Bisnis  

Kemenperin Puji Langkah Astra Kuatkan Rantai Pasok Nasional

Kemitraan Astra dan Kemenperin Perkuat Ekosistem IKM Nasional

Astra bersama Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (RI) memperkuat kemitraan melalui program Link and Match untuk mendukung pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) alat angkut serta rantai pasok nasional. Program ini menjadi salah satu inisiatif strategis dalam membangun ekosistem industri yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Meningkatkan Sinergi antara Industri Besar dan IKM

Program tahun keempat ini melibatkan lebih banyak perusahaan Grup Astra, seperti Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Astra Daihatsu Motor, Isuzu Astra Motor Indonesia, Astra Honda Motor, Astra Otoparts, serta United Tractors Pandu Engineer. Dengan keterlibatan yang lebih luas, diharapkan sinergi antara industri besar dan IKM dapat terjalin secara efektif dan berkelanjutan.

Selain itu, Astra bersama Yayasan Dharma Bhakti Astra menyusun Buku Panduan Kemitraan Rantai Pasok IKM Komponen Otomotif dengan Industri Besar. Buku ini bertujuan sebagai pedoman bagi pelaku industri, pembina, serta pemangku kepentingan dalam menjalankan program pembinaan dan pengembangan IKM secara sistematis dan menyeluruh.

Penandatanganan MoU untuk Memperkuat Kemitraan

Pada acara tersebut, penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Grup Astra dengan IKM yang akan dibina oleh Yayasan Astra dilakukan secara simbolis. Hal ini menunjukkan komitmen Astra dalam mendukung penguatan ekosistem rantai pasok nasional.

Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang, potensi pertumbuhan industri otomotif nasional membutuhkan fondasi rantai pasok yang kuat dan berdaya saing. Ia menekankan bahwa tanpa dukungan ekosistem IKM komponen yang mampu menyediakan parts secara efisien, berkualitas, dan berkelanjutan, industri otomotif tidak akan mampu berkembang optimal.

Apresiasi untuk Perusahaan dan Asosiasi yang Berkontribusi

Kementerian Perindustrian RI memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah perusahaan industri besar yang telah konsisten dalam membina IKM. Pada kategori Penguatan Rantai Pasok, Astra Honda Motor menerima apresiasi atas konsistensi selama lima tahun. Sementara itu, PT Astra Komponen Indonesia, PT GS Battery, dan PT Mada Wikri Tunggal diberikan penghargaan atas konsistensi selama tiga tahun.

Di sisi lain, kategori Inovasi Teknologi untuk substitusi impor diberikan kepada kolaborasi strategis yang berhasil melakukan lokalisasi komponen. Beberapa penerima penghargaan antara lain PT Tokyo Radiator Selamat Sempurna, PT Isuzu Astra Motor Indonesia bersama mitra IKM C-Maxi Alloycast atas inovasi produk Header Intercooler Radiator.

Selain itu, asosiasi pendamping IKM seperti Yayasan dan KADIN Indonesia juga mendapatkan apresiasi atas peran aktifnya dalam membina ekosistem IKM di Indonesia.

Sentra IKM Tegal Jadi Contoh Keberhasilan

Kementerian Perindustrian RI juga memberikan apresiasi kepada sentra IKM Tegal yang telah berhasil menjadi bagian dari rantai pasok industri alat berat dan perkapalan. Beberapa IKM Tegal yang menerima apresiasi antara lain PT Tri Centrum Fortuna, PT Berkah Jaladara Teknik, dan PT Karya Manunggal Manufaktur yang bermitra dengan perusahaan Grup Astra seperti PT United Tractors Pandu Engineering, PT Patria Maritim Perkasa, dan PT Kayaba Indonesia.

Menciptakan Daya Saing Global

Melalui rangkaian kegiatan yang komprehensif, Kementerian Perindustrian RI dan Astra optimistis dapat terus meningkatkan daya saing IKM lokal di kancah global serta memperkokoh struktur manufaktur Indonesia.


Badriyah Fatinah

Reporter yang menaruh minat pada isu-isu transportasi, publik, dan urbanisasi. Ia gemar naik kereta untuk mengamati dinamika kota, membaca laporan transportasi, dan memotret suasana perjalanan. Motto: “Setiap perjalanan menyimpan cerita baru.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *