Kronologi Truk TNI di Kalideres yang Menewaskan, TNI AD Akui Tanggung Jawab

Kecelakaan di Jalan Sempit yang Menewaskan Seorang Perempuan

Pada Jumat (3/4/2026), sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Utan Jati, Kalideres, Jakarta Barat. Insiden ini menimpa seorang perempuan berusia 51 tahun, AM, yang meninggal dunia di lokasi kejadian setelah motor yang ditumpanginya bersinggungan dengan salah satu truk TNI.

Detik-Detik Kecelakaan

Sekitar pukul 07.30 WIB, AM sedang dibonceng oleh rekannya, K (38), menggunakan sepeda motor bernomor polisi B 4833 BWM. Pada saat yang sama, lima unit truk dari satuan Kima Menzikon/CRK Pusziad melaju dari arah Kompleks Citra 6 menuju Kompleks Daan Mogot.

Firman, seorang saksi mata yang berada di dekat Pasar Segar Kalideres, menggambarkan suasana saat iring-iringan tersebut melintas dengan kecepatan yang cukup tinggi di ruas jalan yang sempit.

“Truk pertama lewat tuh, nah terus pas truk kedua lewat, saya dengar kayak suara ‘bruk’, gitu, nah saya kaget lah, kayaknya itu suara motor yang baru keluar dari pasar,” kenang Firman.

Suasana sempat menjadi tegang ketika warga melihat beberapa truk dalam rangkaian tersebut tetap melaju meski benturan keras telah terjadi.

Dua Versi di Balik Insiden

Ada perbedaan sudut pandang mengenai penyebab jatuhnya motor tersebut. Menurut keterangan warga, motor sempat tersenggol. Namun, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyebutkan ada indikasi motor kehilangan kendali saat mencoba mendahului dari sisi kiri.

“Kami perlu menegaskan bahwa dari indikasi awal, tidak terdapat unsur kesengajaan dalam peristiwa ini, melainkan murni kecelakaan lalu lintas. (Sepeda motor) mencoba menyalip dari sisi kiri, diduga kehilangan kendali hingga terjatuh,” ungkap Donny.

Pasca-kejadian, sang pengemudi truk sempat berhenti sebentar untuk memeriksa keadaan. Namun, menurut kesaksian warga, kendaraan tersebut segera melanjutkan perjalanan setelah melihat sekilas kondisi di lapangan.

Tanggung Jawab dan Proses Hukum

Pihak TNI mengonfirmasi bahwa konvoi tersebut sedang menjalankan tugas kedinasan untuk mengantar siswa SDN 05 Kalideres menuju kegiatan Pramuka di Cisarua. Meski sempat melanjutkan perjalanan, Brigjen Donny memastikan bahwa pengemudi truk tidak melarikan diri. Pengemudi tersebut telah melaporkan diri ke satuannya dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh Denpom I Tangerang.

Sebagai bentuk empati, pihak TNI AD telah menyambangi kediaman korban. “Terhadap korban luka, telah diberikan bantuan biaya pengobatan serta dilakukan penyelesaian secara kekeluargaan. Sementara kepada keluarga korban meninggal dunia, perwakilan satuan juga telah melaksanakan takziah, menyampaikan permohonan maaf secara langsung, serta memberikan santunan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab,” tambah Donny.

Kepulangan Terakhir ke Garut

Duka menyelimuti kediaman AM di pemukiman padat Kalideres. Rumah bercat pintu cokelat gelap itu kini tampak sepi. Jenazah AM telah dibawa ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat, untuk dimakamkan.

“Iya rencana dimakaminnya di Garut. Dari pas hari H-nya meninggal langsung habis ashar pulang ke sana (Garut),” tutur Wati, seorang tetangga korban. Suami dan anak korban diperkirakan baru akan kembali ke Jakarta setelah prosesi tahlilan tujuh hari selesai.

Penyelidikan Lanjutan

Saat ini, kepolisian bersama Detasemen Polisi Militer (Den POM) TNI masih terus melakukan penyelidikan mendalam guna memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam peristiwa tragis tersebut. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menegaskan bahwa olah TKP telah dilakukan untuk mengumpulkan bukti-bukti pendukung.


Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *