dengan tema besar “UNG Berdampak”.
Daftar Lengkap Penerima Anugerah UNG Berdampak 2025
Berikut adalah daftar lengkap penerima penghargaan Anugerah UNG Berdampak 2025:
-
Fakultas dengan Pengguna SPADA Terbanyak
Gold: Fakultas Teknik
Silver: Fakultas Ilmu Pendidikan
Bronze: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam -
Fakultas dengan Perolehan Program Studi Unggul Terbanyak
Gold: Fakultas Ilmu Pendidikan
Silver: Fakultas Sastra dan Budaya
Bronze: Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan -
Fakultas dengan Skor Audit Mutu Internal Tertinggi
Gold: Fakultas Teknik
Silver: Fakultas Kedokteran, Fakultas Pertanian
Bronze: Fakultas Ekonomi dan Bisnis -
Program Studi dengan Akreditasi Unggul Tertinggi
Gold: S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
Silver: S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Bronze: S1 Pendidikan Guru PAUD -
Program Studi dengan Kelulusan Uji Kompetensi Tertinggi
Gold: Profesi Dokter
Silver: Profesi Ners
Bronze: Pendidikan Profesi Guru
Sesi 2
-
Fakultas dengan Rata-rata Skor SINTA Tertinggi
Gold: Program Pascasarjana
Silver: FMIPA
Bronze: FEB -
Fakultas dengan Jurnal Terakreditasi SINTA Terbanyak
Gold: Fakultas Hukum
Silver: FEB
Bronze: Fakultas Olahraga dan Kesehatan -
Fakultas dengan Jurnal SINTA Ber-Impact Factor Tertinggi
Gold: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat – FOK
Silver: Jambura Journal of Mathematics Education – FMIPA
Bronze: Jambura Health and Sport Journal – FOK -
Fakultas dengan Artikel Scopus Berdampak SDGs Terbanyak
Gold: Fakultas Hukum
Silver: Program Pascasarjana
Bronze: FMIPA, Fakultas Pertanian -
Fakultas dengan Hibah Penelitian BIMA Terbanyak
Gold: Program Pascasarjana
Silver: FMIPA
Bronze: FEB, FOK -
Fakultas dengan Hibah Penelitian RAKPT 2025 Terbanyak
Gold: FMIPA
Silver: Fakultas Pertanian
Bronze: FOK

-
Fakultas dengan Pengabdian Peduli Kemanusiaan: Fakultas Kedokteran, FMIPA
-
Dosen dengan Kontribusi Kerja Sama Internasional
Yowan Tamu, Raghel Yunginger, Femy Mahmud Sahami, Muhammad Isman Jusuf -
Fakultas dengan Penelitian Kerja Sama Nasional Terbanyak
Gold: Pascasarjana
Silver: Fakultas Teknik
Bronze: FMIPA -
Fakultas dengan Hibah Pengabdian BIMA Terbanyak
Gold: FOK, Fakultas Pertanian
Silver: FMIPA, Fakultas Teknik
Bronze: Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan, Program Vokasi -
Fakultas dengan Hibah Pengabdian RAKPT Terbanyak
Gold: FEB
Silver: Pascasarjana
Bronze: FOK -
Prodi S1 dengan Artikel Scopus Tertinggi
Gold: S1 Matematika
Silver: S1 Biologi
Bronze: S1 Ilmu Kelautan -
Prodi Pascasarjana dengan Artikel Scopus Tertinggi
Gold: S3 Pendidikan IPA
Silver: S2 Hukum
Bronze: S2 Pendidikan Geografi -
Prodi S1 dengan Sitasi Scopus Tertinggi
Gold: S1 Matematika
Silver: S1 Manajemen Sumber Daya Perairan
Bronze: S1 Biologi -
Prodi Pascasarjana dengan Sitasi Scopus Tertinggi
Gold: S2 Hukum
Silver: S2 Pendidikan Geografi
Bronze: S2 Pendidikan Kimia -
Prodi S1 dengan Artikel GARUDA Tertinggi
Gold: S1 Pendidikan IPA
Silver: S1 Akuntansi
