Bisnis  

Keseruan Pertemuan Pengusaha TDA di Bandung Barat dengan Antrean Panjang untuk Makan Ciomy

Kumpulan Pengusaha UMKM di Bandung Barat Berbagi Ilmu dan Pengalaman

Di lokasi Natural Hill, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ratusan pengusaha UMKM berkumpul dalam acara yang dinamakan Pesta Wirausaha Bandung. Acara ini diselenggarakan oleh komunitas Tangan Di Atas (TDA) yang mengundang peserta untuk berpartisipasi dalam kamping, sesi dialog, serta pertukaran pengalaman seputar bisnis.

Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah untuk saling berbagi ilmu dan pengalaman dalam menjalankan usaha. Ketua TDA Bandung, Muhammad Naufal, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting dalam menegaskan semangat untuk memberi daripada menerima.

“Secara keseluruhan, terdapat sekitar 300 brand yang ikut serta dalam acara ini. Jumlah peserta diperkirakan mencapai 400 orang, termasuk para tenan, expo, dan sponsor,” ujar Naufal saat berbicara di lokasi acara pada Minggu (19/4/2026).

Pesta Wirausaha Bandung ditutup dengan makan siang bersama produk Ciomy yang juga menjadi sponsor utama kegiatan. Antrean panjang dari para peserta terjadi untuk mendapatkan sajian produk Ciomy, yang dilengkapi dengan kuah krim kental yang telah disiapkan oleh juru masak.

“Nah, ini akan menjadi sesuatu yang fenomenal, dimana kita judulnya makan Cuanki Ciomy Se-bandung. Jadi semua yang hadir hari ini, tidak hanya peserta ternyata ada petugas kebersihan, Natural Hill, security, ada tenan juga kita ajak, bisa nyobain Ciomy yang menjadi kebanggaan buat TDA juga,” tambah Naufal.

Di lokasi yang sama, Founder Ciomy, Dian Aryanti terlihat terlibat langsung dalam penyuguhan produk Ciomy. Dengan telaten, Dian membuka bumbu produk Ciomy yang kemudian dituangkan dalam wajan jumbo berisi kuah krim kental. Ia bahkan sempat menuangkan langsung kuah krim kental ke mangkuk Ciomy milik salah satu peserta yang antre.

“Alhamdulillah, kami berterimakasih karena diberi kesempatan untuk bisa berkontribusi di kegiatan TDA ini. Karena mungkin banyak juga ke TDA yang pengen kontribusi, tapi kalau valuenya nggak sama, mungkin nggak diterima,” kata Dian.

Sejak tahun 2018, Dian terus berinovasi dan berupaya mengembangkan Ciomy. Ia optimis, Ciomy akan menjadi brand pangan halal terkemuka di masa mendatang.

“Kita pengen menjadi brand acuan di industri makanan halal. Kalau misalnya di dunia kosmetik ada Wardah, kita harap kalau di dunia makanan, kalau ngomongin halal, industri halal, ingatnya sama Ciomy,” tegasnya.

Dian menambahkan, membangun jejaring bisnis dan bergabung bersama komunitas pengusaha menjadi satu langkah penting untuk berkembang dan sukses di dunia usaha. Seiring dengan itu, prinsip mengutamakan ‘memberi daripada menerima’ harus menjadi pegangan dalam menjalankan usaha yang ditekuni.

“Jangan jauh-jauh dari TDA, tapi mindsetnya harus memberi dulu. Karena kalau udah memberi, apapun yang bisa kita beri, sesederhana apapun, mindsetnya datang itu adalah ingin memberi sesuatu, bukan untuk mendapatkan sesuatu.”

“Maka insya Allah dengan memberi sesuatu, kita akan mendapatkan. Secara tidak langsung itu mah bonusnya, tapi bonusnya bisa lebih-lebih gitu. Itu harus dijadikan sebagai modal untuk bertumbuh, dan itu sebetulnya modal yang sesungguhnya sih, yang sampai akhirnya membawa Ciomy sampai ke titik ini,” tutup Dian.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *