Lapak Sarapan dengan Nama Unik yang Menarik Perhatian Warga
Lapak sarapan di depan Lapangan PSPT Tebet, Jakarta Selatan, kini menjadi sorotan warga sekitar. Bukan hanya karena menu yang beragam dan harga terjangkau, tetapi juga karena nama usahanya yang unik dan nyeleneh. Lapak ini menggunakan singkatan seperti “MBG”, “BGN”, dan “SPPG” yang memiliki makna khusus.
Singkatan tersebut ternyata tidak terkait dengan program pemerintah, melainkan berasal dari frasa seperti “Mantap Banget Gila”, “Badan Ganjel Nyarap”, dan “Solusi Perut Paling Gawat”. Ide ini muncul secara spontan saat sang pemilik usaha, Edi, berkumpul bersama teman-temannya. Ia mengaku terinspirasi dari program pemerintah yang sedang ramai dibicarakan, namun ingin menciptakan sesuatu yang lebih kreatif dan menarik.
Ngeri-Ngeri Sedap
Meski terdengar kreatif dan berhasil menarik perhatian, Edi mengaku sempat merasa “ngeri-ngeri sedap” menggunakan nama tersebut. Namun, rasa khawatir itu bukan karena takut mendapat kritik atas penggunaan singkatan yang dianggap nyeleneh. Melainkan karena banyak warga yang salah paham dan mengira bahwa makanan yang dijualnya gratis, karena dikaitkan dengan program pemerintah.
“Responnya luar biasa, sangat kreatif dan inovatif. Tapi memang agak ngeri-ngeri sedap juga,” ujar Edi saat ditemui, Jumat (3/4/2026) pagi. Ia menjelaskan bahwa ada yang mengira bahwa lapak ini merupakan bagian dari program makan bergizi gratis, sehingga mengira makanan di sini juga gratis.
Alih-alih menghindari kesalahpahaman, Edi justru memilih untuk menyiasati hal tersebut dengan menghadirkan sisi sosial dalam usahanya. Ia berencana rutin membagikan makanan gratis setiap hari Jumat kepada warga sekitar sebagai bentuk berbagi.

Menu Beragam dengan Harga Seragam
Dari segi menu, lapak MBG ini menawarkan pilihan yang cukup variatif untuk ukuran sarapan. Mulai dari nasi cumi, nasi ayam, spageti, hingga aneka rice bowl menjadi andalan. Selain itu, tersedia juga camilan seperti takoyaki, dimsum, roti, hingga sushi mentai. Bagi yang menginginkan pilihan lebih ringan, tersedia juga menu salad.
Menariknya, seluruh menu dibanderol dengan harga yang sama, yakni Rp12.000. Edi menyebutkan bahwa menu favorit pelanggan sejauh ini adalah rice bowl nasi cumi dan nasi ayam. Lapak ini buka setiap hari mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB, menyasar warga yang ingin sarapan sebelum beraktivitas.
Rencana Masa Depan
Ke depan, Edi berencana menambah fasilitas tempat duduk serta memperkaya pilihan minuman seperti jus dan susu. Ia mengungkapkan bahwa ia baru mulai berjualan pada 31 Maret 2026, dan berharap bisa menambah varian menu serta memberikan pengalaman makan yang lebih baik bagi pelanggan.
- Dengan konsep yang unik dan menu yang beragam, lapak sarapan ini telah berhasil menarik perhatian warga sekitar. Tidak hanya menawarkan makanan lezat dengan harga terjangkau, tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif melalui program berbagi makanan gratis setiap Jumat.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”












