ASIASKINLAB ikut serta dalam pameran International Franchise and Business Exchange Expo (IFBEX) 2025 yang secara resmi dibuka hari ini di Surabaya Convention Center (SCC) PTC. Acara ini berlangsung hingga tanggal 30 November 2025 dan diikuti oleh lebih dari 100 brand. Tujuan dari pameran ini adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor waralaba, kemitraan, lisensi, hingga keagenan.
Sales Manager ASIASKINLAB, Tissa Feramitha menjelaskan bahwa perusahaan ini merupakan perusahaan maklon di bidang kosmetik dan skincare yang sudah berdiri sejak tahun 2013. Komitmen utama mereka adalah “Anti Ribet dan Zero Complain”.
“Kami membantu brand owner dalam membuat produk sesuai dengan keinginan mereka. Mulai dari perizinan, pembuatan merk, sampai desain kemasan. Istilahnya (customer) terima beres,” ujar Tissa saat ditemui di IFBEX 2025, Jumat (28/11).
Selama kurang lebih 12 tahun beroperasi, ASIASKINLAB berkembang menjadi pabrik maklon kosmetik dan skincare terpercaya di Indonesia. Mereka telah melahirkan ribuan produk, termasuk brand kecantikan milik artis ibu kota.
“Untuk detail merk, kami memiliki banyak sekali. Bisa dicek di BPOM karena memang bersifat rahasia, jadi tidak semua brand ingin disebutkan. Sudah hampir 3.000 item lah,” tambah Tissa.
Tissa menyebutkan bahwa respons pasar terhadap produk ASIASKINLAB menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi. Selama menjalankan layanan maklon, komplain produk terbilang sangat minim dan hampir tidak pernah terjadi.
“Seperti permasalahan hukum, nggak ada BPOM, nggak ada sertifikat halal, kita nggak pernah mengalami komplain yang seperti itu. Kalau misal produknya tidak cocok dengan kulit seseorang, itu persoalan yang berbeda, penyebabnya harus ditelusuri,” tutur Tissa.
Maklon Tanpa Ribet, ASIASKINLAB Dampingi Brand Owner dari Nol
Layanan yang ditawarkan ASIASKINLAB sangat beragam, mulai dari formulasi dan RnD produk, desain kemasan dan branding, produk bersertifikat, perizinan BPOM, Halal, HKI, hingga konsultasi bisnis dan pengembangan brand.
“Kami mempunyai tim yang solid. Tim desain, tim lab, semuanya berpengalaman. Terlebih kita baru dari zero sampai jadi produk siap pasar, brand owner tak perlu ribet lagi. Komitmen kami ‘Anti Ribet dan Zero Complain’,” ucapnya.
ASIASKINLAB menjamin setiap klien mendapatkan pelayanan cepat, transparan. Tentu mengedepankan kualitas layanan dan komunikasi yang responsif, sehingga brand owner puas dan tanpa keluhan.
“Tidak kalah penting, semua produk ASIASKINLAB diformulasikan sesuai standar BPOM dan Halal MUI. Kami selalu mengutamakan keamanan dan kepercayaan konsumen atau brand owner,” tegas Tissa.
Melalui pameran IFBEX 2025, ASIASKINLAB ingin membuka peluang lebih bagi calon pengusaha dan brand owner untuk memulai bisnis kecantikan yang mudah, aman, dan profesional.
Salah satu pengunjung Booth ASIASKINLAB di IFBEX 2025, Grace Natalie, warga Surabaya, mengaku tertarik dengan bisnis skincare. Jejeran produk kecantikan membuat Grace dan dua temannya melirik ASIASKINLAB.
“Ternyata di booth ASIASKINLAB penjelasannya sangat mudah dipahami. Mulai dari proses maklon sampai estimasi biaya semuanya dijelaskan rinci. Jadi saya lebih yakin kalau memulai brand itu bisa dilakukan step-by-step,” tutur Grace.
Legal dan Logis Jadi Dua Kunci Sebelum Memilih Usaha
Sementara itu, dalam seremoni pembukaan IFBEX 2025, Direktur Perdagangan Dalam Negeri, Kemendag RI, Septo Soepriyatno mengatakan pameran seperti IFBEX berperan penting memunculkan wirausaha baru. Terlebih digelar di Jawa Timur yang daya beli masyarakatnya tinggi. Ia pun mendorong seluruh stakeholder, baik dari pemerintah, swasta, perguruan tinggi, maupun pelaku usaha untuk saling bersinergi.
“Namun calon wirausaha baru juga harus cermat. Pastikan legalitas usahanya sudah jelas. Jangan mudah tergiur dengan tampilan menarik atau janji manis,” tutur Sapto dalam sambutannya.
Calon wirausaha juga perlu kritis menilai proyeksi usaha dan tidak mudah percaya janji balik modal dalam waktu cepat, seperti 3-5 bulan. Perhitungan keuntungan harus rasional, realistis, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Jangan sampai setelah acara ini (pameran IFBEX 2025) justru banyak laporan muncul ke kepolisian. Karena itu, tetap perhatikan dua hal utama, legal dan logis, sebelum mengambil keputusan,” pungkas Septo.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”












