Peran Telkom dalam Membangun Fondasi Digital Nasional yang Berkelanjutan
World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, menjadi ajang penting bagi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) untuk menegaskan perannya dalam membangun fondasi digital nasional yang berkelanjutan. Dalam acara ini, TelkomGroup menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi ekonomi digital di Indonesia melalui kolaborasi global dan inovasi teknologi.
Agenda Kunci dan Partisipasi Global
Agenda yang digagas oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM bersama Danantara dan KADIN mengumpulkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, pelaku bisnis, dan akademisi, untuk mendorong dialog, kolaborasi, dan kemitraan global. Acara ini juga dihadiri secara langsung oleh Presiden RI, serta melibatkan perwakilan lebih dari 50 negara, 1.000 perusahaan global terkemuka, 100 pimpinan perusahaan, serta kepala negara dan pemimpin dunia dari berbagai sektor industri.
Keikutsertaan Telkom di forum ini sejalan dengan dibukanya kembali Indonesia Pavilion pada WEF Annual Meeting 2026 dengan tema “Endless Horizons with Indonesia”. Indonesia Pavilion menjadi ruang pertemuan bagi para pemangku kepentingan lintas sektor, sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat visi Indonesia serta membuka peluang kolaborasi strategis yang mendukung pengembangan kapabilitas digital secara berkelanjutan.
Membangun Ekonomi Digital yang Terhubung
Dalam sesi panel discussion yang berfokus pada topik pembahasan “Indonesia’s Digital Renaissance: Creating a Connected, Creative, and Competitive Economy”, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan strategi membangun ekonomi digital yang terhubung, kreatif, dan kompetitif melalui kolaborasi global dan inovasi teknologi.
Sebagai perusahaan digital telco terdepan di Indonesia, TelkomGroup memegang peran kunci dalam membangun fondasi digital nasional. Hingga saat ini, TelkomGroup telah menggelar lebih dari 180.000 kilometer infrastruktur backbone dan kabel bawah laut serta terlibat dalam 27 sistem kabel laut internasional. Dengan kepemilikan infrastruktur fiber yang ekstensif, TelkomGroup menjadi tulang punggung konektivitas di negara kepulauan terbesar di dunia sekaligus mendorong ekosistem digital yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
Transformasi Digital yang Berkelanjutan
Transformasi digital yang berkelanjutan membutuhkan fondasi industri yang kuat, tepercaya, dan terintegrasi. Melalui World Economic Forum Davos, Telkom menegaskan perannya sebagai penyedia infrastruktur digital strategis yang mendukung kolaborasi lintas industri, menarik investasi jangka panjang, dan memperkuat daya saing ekonomi digital Indonesia di tingkat global.
Peran tersebut semakin strategis seiring agenda nasional pemerataan akses digital yang menargetkan konektivitas serat optik di 90 persen kecamatan serta cakupan mobile broadband bagi 98 persen populasi.
Perluasan Jaringan dan Konektivitas
TelkomGroup berkontribusi aktif dalam memastikan perluasan jaringan tidak hanya terfokus pada pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) guna mengurangi kesenjangan dan mendorong pemerataan akses digital antarwilayah.
Saat ini, Telkomsel melayani 157,6 juta pelanggan mobile broadband, sementara IndiHome menjangkau 10,3 juta pelanggan fixed broadband, dengan luas jaringan TelkomGroup yang mencakup sekitar 97 persen populasi Indonesia.
Selain konektivitas, TelkomGroup juga memperkuat kedaulatan data nasional melalui pengembangan data center bersertifikasi internasional dan kapabilitas cloud lokal. Inisiatif ini menjadi bagian penting dalam mendukung digitalisasi pemerintah, sektor usaha, dan UMKM, sekaligus memastikan data strategis nasional dikelola secara aman, andal, dan selaras dengan prinsip tata kelola data global.
Di tahun 2026, fasilitas Hyperscale Data Center (HDC) di Cikarang dan HDC NeutraDC Nxera Batam, yang AI-ready, siap beroperasi dan melayani pelanggan, sekaligus mendukung kebutuhan hyperscaler dan enterprise global. Fasilitas ini didukung oleh ekosistem konektivitas internasional dan standar operasional global.
Keandalan dan Keamanan Operasional
TelkomGroup juga mengutamakan keandalan dan keamanan operasional sebagai prioritas utama dalam memberikan service excellence. Hal ini diwujudkan melalui penguatan rute jaringan, diversifikasi jalur kabel laut untuk mengurangi risiko single point of failure, serta penerapan standar keamanan internasional guna menjaga kepercayaan dan stabilitas layanan.
Lebih lanjut, Dian menambahkan, Indonesia tidak hanya siap tumbuh secara digital, tetapi juga siap berkolaborasi secara terbuka dengan mitra global untuk membangun ekosistem digital yang andal dan berkelanjutan.
Penghubung Strategis Kebijakan Publik
Sebagai anchor enabler infrastruktur digital nasional yang berdaya saing global, TelkomGroup menghubungkan agenda transformasi ekonomi digital Indonesia sekaligus membuka peluang kolaborasi dan investasi. Peran ini menegaskan posisi TelkomGroup sebagai penghubung strategis antara kebijakan publik, kebutuhan industri, dan ekosistem digital internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dan pusat peluang investasi di kawasan Indo-Pasifik.
Melalui perhelatan ini, TelkomGroup terus berupaya mendorong sinergi antara pemerintah, industri, dan para pemain global untuk mengakselerasi transformasi digital nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."












