Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10 Kurikulum Merdeka
Berikut ini adalah kunci jawaban untuk soal-soal pada halaman 62 dan 63 buku siswa Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 10, yang terkait dengan kegiatan siswa Aktivitas 3.3. Topik yang dibahas dalam bab ini adalah tentang nilai-nilai keteladanan yang dapat diambil dari suatu artikel.
Artikel yang diberikan berjudul “Penghuni Surga”, yang menceritakan bagaimana seorang laki-laki menjadi penghuni surga karena memiliki sifat-sifat baik dan tidak terjebak dalam perbuatan tercela seperti berfoya-foya, riya’, sum’ah, takabur, dan hasad. Artikel ini memberikan pelajaran penting tentang cara menjalani hidup yang penuh manfaat serta menjaga hati agar tetap bersih dari sifat-sifat negatif.
Nilai-Nilai Keteladanan yang Dapat Diambil
Berdasarkan artikel tersebut, beberapa nilai-nilai keteladanan yang bisa diambil antara lain:
-
Kebersihan Hati dari Sifat Hasad
Laki-laki itu tidak pernah merasa iri atau dengki atas nikmat yang diberikan oleh Allah kepada orang lain. Hal ini menunjukkan bahwa ia mampu menjaga hati dari rasa hasad, yang merupakan salah satu sifat tercela yang harus dihindari. -
Keikhlasan dalam Beramal
Ia tidak menonjolkan amalannya di depan orang lain. Meskipun ibadahnya tampak biasa saja, ia tetap istiqamah dalam menjalankan kewajibannya. Ini menunjukkan bahwa ia beribadah dengan niat ikhlas, bukan untuk mencari puji-pujian (lawan dari riya’ dan sum’ah). -
Integritas dan Kejujuran
Laki-laki itu tidak pernah berbuat curang kepada siapa pun. Hal ini menunjukkan bahwa ia memiliki komitmen untuk selalu jujur dan tidak menipu orang lain, sehingga menunjukkan sikap integritas yang tinggi. -
Kesantunan dalam Berucap
Ia selalu menjaga lisan dengan hanya mengucapkan hal-hal yang baik. Tidak pernah menyakiti atau merendahkan orang lain, yang menunjukkan bahwa ia menjaga kesopanan dalam berbicara dan menghindari sifat sombong (takabur). -
Rasa Syukur dan Qana’ah
Ia tidak merasa iri terhadap karunia yang dimiliki orang lain. Dengan demikian, ia mampu menerima apa yang ia miliki dan hidup dengan rasa syukur. Hal ini membantu ia terhindar dari sifat berfoya-foya demi pengakuan sosial.
Pembelajaran Penting
Dari kisah ini, kita belajar bahwa sifat-sifat baik seperti keikhlasan, kesantunan, integritas, dan rasa syukur sangat penting dalam menjalani kehidupan. Selain itu, kita juga diajarkan untuk menjaga hati dari sifat-sifat tercela seperti hasad, riya’, dan takabur.
Nilai-nilai keteladanan ini bisa menjadi pedoman bagi siswa dalam membangun kepribadian yang baik dan menjauhi perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran agama.
Kesimpulan
Kunci jawaban ini diharapkan dapat membantu siswa dalam memahami materi yang diberikan dan memberikan alternatif jawaban untuk menyelesaikan soal-soal di buku siswa. Namun, setiap siswa dianjurkan untuk memahami konsep secara mendalam dan tidak hanya mengandalkan jawaban yang tersedia.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."












