43 Pejabat Lingkungan Universitas Nusa Cendana Dilantik Resmi

Pelantikan 43 Pejabat di Universitas Nusa Cendana

Sebanyak 43 pejabat di lingkungan Universitas Nusa Cendana (Undana) dilantik oleh Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri Samuel Bale, ST., M.Eng di Aula Rektorat lantai tiga, Jumat (30/1/2026). Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh para rohaniawan, ketua senat bersama jajaran para pejabat serta para pendamping dari 43 penjabat yang hadir.

Sebelum pelantikan resmi dilakukan, para pejabat mengambil sumpah berdasarkan agama dan keyakinan masing-masing bersama rohaniawan yang berdiri disamping dan sambil memegang kitab suci. Setelah mengangkat sumpah, para pejabat yang dilantik mendengarkan petuah dan doa dari para tokoh agama dan dilanjutkan oleh sesi pelantikan oleh rektor.

Dalam sesi pelantikan, Rektor Jefri Bale menyampaikan harapannya untuk para pejabat agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Ia menyampaikan rasa percaya bahwa saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan, kiranya Tuhan memberkati.

Rektor Jefry memberikan apresiasi dan rasa terima kasih yang tulus kepada para pejabat lama yang turut hadir dalam acara pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut. Ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang tulus kepada pejabat lama atas dedikasi, pengabdian dan torehan prestasi yang diberikan untuk Universitas Nusa Cendana. Setiap pencapaian yang kita rasakan hari ini adalah hasil kerja keras Bapak Ibu sekalian.

Ia menegaskan, jabatan yang sudah diemban adalah sebuah amanah konstitusional dan moral serta bukan hanya sekedar pergantian figur. Jabatan yang sudah diemban hari ini adalah sebuah amanah konstitusional dan moral dan bukan sekedar pergantian figur. Melainkan momentum penguatan untuk institusi, jabatan bukan lah hak melainkan tanggung jawab besar untuk membawa Undana melampaui batas-batas pencapaian yang ada pada saat ini.

Memasuki tahun 2026, ia mengajak para pejabat yang dilantik untuk bergerak dalam satu nafas perjuangan yaitu transformasi. Konsep ini merupakan kompas dalam mengakselerasi kinerja dan transformasi yang menjadi dasar dalam fundamental perkembangan Universitas Nusa Cendana.

Di era disrupsi digital, Rektor Jefri menuntut para pejabat baru untuk memiliki tiga kualitas fundamental yakni kecepatan, ketepatan dan inisiatif. Ia menekankan birokrasi kampus tidak boleh menjadi penghambat, melainkan harus responsif terhadap perubahan global. Cepat saja tidak cukup tidak akurat. Setiap langkah yang saudara ambil harus didasarkan pada regulasi, data valid, dan analisis tajam. Ia juga tidak membutuhkan pejabat yang hanya menunggu instruksi. Ia menuntut pemimpin yang memiliki daya dobrak dan proaktif menciptakan terobosan-terobosan baru.

Ia juga membahas terkait fokus strategis undana untuk menjadi kampus berdampak dan target Indikator Kinerja Utama (IKU) yang berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat serta tiga fokus utama yang menjadi tanggung jawab para pejabat baru:

  • Lulusan Berdaya Ekonomi: Memastikan lulusan tidak sekadar menyandang gelar, tetapi mampu terserap di dunia kerja, melanjutkan studi, atau menjadi wirausaha mandiri. Undana akan memaksimalkan peran Career Hub sebagai penghubung mahasiswa dengan Dunia Usaha dan Industri (DUDI).
  • Keunggulan Akademik Berdampak: Mendorong dosen untuk berkiprah di luar kampus. Untuk mendukung hal ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) kini diperkuat dengan pembagian fokus pada Pusat Publikasi, Pusat Riset, dan Pusat Hilirisasi, serta penambahan jumlah guru besar di dalamnya.
  • Kemitraan dan Inovasi Global: Memperluas kerja sama dengan mitra kelas dunia dan meningkatkan jumlah Program Studi dengan akreditasi internasional.

Prof. Jefri mengajak para pejabat untuk meruntuhkan ego sektoral dan membangun komunikasi lintas disiplin serta mengutip kisah sukses Lee Kuan Yew dalam buku From Third World to First tentang bagaimana keteguhan pemimpin dan sistem meritokrasi mampu mengubah keterbatasan menjadi kemajuan luar biasa. Yang kita butuhkan adalah super tim, bukan sekadar individu profesional. Seorang pemimpin adalah ia yang mengetahui jalan, menempuh jalan tersebut, dan menunjukkan jalan itu kepada orang lain. Dengan tim yang solid, saya yakin Undana akan melompat lebih tinggi di tahun 2026.

Nurlela Rasyid

Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *