Bisnis  

Peningkatan Belanja Online Mendorong Pertumbuhan Bisnis Layanan Fulfillment Hingga 2024

"Belanja Online Terus Bergairah, Bisnis Layanan Fulfillment Diprediksi Makin Meningkat Hingga 2024"

dailybandung.com – Oxygen Commerce berhasil mencapai pertumbuhan bisnis double digit pada tahun 2024, yang mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan oleh Regan Dwinanda, VP Corporate Development Oxygen Commerce.

Menurut Regan, pertumbuhan bisnis tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan barang dari transaksi e-commerce. Oxygen Commerce sendiri merupakan perusahaan yang menawarkan layanan fulfillment terintegrasi untuk mendukung keberlanjutan bisnis e-commerce di Indonesia.

Layanan yang ditawarkan oleh Oxygen Commerce mencakup proses penerimaan, penyimpanan, dan pengiriman barang sampai ke konsumen. “Pertumbuhan bisnis kami sangat tergantung pada transaksi e-commerce, jika terjadi kenaikan belanja online maka secara otomatis akan mempengaruhi bisnis layanan fulfillment,” ujar Regan.

Fulfillment sendiri adalah layanan menyeluruh yang melibatkan pemrosesan pesanan dari gudang penyimpanan kepada pelanggan. Rangkaian proses fulfillment dimulai dari penerimaan hingga pengiriman produk ke alamat penerima sesuai permintaan.

Di tahun 2024, produk consumer goods, skin care, dan kosmetik mengalami kenaikan permintaan yang signifikan. Saat ini, Oxygen Commerce telah melayani lebih dari 30 pelanggan aktif dengan ribuan brand yang dipercaya karena kepercayaan dan kenyamanan yang ditawarkan.

Selain itu, Oxygen Commerce juga telah berpengalaman dalam menangani jumlah pesanan yang mencapai ratusan ribu dalam satu hari kerja dan bahkan mencapai jutaan order dalam satu bulan. “Saat ini di Fulfillment Center kami ada lebih dari 9.000 merk produk dengan total jumlah lebih dari 5.000.000 pcs produk. Semua barang dikelola dengan baik dan profesional untuk memastikan kepuasan konsumen,” ungkap Regan.

Kementerian Perdagangan mencatat bahwa pada tahun 2023, transaksi e-commerce mencapai angka Rp453 triliun dan diperkirakan akan meningkat menjadi Rp487 triliun pada tahun 2024.

Oxygen Commerce juga telah meluncurkan layanan baru pada tahun 2025, yaitu layanan pengelolaan gudang bagi pelaku bisnis e-commerce. Layanan ini bertujuan untuk membantu para pelaku bisnis dalam mengelola kegiatan operasional harian.

“Kami berharap layanan baru ini dapat mendukung pertumbuhan bisnis mereka sekaligus memperkuat posisi kami sebagai mitra e-commerce yang handal,” jelas Regan. Dengan sistem dan tim yang terbukti mampu menangani jutaan order, Oxygen Commerce siap menjadi mitra terpercaya bagi pelaku bisnis e-commerce di Indonesia.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *