Profil Niko Al Hakim, Mantan Suami Rachel Venny yang Tiba-Tiba Jual Rumah Anak
Niko Al Hakim atau yang lebih dikenal dengan nama Okin adalah mantan suami dari selebgram Rachel Venny. Baru-baru ini, ia menjadi sorotan setelah tiba-tiba menjual rumah anak yang sebelumnya disepakati sebagai aset bersama. Peristiwa ini menimbulkan ketidakpuasan dari Rachel Venny, yang merasa dikhianati oleh mantan suaminya tersebut.
Latar Belakang dan Karier Niko Al Hakim
Niko Al Hakim lahir pada 27 Maret 1994, sehingga saat ini ia berusia 27 tahun. Ia lulus dari SMAN 31 Jakarta dan melanjutkan studinya di London School of Public Relation. Pada 2019, Niko dan Rachel Venny lulus bersama dari sekolah tersebut. Sebagai seorang pebisnis muda, Niko memiliki beberapa usaha, termasuk Sate Taichan Goreng dan Ngikan Yuk. Kedua usaha ini telah berkembang pesat dan memiliki banyak cabang di berbagai wilayah.
Selain itu, Niko juga aktif dalam dunia musik. Ia mulai berkarier sebagai pemain bass sejak tahun 2009. Beberapa band yang pernah ia ikuti antara lain The Potato Head (TPH), Night Flight, dan Ops! Ia juga terlibat dalam pembentukan band LYON bersama Onadio Leonardo pada tahun 2019. Meski band ini akhirnya bubar, pengalamannya membantunya memperkuat posisinya sebagai musisi.
Setelah LYON, Niko membentuk duo OKKAY bersama Nicky Kay. Duo ini cukup populer, terutama karena lagu “Peneman Malam Sepi” yang masuk nominasi Indonesian Music Awards 2022. Selain itu, ia juga aktif berkolaborasi dengan musisi lain, seperti Ocan Siagian lewat lagu “Ekspektasi” yang viral di media sosial.
Kehidupan Pribadi dan Perceraian dengan Rachel Venny
Di luar karier, Niko pernah bekerja sebagai penyiar radio di Gen FM Jakarta. Sejak 2015, ia juga sukses mengembangkan bisnis-bisnis lain seperti Serval.co dan produk liquid vape Nineties. Kehidupan pribadinya kerap menjadi perhatian publik, terutama setelah menjalin hubungan dengan Rachel Venny.
Pasangan ini awalnya dekat sejak 2013 dan sempat dikenal sebagai pasangan favorit di media sosial. Mereka menikah pada 7 Januari 2017 dengan konsep unik dan megah. Namun, hubungan mereka berakhir pada 2021. Perceraian ini dikaitkan dengan berbagai isu, termasuk pengakuan Niko tentang ketidaksetiaannya dalam hubungan.
Setelah bercerai, keduanya tetap menjaga hubungan baik demi kepentingan dua anak mereka. Namun, kini Niko kembali membuat heboh setelah tiba-tiba menjual rumah yang sebelumnya disepakati sebagai aset untuk putra sulung mereka, Xabiru Oshe Al Hakim yang akrab disapa Biru.
Masalah dengan Rumah Anak
Rachel Venny mengungkapkan kekecewaannya melalui akun Instagram pribadinya. Menurutnya, rumah yang diberikan kepada Biru ternyata tidak sepenuhnya jelas status hukumnya. Awalnya, Niko menyatakan bahwa rumah tersebut akan menjadi milik Biru, sementara ia hanya wajib memberikan nafkah dan uang mut’ah.
Namun, setelah Rachel menerima rumah tersebut dan merenovasinya, ia mengetahui bahwa Niko justru menjual rumah tersebut tanpa adanya perjanjian tertulis. Hal ini membuat Rachel merasa dikhianati dan kesal karena adik-adiknya masih tinggal di sana.
Rachel menyatakan bahwa ia merasa menyesal karena masih mempercayai mantan suaminya. Ia memutuskan untuk fokus pada pekerjaan demi memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Ia juga menyatakan bahwa ia akan lebih waspada dalam menghadapi situasi serupa di masa depan.
Kesimpulan
Niko Al Hakim, atau Okin, merupakan sosok yang kompleks. Dari segi karier, ia sukses dalam bisnis dan musik. Namun, dalam kehidupan pribadi, ia kembali menjadi sorotan setelah tindakan yang dianggap tidak profesional. Rachel Venny, yang selama ini menjaga hubungan baik dengan mantan suaminya, kini merasa dikhianati. Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi siapa pun yang sedang menjalani perceraian dan harus menghadapi masalah hukum serta aset.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."












