Presiden juga menambahkan bahwa pemerintahan saat ini sedang fokus pada penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Oleh karena itu, efisiensi anggaran sangat penting untuk dilakukan agar dana yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan rakyat.
dailybandung.com – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan klarifikasi terkait isu pemotongan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sedang ramai diperbincangkan. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden saat menghadiri acara silaturahmi Koalisi Indonesia Maju (KIM) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat (14/2/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa berita mengenai pemotongan gaji PNS tersebut tidaklah benar. Ia juga menambahkan bahwa efisiensi anggaran yang sedang dilakukan oleh pemerintahannya tidak akan mengganggu operasional sehari-hari. Anggaran yang dihemat akan dialihkan ke program yang lebih bermanfaat untuk masyarakat luas, seperti penyediaan pupuk dan perbaikan sekolah.
Selain itu, Prabowo juga mengajak parpol di koalisinya untuk mendukung langkah penghematan ini. Ia menjelaskan bahwa efisiensi tersebut akan dilakukan dengan cara mengurangi kegiatan yang tidak penting, seperti perjalanan dinas ke luar negeri. Menurutnya, hal tersebut akan memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.
Prabowo juga menyebut bahwa penghematan yang telah dilakukan berhasil mencapai sekitar Rp300 triliun tanpa menyentuh program-program yang penting, termasuk di bidang pendidikan. Ia menegaskan bahwa pemerintah saat ini sedang fokus pada penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Oleh karena itu, efisiensi anggaran sangatlah penting untuk dilakukan agar dana yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan rakyat.










