Bisnis  

Kota Kelahiran Miliarder Dunia: New York hingga Singapura



JAKARTA — New York sering kali dianggap sebagai kota yang menjadi tempat lahir miliarder terbanyak di dunia. Namun, tidak hanya kota ini yang memiliki peran penting dalam menghasilkan orang-orang kaya raya. Di berbagai belahan dunia, termasuk Asia, banyak kota lain juga menjadi tempat kelahiran para miliarder.

Peta global ini menunjukkan kota-kota yang menjadi tempat lahir setidaknya 10 miliarder, dengan data yang dikumpulkan oleh PlayersTime 2026 dari Daftar Miliarder Real-Time Forbes. Peta ini mencakup 1.680 miliarder dan memberikan wawasan tentang distribusi geografis mereka.

New York: Kota Lahirnya Kesuksesan

New York dikenal sebagai pusat kekayaan global. Dalam analisis PlayersTime, kota ini menjadi tempat lahir bagi 69 miliarder, jumlah yang lebih besar daripada kota-kota lain di dunia. Bahkan, total jumlah miliarder dari lima kota terbesar di AS setelah New York tidak bisa menyamai jumlah tersebut.

Berikut adalah daftar kota-kota dengan jumlah miliarder terbanyak:

  1. New York: 69
  2. Hong Kong: 57
  3. Singapura: 30
  4. Mumbai: 28
  5. Moskow: 25
  6. Milan: 16
  7. Los Angeles: 16
  8. Rio de Janeiro: 15
  9. Chicago: 15
  10. San Francisco: 13

Sebagai kota terbesar di Amerika Serikat, New York telah menjadi pusat industri finansial, kewirausahaan, dan seni selama beberapa dekade. Salah satu tokoh paling kaya yang lahir di sini adalah Larry Ellison, pendiri Oracle Corporation. Ellison, yang saat ini menjadi orang terkaya keenam di dunia dengan kekayaan bersih hampir US$200 miliar, lahir di Bronx pada tahun 1944, meskipun dibesarkan oleh orang tua angkat di Chicago.

Kota-Kota Lain yang Menghasilkan Banyak Miliarder

Setelah New York, tiga kota berikutnya yang menghasilkan miliarder terbanyak semuanya berada di Asia: Hong Kong (57), Singapura (30), dan Mumbai (28). Banyak miliarder dari kota-kota ini membangun kekayaan mereka di AS, Tiongkok, atau India.

Salah satu contohnya adalah Jensen Huang, pendiri Nvidia. Ia lahir di Taipei, ibu kota Taiwan, pada tahun 1963. Saat berusia 30 tahun, ia mendirikan Nvidia, yang kini menjadi perusahaan teknologi terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar. Huang memiliki kekayaan bersih lebih dari US$150 miliar dan tetap menjabat sebagai presiden dan CEO perusahaan tersebut.

Selain itu, kota-kota seperti Moskow (25) dan Chicago (15) juga memiliki jumlah miliarder yang cukup tinggi. Meskipun tidak ada kota di Afrika yang muncul dalam daftar kota dengan lebih dari 10 miliarder, Rio de Janeiro, bekas ibu kota Brasil, menjadi satu-satunya kota di Amerika Selatan yang tercatat dalam daftar ini.

Kota Kecil dengan Pengaruh Besar

Ada satu kota yang mengejutkan karena jumlah miliardernya yang relatif tinggi meskipun ukurannya kecil. Kota tersebut adalah Ingelheim am Rhein, yang terletak di barat daya Jerman. Meskipun penduduknya kurang dari 40.000 jiwa, kota ini memiliki 10 miliarder.

Alasan di balik hal ini berasal dari sejarah perusahaan farmasi swasta terbesar di dunia, Boehringer Ingelheim. Perusahaan ini didirikan di Ingelheim pada tahun 1885 dan masih bermarkas di sana hingga saat ini. Banyak anggota keluarga Boehringer yang lahir di kota ini, sehingga membuat Ingelheim menjadi tempat kelahiran para miliarder yang jauh lebih terkenal dari ukuran sebenarnya.

Dari New York hingga Ingelheim, kota-kota ini menunjukkan bahwa kesuksesan ekonomi tidak selalu tergantung pada ukuran populasi atau wilayah. Faktor-faktor seperti lingkungan bisnis, akses ke sumber daya, dan sejarah industri lokal juga berperan penting dalam membentuk kekayaan antar generasi.

Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *