dailybandung.com – JAKARTA – Wakil Ketua Komisi V DPR, Roberth Rouw meminta kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar harga tiket pesawat bisa turun 15% pada saat musim libur lebaran 2025. Permintaan ini diajukan setelah melihat penurunan harga tiket pesawat saat musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 yang sebesar 10%.
“Terima kasih Pak Menteri Perhubungan telah menurunkan harga tiket pesawat, meskipun hanya sebesar 10%. Kami berharap penurunan harga tiket bisa mencapai 15% pada musim libur Lebaran, itu akan lebih baik,” ujar Rouw dalam Raker bersama Kementerian Perhubungan, Kamis (23/1/2025).
Menurut Rouw, kebijakan penurunan harga tiket pesawat yang diterapkan selama musim libur Nataru mendapatkan respons positif dari masyarakat. Oleh karena itu, dia berharap kebijakan ini bisa dilanjutkan pada periode musim libur Lebaran.
“Kita lihat masyarakat cukup puas dengan kebijakan penurunan harga tiket pesawat ini. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memperhatikan keinginan masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, pemerintah telah mengurangi harga tiket pesawat sebesar 10% selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Penurunan ini dilakukan tanpa mengurangi PPN, sehingga perlu kerja sama dari maskapai, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pertamina, dan Airnav untuk menurunkan fuel surcharge, PJP2U, dan avtur di beberapa bandara agar penurunan harga tiket secara keseluruhan dapat terlaksana dengan target minimum 10%.
Pertamina juga telah memberikan dukungan dengan menurunkan harga avtur di 19 lokasi bandara selama periode musim libur Nataru 2024/2025, terutama di bandara Denpasar, Surabaya, Medan, Silangit, Lombok, Labuan Bajo, Manado, Yogyakarta Kulon Progo, Pontianak, Ambon, Makassar, Balikpapan, Kupang, Sorong, Timika, Jayapura, Maumere, Nabire, dan Biak. Pertamina memberikan support dengan menurunkan harga jual avtur sebesar 7,5% hingga 10%.
Sementara itu, PT Angkasa Pura Indonesia dan seluruh Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) di bawah Kementerian Perhubungan juga memberikan dukungan dengan menurunkan tarif PJP2U sebesar 50% dan tarif PJP4U sebesar 50%.
Maskapai penerbangan juga telah sepakat untuk memberikan diskon fuel surcharge jet sebesar 8% menjadi 2% dan discount propeller 5% menjadi 20%. Sedangkan AirNav memberikan layanan advance dan extend selama musim libur Nataru untuk mendukung operasional yang lebih panjang sesuai dengan kebutuhan maskapai.
Berdasarkan analisa dan perhitungan, terdapat pengenaan discount fuel surcharge jet sebesar 8% menjadi 2% dan discount propeller 5% menjadi 20%, discount PJP2U 50% dan PJP4U 50%, serta mempertimbangkan rute dan volume penerbangan, secara rata-rata terdapat penurunan tarif tiket pesawat sekitar 10%.
dailybandung.com – JAKARTA – Wakil Ketua Komisi V DPR, Roberth Rouw meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menurunkan harga tiket pesawat sebesar 15% pada musim libur Lebaran 2025. Permintaan ini diajukan setelah melihat penurunan harga tiket pesawat sebesar 10% selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
“Terima kasih Pak Menteri Perhubungan telah menurunkan harga tiket pesawat, meskipun hanya sebesar 10%. Kami berharap penurunan harga tiket bisa mencapai 15% pada musim libur Lebaran, itu akan lebih baik,” ujar Rouw dalam Raker bersama Kementerian Perhubungan, Kamis (23/1/2025).
Menurut Rouw, kebijakan penurunan harga tiket pesawat yang diterapkan selama musim libur Nataru mendapatkan respons positif dari masyarakat. Oleh karena itu, dia berharap kebijakan ini bisa dilanjutkan pada periode musim libur Lebaran.
“Kita lihat masyarakat cukup puas dengan kebijakan penurunan harga tiket pesawat ini. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah memperhatikan keinginan masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, Kemenhub telah mengurangi harga tiket pesawat sebesar 10% selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Penurunan ini dilakukan tanpa mengurangi PPN, sehingga perlu kerja sama dari maskapai, PT Angkasa Pura Indonesia, PT Pertamina, dan Airnav untuk menurunkan fuel surcharge, PJP2U, dan avtur di beberapa bandara agar penurunan harga tiket secara keseluruhan dapat terlaksana dengan target minimum 10%.
Pertamina juga telah memberikan dukungan dengan menurunkan harga avtur di 19 lokasi bandara selama periode musim libur Nataru 2024/2025, terutama di bandara Denpasar, Surabaya, Medan, Silangit, Lombok, Labuan Bajo, Manado, Yogyakarta Kulon Progo, Pontianak, Ambon, Makassar, Balikpapan, Kupang, Sorong, Timika, Jayapura, Maumere, Nabire, dan Biak. Pertamina memberikan support dengan menurunkan harga jual avtur sebesar 7,5% hingga 10%.
Sementara itu, PT Angkasa Pura Indonesia dan seluruh Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) di bawah Kemenhub juga memberikan dukungan dengan menurunkan tarif PJP2U sebesar 50% dan tarif PJP4U sebesar 50%.
Maskapai penerbangan juga telah sepakat untuk memberikan diskon fuel surcharge jet sebesar 8% menjadi 2% dan discount propeller 5% menjadi 20%. Sedangkan AirNav memberikan layanan advance dan extend selama musim libur Nataru untuk mendukung operasional yang lebih panjang sesuai dengan kebutuhan maskapai.
Berdasarkan analisa dan perhitungan, terdapat pengenaan discount fuel surcharge jet sebesar 8% menjadi 2% dan discount propeller 5% menjadi 20%, discount PJP2U 50% dan PJP4U 50%, serta mempertimbangkan rute dan volume penerbangan, secara rata-rata terdapat penurunan tarif tiket pesawat sekitar 10%.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”












