Pesawat Tempur Siluman Terkini di Dunia
Pesawat tempur siluman adalah pesawat militer yang dirancang agar sulit dideteksi oleh radar, inframerah, maupun sistem sensor musuh. Selama dua dekade terakhir, teknologi ini telah berkembang pesat, sehingga kini banyak negara memiliki jet tempur siluman yang sangat canggih.
Keempat jet tempur siluman utama saat ini berasal dari tiga negara besar: Amerika Serikat, China, dan Rusia. Mereka masing-masing memiliki keunggulan dalam desain dan teknologi, serta berkontribusi pada dominasi udara di dunia modern.
1. F-22 Raptor
Produsen: Lockheed Martin, Amerika Serikat
F-22 Raptor merupakan salah satu pesawat tempur siluman paling canggih yang pernah dibuat. Desainnya memanfaatkan planform (bentuk sayap) yang presisi untuk memantulkan gelombang radar ke arah lain, bukan kembali ke sumbernya. Teknologi ini mencakup tepi bergerigi untuk menyebarkan gelombang radar, serta bagian intake dan tepi depan yang dilindungi komposit penyerap radar.
Selain itu, F-22 dilapisi material penyerap radar (RAM) berupa cat bola besi yang mengubah gelombang radar menjadi panas. Meskipun biayanya sangat tinggi, F-22 pernah menjadi simbol dominasi udara Amerika. Namun, produksinya dibatasi karena biaya yang mahal, dan kini digantikan oleh F-35 Lightning II.
2. F-35 Lightning II
Produsen: Lockheed Martin, Amerika Serikat

Meski tidak se-“sunyi” F-22 dari arah depan, F-35 memiliki integrasi teknologi yang lebih luas. Bentuk tubuhnya dirancang untuk membelokkan radar menjauh dari sumber pantulan. Setiap sisi pesawat dimiringkan secara hati-hati, dan hidungnya dibuat tajam untuk mengurangi refleksi.
Ruang senjata internal memungkinkan pesawat membawa rudal dan bom tanpa mengganggu profil silumannya. Sistem pendingin canggih juga menyamarkan panas mesin dengan membuangnya ke sayap dan udara sekitar. Dengan total anggaran seumur hidup mencapai 1,5 triliun dolar AS, F-35 adalah proyek jet tempur termahal dalam sejarah. Namun, jumlah unit yang dikirimkan ke berbagai negara membuatnya menjadi pesawat tempur paling banyak digunakan di dunia.
3. Chengdu J-20 “Mighty Dragon”
Produsen: Chengdu Aircraft Corporation, China
J-20 memiliki tanda radar yang sedikit lebih besar dibandingkan F-22 dan F-35, namun tetap jauh lebih sulit dideteksi dibandingkan pesawat tempur konvensional seperti F-15. Silumannya paling efektif dari arah depan, sementara dari samping dan belakang lebih mudah terdeteksi. J-20 menggunakan desain planform yang mirip dengan F-22, dengan hidung tajam dan intake supersonik tanpa pengalih untuk menyamarkan mesin.
Seluruh senjata disimpan di ruang internal, dan China juga menggunakan lapisan RAM di seluruh badan pesawat. Meski detail teknologinya masih dirahasiakan, J-20 tetap menjadi ancaman serius bagi pesawat tempur konvensional.
4. Sukhoi Su-57 (Felon)
Produsen: United Aircraft Corporation, Rusia

Su-57 adalah jet tempur siluman andalan Rusia. Desainnya berbeda dari F-22 dan F-35, dengan pendekatan yang lebih fokus pada “bertarung dulu, bersembunyi kemudian”. Dari arah depan, Su-57 cukup sulit dideteksi, tetapi sisi dan bagian belakangnya lebih mudah terlihat dibandingkan F-22 atau F-35.
Pesawat ini menggunakan bentuk planform serupa dan ruang senjata internal, tetapi mesin gandanya yang besar dan terpisah membuatnya lebih terekspos terhadap radar. Dengan rudal R-37M jarak jauh dan sistem radar 360 derajat, Su-57 dirancang untuk berburu pesawat siluman musuh. Keunggulannya terletak pada kemampuan manuver dan daya tahan di udara.
Pesawat Tempur Siluman Lainnya yang Sedang Dikembangkan
Selain empat pesawat tersebut, sejumlah negara sedang mengembangkan pesawat tempur siluman baru. Contohnya:
-
Korea Selatan: KF-21 Boramae
Status: Prototipe
Tingkat Siluman: Sedang (direncanakan lebih tinggi) -
Rusia: Su-75 Checkmate
Status: Dalam pengembangan
Tingkat Siluman: Tinggi (diharapkan) -
China: FC-31 / J-35
Status: Dalam pengembangan
Tingkat Siluman: Tinggi (diharapkan) -
Amerika Serikat: F-47 (NGAD)
Status: Dalam pengembangan
Tingkat Siluman: Ekstrem (direncanakan) -
Inggris, Jepang, Italia: Tempest (GCAP)
Status: Dalam pengembangan
Tingkat Siluman: Ekstrem (direncanakan) -
Prancis, Jerman, Spanyol: NGF (FCAS)
Status: Dalam pengembangan
Tingkat Siluman: Ekstrem (direncanakan)
Program seperti NGAD, GCAP, dan FCAS akan menggabungkan kemampuan siluman dengan kerja sama drone, kecerdasan buatan (AI), dan kemampuan peperangan elektronik yang lebih canggih. Proyek-proyek ini menunjukkan bahwa pesawat tempur generasi keenam akan menjadi kekuatan dominan di masa depan.
Jurnalis online yang gemar mengeksplorasi pendekatan storytelling dalam berita. Ia suka menonton film, membaca novel, dan membuat catatan ide setiap hari. Menurutnya, teknik bercerita yang baik dapat membuat informasi lebih mudah dipahami. Motto: “Sampaikan fakta dengan cara yang menyentuh.”












