Perjalanan Berat Seong Tae Hun dalam Drama “Cabbage Your Life”
Dalam drama “Cabbage Your Life”, karakter utama Seong Tae Hun (diperankan oleh Park Sung-Woong) digambarkan sebagai sosok yang sangat tekun dan berdedikasi terhadap pekerjaannya. Ia memiliki mimpi besar untuk membudidayakan sawi putih unggulan yang nantinya akan diberi nama sesuai dengan namanya, yaitu “Sawi Putih Seong Tae Hun”. Namun, perjalanan menuju mimpinya tidaklah mudah.
Seong Tae Hun harus bekerja di bawah seorang direktur yang sering kali membuat hidupnya semakin sulit. Tanpa berkonsultasi terlebih dahulu, direktur tersebut tiba-tiba memindahkan Tae Hun ke sebuah desa tanpa memberikan bantuan atau fasilitas apa pun. Meskipun merasa tidak nyaman, Tae Hun tetap menerima keputusan itu karena ia harus menghidupi keluarganya.
Kondisi semakin rumit ketika istrinya dan tiga anaknya tiba-tiba datang dari Toronto tanpa memberi tahu lebih dulu. Dengan situasi yang memaksa, Tae Hun akhirnya mengajak mereka ke Desa Yeonriri untuk menjalani tugas barunya. Sejak awal, segala hal yang harus ia lakukan seperti mencari tempat tinggal dan memulai usaha budidaya sawi putih terasa jauh lebih berat daripada sebelumnya.
Berikut adalah sembilan pengorbanan yang dilakukan Seong Tae Hun demi menjaga mimpinya:
-
Saat memindahkan batu di lahannya, Tae Hun panik ketika air tiba-tiba menyembur deras dari dalam tanah dan mengancam membanjiri area sekitar
-
Tae Hun berniat membeli pipa untuk menghentikan aliran air, tetapi larangan kepala desa membuat usahanya tidak mudah
-
Di tengah kesulitannya, Tae Hun akhirnya mendapat bantuan diam-diam dari seorang warga yang bersedia menjual pipa kepadanya
-
Ia rela tidak makan seharian dan bekerja sendirian hingga malam demi menghentikan aliran air yang terus mengalir
-
Setelah pipa berhasil terpasang, Tae Hun melanjutkan pekerjaannya dengan membersihkan ladang seorang diri keesokan harinya
-
Karena kantor tidak menyediakan pupuk, Tae Hun pun berencana membelinya sendiri. Namun, larangan kepala desa membuatnya kesulitan mendapatkannya
-
Dengan berat hati, Tae Hun menjual mobil pribadinya untuk membeli kendaraan pertanian demi mempermudah pekerjaannya
-
Tae Hun bahkan menghabiskan waktunya mempelajari tutorial membuat persemaian di internet demi menyiapkan bibit tanaman berkualitas
-
Setelah benih yang ditanamnya tak kunjung berkembang, Tae Hun rela pergi ke kandang sapi pada malam hari demi mengambil pupuk kandang
Saat proses mengambil pupuk kandang, Tae Hun bahkan sampai terjatuh. Namun, ia tetap melakukannya demi menyuburkan benih yang sudah ditanamnya. Setelah berhasil mengambil pupuk kandang tersebut, Tae Hun bahkan tidak langsung kembali ke rumah, melainkan pergi ke ladangnya untuk mulai menyebarkannya.
Seharusnya, semua itu bisa berjalan lebih mudah jika kepala desa tidak menelepon dan memperingatkan seluruh penjual pupuk di Desa Yeonriri agar tidak menjualnya kepada Seong Tae Hun. Karena larangan itulah, Tae Hun kesulitan mendapatkan pupuk dan akhirnya harus pergi ke kandang sapi milik orang lain untuk mengambil pupuk kandang.
Sikap kepala desa terhadap Tae Hun pun bukan tanpa alasan. Ia merasa bahwa Tae Hun dikirim ke Desa Yeonriri hanya untuk merusak tanah mereka. Sebelumnya, perusahaan tempat Tae Hun bekerja, Mat Story, pernah mengirim seseorang ke desa tersebut, tetapi justru merugikan warga Yeonriri. Karena itulah, kepala desa bersikap demikian kepada Tae Hun.
Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."