Bronze: S1 Pendidikan Fisika -
Prodi Pascasarjana dengan Artikel GARUDA Tertinggi
Gold: S2 Hukum
Silver: S2 Administrasi Publik
Bronze: S3 Ilmu Lingkungan -
Prodi dengan Karya Buku Terbanyak
Gold: S1 Kimia
Silver: S2 Kesehatan Masyarakat
Bronze: S3 Ilmu Lingkungan -
Prodi S1 dengan HKI Terbanyak
Gold: S1 PTI
Silver: S1 Teknologi Hasil Perikanan
Bronze: S1 Fisika -
Prodi Pascasarjana dengan HKI Terbanyak
Gold: S2 Hukum
Silver: S2 Teknologi Pendidikan
Bronze: S2 Sistem Informasi -
Prodi S1 dengan Skor SINTA Tertinggi
Gold: S1 Kimia
Silver: S1 Biologi
Bronze: S1 Pendidikan Biologi -
Prodi Pascasarjana dengan Skor SINTA Tertinggi
Gold: S2 Hukum
Silver: S3 Ilmu Lingkungan
Bronze: S3 Pendidikan IPA
Sesi 6–12 (ringkas namun lengkap)
-
Fakultas dengan Dokumen Kerja Sama Terbanyak – FIP, FT, FKP
-
Laman Unit Kerja dengan Pemberitaan Terbanyak – FOK, LPPM, FSB
-
Laman Fakultas Penelitian Terbanyak – FK, FEB, FOK
-
Laman Fakultas Pengabdian Terbanyak – FOK, FSB, FK
-
Laman Prestasi Mahasiswa Terbanyak – FSB, FOK, FMIPA
-
Media Partner Terbanyak – Darilaut.id, Antara Gorontalo, Barakati.id
34–41. Capaian IKU 1–8 Tertinggi – didominasi Fakultas Kedokteran, FKP, Program Vokasi, FSB, FMIPA, FOK, FIP, FH
-
Fakultas dengan Penilaian Zona Integritas Terbanyak – FIP
-
Fakultas dengan Capaian IKU Terbaik – FSB, FKP, FMIPA
-
Fakultas dengan Laporan Kinerja Terbaik – FKP, FOK, FIS, FIP
-
Fakultas dengan Pelaporan PDDIKTI Terbaik – FMIPA, FH, FT
46–49. Prestasi Mahasiswa Internasional & Nasional Terbanyak – FSB, FMIPA, FOK, FKP, FK, FIP
- Unit Kerja Patuh LHKPN – 14 unit kerja dan fakultas (emas), Pascasarjana (perak), Fakultas Teknik (perunggu)
51–59. Dosen Berprestasi Scopus, Sitasi, H-Index, Kolaborasi, Paten, SDGs – didominasi Hasan S. Panigoro, Mohamad Hidayat Muhtar, Emli Rahmi, Novendri M. Nggilu, Margaretha Solang, dan lainnya
-
Tendik Kinerja Terbaik – Adriyanto Yusuf, Rahmat Doda, Syaiful
-
Driver Terbaik – Wiranto Kasmat, Usman Toyini, Ferry Maaruf
-
Laboran Terbaik – Rina H. Gani, Nurfaisal Harun, Iin Veronica Bahi
-
Caraka Terbaik – Ronal Kue, Kardin S. Akona, Ibrahim Kalue
-
Operator PDDIKTI Terbaik – Altris S. Alhabsi, Syane Arisandy Ohi, Hilman Said
-
Mahasiswa Asing IPK Terbaik – Sonia Ana B. Araujo Hornai, Mayang Marta Diana Cofitan, Stephanie Inacia S. Da Cruz Pina
-
Dosen Dedikasi Akreditasi – Sayama Malabar
-
Tendik Dedikasi Data PDDIKTI – Firdaus Zakaria
-
Dosen Pendamping Proposal Anugerah Diktisaintek – Karmila Machmud
-
Dosen Kontribusi Riset & Pengabdian Diktisaintek – Samsul Bahri, Hapsawati Taan, Mohamad Jahja, Iswan Dunggio, Raghel Yunginger
-
Dosen Dedikasi Anugerah Kerja Sama & Humas – Titien Fatmawaty Mohamad, Hamid Tome, Abid, Sri Manovita Pateda, Noval Sufriyanto Talani
-
Tendik Dedikasi Kerja Sama (Laporkerma) – Wahyudin Ilimullah
-
Tendik Kehumasan Dedikasi KIP – Abdul Wahid Rauf
-
Capaian Klasterisasi Mandiri Penelitian & Pengabdian – LPPM UNG
-
Unit Kerja Penjaminan Mutu Akademik – Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."












