Kunci jawaban bahasa Indonesia kelas 11 halaman 101-102, kegiatan 1

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Kelas 11 Halaman 101 dan 102

Pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas 11, siswa dihadapkan pada berbagai pertanyaan yang menguji pemahaman mereka terhadap materi yang diajarkan. Salah satu materi yang dipelajari adalah cerpen “Malaikat Juga Tahu” karya Dee Lestari. Dalam halaman 101 dan 102 Buku Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra Indonesia SMA/SMK Kelas XI, siswa diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan berdasarkan cerpen tersebut.

Buku ini diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) dan ditulis oleh Heny Marwati dan K. Waskitaningtyas dengan cetakan pertama tahun 2021. Materi pembelajaran pada Bab 4 adalah Menulis Puisi yang Menginspirasikan Adanya Kesempatan untuk Semua. Meskipun fokus utamanya adalah puisi, siswa juga mempelajari unsur-unsur dalam cerpen.

Pengertian Puisi dan Cerpen

Puisi merupakan bentuk karya sastra yang menggunakan bahasa yang indah, padat, dan penuh makna untuk menyampaikan perasaan, pikiran, atau pengalaman pengarangnya. Puisi biasanya ditulis dengan irama, rima, dan gaya bahasa khas, serta sering mengandung makna simbolis atau kiasan.

Cerpen, di sisi lain, adalah cerita pendek berbentuk karya sastra prosa yang menceritakan suatu peristiwa atau pengalaman tokoh secara singkat, padat, dan berfokus pada satu konflik utama. Unsur-unsur dalam cerpen meliputi tokoh, alur, latar, sudut pandang, dan amanat, tetapi disajikan secara ringkas dan tidak bertele-tele.

Kegiatan 2: Menjawab Pertanyaan Berdasarkan Cerpen “Malaikat Juga Tahu”

Berikut jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang terdapat dalam kegiatan 2:

  1. Temukan arti kosakata di bawah ini dengan menggunakan Kamus Besar Bahasa Indonesia.
  2. a. autis: penderita autisme
  3. b. autisme: gangguan perkembangan pada anak yang berakibat tidak dapat berkomunikasi dan tidak dapat mengekspresikan perasaan dan keinginannya sehingga perilaku hubungan dengan orang lain terganggu.
  4. c. eksistensi: hal berbeda; keberadaan.
  5. d. ritual: berkenaan dengan ritual; hal ihwal; ritus; tindakan seremonial.
  6. e. mantra: perkataan atau ucapan yang memiliki kekuatan gaib (misalnya dapat menyembuhkan, mendatangkan celaka, dan sebagainya).

  7. Berdasarkan cerpen yang telah kalian baca di atas, jawablah pertanyaan berikut ini.

  8. a. Pada cerpen di atas, siapakah tokoh Abang?

    Jawaban: Abang adalah anak kedua Bunda, ia merupakan pria berumur 38 tahun yang mengidap autisme.
  9. b. Pada cerpen di atas terdapat kutipan, “Mengubah rutinitas itu sama saja dengan menawar bumi agar berhenti mengedari matahari.” Jelaskan maksud kalimat tersebut berdasarkan konteks cerita di atas.

    Jawaban: Maksud dari kalimat tersebut adalah rutinitas harus terus dilakukan seperti Bumi mengitari Matahari. Akan tetapi jika rutinitas itu tidak dilakukan, berarti akan terjadi bahaya, seperti rumah akan berantakan hingga Abang mengamuk di luar kendali.
  10. c. Mengapa Bunda akan menjagokan Abang?

    Jawaban: Karena Abang cintanya sepenuh jiwa dan tak bisa tergantikan. Cintanya bukan sekadar ucapan ataupun tindakan, melainkan lebih dari itu.
  11. d. Pada cerpen di atas terdapat kutipan, “Ini tidak adil. Ini tidak masuk akal….” protes anaknya lagi. Siapa yang mengatakan kalimat tersebut? Jelaskan maksud dari kalimat tersebut berdasarkan konteks cerita di atas.

    Jawaban: Yang mengatakan kalimat itu adalah anak bungsu Bunda. Anak bungsu Bunda merasa bahwa Bunda menomorsatukan Abang. Anak bungsu Bunda merasa bahwa berpura pura untuk tidak berpacaran adalah tidak adil karena kesempatannya untuk berbahagia dihalangi.
  12. e. Pada cerita pendek di atas juga terdapat kutipan, “Cintanya adalah paket air mata, keringat, dan dedikasi untuk merangkai jutaan hal kecil agar dunia ini menjadi tempat yang indah dan masuk akal bagi seseorang.” Siapakah yang dimaksud dengan kata ‘seseorang’ pada kutipan di atas? Jelaskan mengapa tokoh ‘ia’ melakukan hal itu?

    Jawaban: Maksud dari kata seseorang di kalimat di atas merujuk pada si Abang. Sedangkan kata ‘ia’ merujuk pada Bunda yang berusaha menghadirkan si Abang yang mengidap autisme.
  13. f. Apakah judul cerita pendek “Malaikat Juga Tahu” sudah mewakili isi cerita? Jelaskan alasan kalian.

    Jawaban: Judul cerita pendek “Malaikat Juga Tahu” sudah mewakili isi cerita karena isi cerita menunjukkan tindakan-tindakan Bunda untuk anaknya adalah sebuah pengorbanan. Namun, ada yang belum mewakili karena belum tahu siapa yang dianggap malaikat dalam cerpen tersebut.

  14. Berdasarkan unsur-unsur cerpen, isilah tabel di bawah ini.

    1. Tema: Kasih Sayang
    1. Pesan: Cinta seorang ibu kepada anak tidak ada batasnya, meski anak memiliki banyak kekurangan.


*) Disclaimer:

Kunci jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar siswa. Jika soal berupa pertanyaan terbuka, artinya jawaban tidak terpaku seperti di atas.

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *