Bupati Subandi: Rekrutmen Direksi BUMD Sidoarjo Harus Profesional dan Bebas Kepentingan

Bupati Sidoarjo Mendorong Rekrutmen Direksi BUMD yang Profesional dan Transparan

Bupati Sidoarjo, Subandi, memberikan perhatian khusus terhadap proses rekrutmen direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayahnya. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas dalam pemilihan pimpinan perusahaan daerah agar tidak menjadi ajang bagi-bagi jabatan. Subandi meminta masyarakat dan pihak terkait untuk aktif mengawasi proses ini agar berjalan secara profesional dan transparan.

Subandi menegaskan bahwa kursi direksi BUMD harus ditempati oleh orang-orang yang memiliki kompetensi nyata, bukan karena kedekatan atau faktor eksternal lainnya. “Kami berkomitmen, semua harus profesional melalui mekanisme yang benar. Tidak ada lagi istilah ‘orang ini’ atau ‘orang itu’ atau titipan dalam seleksi BUMD,” tegasnya.

Fokus pada Kompetensi dan Peningkatan PAD

Menurut Subandi, kompetensi direksi yang terpilih akan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat Sidoarjo. Jika dikelola oleh orang yang salah, BUMD justru akan membebani daerah alih-alih memberikan kontribusi. Keberadaan perusahaan daerah memiliki dua fungsi krusial yang saling berkaitan:

  • Mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.
  • Memberikan pelayanan publik yang optimal bagi warga Sidoarjo.
  • Menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui inovasi bisnis.

“Yang dibutuhkan adalah figur yang profesional dan punya kemampuan nyata. Jika kinerja BUMD membaik, efeknya akan berantai mulai dari layanan hingga kontribusi pembangunan,” tambahnya.

Transparansi Seleksi di PT Aneka Usaha dan BPR Delta Arta

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah fokus pada rekrutmen Direksi PT Aneka Usaha dan BPR Delta Arta. Untuk menjamin objektivitas, Pemkab Sidoarjo telah membentuk panitia seleksi (pansel) yang bersifat lintas sektor. Tim pansel tersebut terdiri dari Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Bagian Perekonomian hingga melibatkan kalangan akademisi profesional.

Keterlibatan akademisi, diharapkan mampu memberikan penilaian independen terhadap kapabilitas para kandidat. Selain mengandalkan pansel, Subandi menyatakan akan turun langsung memantau kinerja di lapangan. Ia tidak ingin hanya menerima laporan formal di atas kertas, tanpa mengetahui kondisi riil perusahaan.

Pentingnya Profesionalisme BUMD

Data menunjukkan, bahwa BUMD yang dikelola secara profesional memiliki rasio keberhasilan 40 persen lebih tinggi dalam mencapai target laba tahunan, dibandingkan yang dikelola secara politis. PT Aneka Usaha Sidoarjo sendiri memiliki peran strategis dalam pengelolaan aset daerah, sementara BPR Delta Arta menjadi tumpuan kredit bagi UMKM di Sidoarjo.

Proses seleksi yang bersih, menjadi harga mati untuk memastikan kedua entitas ini tetap sehat secara finansial, dan mampu bersaing di tengah dinamika pasar modern. Dengan komitmen kuat dari Bupati Subandi, diharapkan BUMD Sidoarjo dapat menjadi contoh yang baik dalam menjalankan tugasnya dengan profesional dan transparan.


admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *