dailybandung.com – Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) meminta kepada GoTo selaku pihak yang mewakili TikTok dan Tokopedia untuk turut serta dalam upaya meningkatkan literasi digital dan memberantas praktik perjudian online.
Dalam pertemuan dengan CEO Gojek Tokopedia (GoTo Group) Patrick Walujo di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital di Jakarta Pusat, Kamis (19/12), Menkomdigi menegaskan bahwa pengelola platform harus secara aktif melakukan moderasi konten untuk menciptakan lingkungan digital yang aman.
“GoTo, yang juga mengelola TikTok dan Tokopedia, harus berperan lebih aktif dalam memberantas praktik perjudian online dengan melakukan moderasi konten di platform mereka, termasuk menghapus konten-konten yang berhubungan dengan judi online,” ujar Menkomdigi seperti yang dikutip dari siaran pers kementerian pada Jumat.
Menkomdigi juga mendorong GoTo untuk turut serta dalam upaya meningkatkan literasi digital masyarakat dengan mengadakan program edukasi.
“Edukasi ini sangat penting untuk mencegah masyarakat terjerumus dalam praktik judi online,” tambahnya.
CEO GoTo Group Patrick Walujo menyatakan komitmen perusahaan untuk mendukung upaya pemerintah dalam memberantas praktik perjudian daring.
GoTo berencana untuk melanjutkan Kampanye Anti Judi Online dengan mengadakan kegiatan di 10 kota besar di Indonesia, termasuk Aceh, Medan, Palembang, Samarinda, Yogyakarta, dan Papua pada tahun 2025.
“Kami akan melakukan kampanye yang lebih intensif, termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya judi online dan memberikan dukungan kepada korban yang sudah terjerat untuk pulih,” ujar Patrick.
Sesuai arahan dari Menkomdigi, GoTo akan melakukan moderasi konten di seluruh platformnya, termasuk TikTok dan Tokopedia, untuk membantu memberantas praktik ilegal di lingkungan digital.
Menkomdigi menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri digital diharapkan dapat menciptakan ekosistem digital yang sehat dan bebas dari praktik ilegal seperti judi online.







