“Saya berharap semua karyawan yang bekerja di BPJS Kesehatan dapat merasakan layanan yang sama dengan yang dirasakan oleh peserta BPJS Kesehatan,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, dalam konferensi pers yang disiarkan secara virtual, Selasa (12/1/2021).
dailybandung.com – Kabar mengenai karyawan BPJS Kesehatan yang mendapatkan asuransi swasta dari kantornya menjadi perbincangan hangat setelah viralnya percakapan di media sosial. Dokter Mirza membagikan pengakuan seorang pegawai BPJS Kesehatan yang mengaku mendapatkan asuransi swasta dari kantor karena kecepatan pelayanan BPJS yang lambat.
“Izin dok, sebagai karyawan BPJS Kesehatan kami emang dapat asuransi swasta non BPJS dari kantor karena mungkin alasan kecepatan pelayanan. Jadi bukan karena bpjs jelek ya dok, mohon diklarifikasi,” tulis salah satu pegawai BPJS Kesehatan.
Hal ini menimbulkan polemik di masyarakat mengingat BPJS Kesehatan merupakan program wajib dari pemerintah untuk perusahaan dan individu. Namun, para pekerja BPJS Kesehatan yang hidup dari dana iuran masyarakat justru menikmati fasilitas asuransi swasta. Sehingga muncul analogi jika karyawan BPJS ibarat penjual yang tidak pernah memakan dagangannya sendiri.
Pembahasan mengenai karyawan BPJS yang menggunakan asuransi lain ini sebenarnya sudah disorot sejak tahun 2020 saat tarif BPJS naik menjadi 100%. Di tengah kenaikan iuran BPJS Kesehatan, terdengar suara sumbang soal insentif besar yang diterima jajaran direksi dan dewan pengawas, serta fasilitas asuransi lain.
Tidak cukup sampai disitu, pada tahun 2022 lalu, BPJS Kesehatan juga mewajibkan nasabah yang mampu untuk menambah asuransi swasta. Hal ini dilakukan agar biaya perawatan kesehatan tidak hanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga tidak mengalami defisit.
Namun, ironisnya karyawan sendiri diduga justru menggunakan asuransi swasta dari kantor. Hal ini tentu menjadi pertanyaan bagi masyarakat. Meski begitu, sampai saat ini belum ada pernyataan resmi yang mengungkapkan apakah seluruh karyawan BPJS Kesehatan mendapatkan asuransi swasta.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, berharap semua karyawan dapat merasakan layanan yang sama dengan peserta BPJS Kesehatan. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang disiarkan secara virtual pada Selasa (12/1/2021).












