JAKARTA — Pekan perdagangan yang berlangsung dari 2 hingga 6 Maret 2026 menunjukkan pergerakan yang beragam di pasar modal Indonesia. Meskipun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan signifikan, beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan yang luar biasa, menjadi top gainers dalam periode tersebut.
Berdasarkan data statistik mingguan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Ifishdeco Tbk. (IFSH) mendominasi daftar dengan kenaikan sebesar 81,56%. Harga saham IFSH naik dari Rp1.790 per saham menjadi Rp3.250 per saham selama seminggu. Hal ini membuat saham ini menjadi yang paling diminati dalam pekan tersebut.
Selain IFSH, saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk. (ESSA) juga mengalami kenaikan yang cukup besar, yaitu 19,38% dengan harga akhir sebesar Rp770 per saham. Di posisi ketiga, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) meningkat sebesar 18,44%, sehingga harganya berada di level Rp26.975 per saham, setelah sebelumnya berada di Rp22.775.
Sementara itu, saham PT Alakasa Industrindo Tbk. (ALKA) mengalami kenaikan sebesar 15,79% menjadi Rp660 per saham. Diikuti oleh PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk. (MKAP) yang naik 15,52% ke level Rp1.005 per saham. Selain itu, saham emiten batu bara pelat merah, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), juga mengalami kenaikan sebesar 14,62% menjadi Rp2.980 per saham.
Berikutnya, saham PT Koka Indonesia Tbk. (KOKA) turut meningkat 14,04% menjadi Rp260 per saham. Sementara itu, saham PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) membukukan kenaikan sebesar 13,78% menjadi Rp4.790 per saham. Melengkapi daftar sepuluh besar, saham PT Golden Eagle Energy Tbk. (SMMT) menguat 12,44% ke Rp1.265 dan PT Sampoerna Agro Tbk. (SGRO) naik 12,08% menjadi Rp6.725 per saham.
Pergerakan IHSG dan Indikator Pasar
IHSG sendiri mengalami penurunan yang cukup dalam pekan ini. Indeks komposit ditutup pada level 7.585,68, turun sebesar 7,89% dibandingkan level sebelumnya yang berada di 8.235,48. Penurunan ini disertai dengan penurunan kapitalisasi pasar bursa sebesar 7,85%, yang kini berada di angka Rp13.627 triliun dari sebelumnya Rp14.787 triliun.
Selain itu, rata-rata nilai transaksi harian BEI juga mengalami penurunan sebesar 16,64% menjadi Rp24,97 triliun, dari sebelumnya Rp29,95 triliun. Begitu pula dengan rata-rata volume transaksi harian bursa yang turun 17% menjadi 42,34 miliar lembar saham dari 51,02 miliar lembar pada pekan lalu.
Rata-rata frekuensi transaksi harian bursa juga terkoreksi sebesar 7,33% menjadi 2,73 juta kali transaksi dari sebelumnya 2,95 juta kali transaksi.
Aktivitas Investor Asing
Di sisi lain, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp263 miliar pada perdagangan akhir pekan, Jumat (6/3/2026). Secara akumulatif, sepanjang tahun berjalan (year to date/YtD) 2026, investor asing telah mencatatkan net sell sebesar Rp7,29 triliun di pasar modal Indonesia.
Daftar Top Gainers
Berikut adalah daftar saham yang mengalami kenaikan terbesar selama pekan 2–6 Maret 2026:
- IFSH: +81,56% – Rp3.250
- ESSA: +19,38% – Rp770
- ITMG: +18,44% – Rp26.975
- ALKA: +15,79% – Rp660
- MKAP: +15,52% – Rp1.005
- PTBA: +14,62% – Rp2.980
- KOKA: +14,04% – Rp260
- BBSI: +13,78% – Rp4.790
- SMMT: +12,44% – Rp1.265
- SGRO: +12,08% – Rp6.725
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”












