Prediksi Juara Piala Dunia 2026: Spanyol Jadi Favorit Utama
Superkomputer Opta kembali merilis prediksi terbaru mengenai peluang juara Piala Dunia 2026. Dalam prediksi tersebut, Spanyol menjadi tim yang paling diunggulkan dengan peluang sebesar 15,98 persen. Diikuti oleh Prancis (12,38 persen) dan Inggris (11,08 persen). Argentina (10,28 persen) dan Portugal (6,72 persen) berada di luar tiga besar, sementara Brasil dan Jerman bahkan terlempar dari lima besar.
Piala Dunia 2026 akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Turnamen ini akan diselenggarakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Format baru dengan 48 tim peserta dinilai memberikan keuntungan bagi tim besar karena peluang lolos fase grup lebih besar dan risiko tersingkir lebih awal semakin kecil.
Spanyol Kandidat Terkuat Juara
Berdasarkan simulasi Superkomputer Opta, Spanyol tetap menjadi favorit utama meskipun baru saja kehilangan posisi peringkat satu dunia versi FIFA. Tim yang menjuarai Euro 2024 ini memiliki skuad muda berbakat seperti Lamine Yamal, generasi emas yang sedang berkembang, serta kedalaman skuad yang luar biasa. Keunggulan mereka terletak pada permainan possession yang dominan, transisi cepat, serta kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda yang sedang naik daun.
Meski sempat mengalami hasil imbang melawan Mesir yang membuatnya turun dari ranking FIFA, Opta tetap menjagokan La Roja sebagai tim dengan probabilitas tertinggi untuk menjadi juara. Keberhasilan mereka di Euro 2024 menjadi modal penting dalam memprediksi performa mereka di Piala Dunia 2026.
Prancis Diprediksi Runner-up

Di posisi kedua, Prancis menjadi kandidat terkuat juara dengan peluang sebesar 12,38 persen. Penyebabnya adalah munculnya Kylian Mbappe sebagai salah satu kandidat terkuat. Prancis juga merupakan tim yang mampu finis sebagai runner-up di Piala Dunia 2022 silam. Selain itu, Prancis berhasil mengambil peringkat pertama FIFA dari Spanyol.
Prancis juga selalu menembus partai puncak Piala Dunia dalam dua edisi terakhir, termasuk menjadi juara pada 2018. Di bawah Prancis, Inggris menjadi tim ketiga dengan peluang juara sebesar 11,08 persen. Hasil tak terkalahkan Inggris selama babak kualifikasi bersama pelatih Thomas Tuchel membuat The Three Lions masuk dalam kandidat juara.
Argentina dan Portugal di Luar Tiga Besar

Prediksi dari Opta mengejutkan untuk Argentina dan Portugal. Negara Lionel Messi, yang datang sebagai juara bertahan, berada di posisi keempat dengan peluang juara sebesar 10,28 persen. Meski masih berpotensi diperkuat oleh Messi, usia La Pulga yang semakin tua membuat peluang Albiceleste sedikit di bawah Inggris.
Portugal juga terlempar dari tiga besar dan menduduki posisi kelima dengan peluang juara sebesar 6,72 persen. Cristiano Ronaldo yang ingin meraih trofi Piala Dunia pertama dalam kariernya harus berjuang ekstra untuk menembus partai puncak.
Selain itu, prediksi menarik lainnya menunjukkan bahwa tim raksasa seperti Brasil dan Jerman justru terlempar dari posisi lima besar. Padahal, dua negara ini memiliki sejarah panjang kesuksesan di turnamen empat tahunan ini. Brasil adalah tim tersukses dengan lima gelar juara, sedangkan Jerman memiliki empat trofi. Mereka hanya puas menempati peringkat keenam dan ketujuh dalam daftar unggulan kali ini.
Format Baru Menguntungkan Tim Raksasa
Piala Dunia 2026 menggunakan format yang berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Dengan 48 tim peserta, babak fase grup akan terbagi ke dalam 12 grup, masing-masing terdiri dari empat negara. Tim yang finis sebagai juara dan runner-up masing-masing grup berhak melaju ke babak penyisihan. Selain itu, delapan tim peringkat ketiga terbaik juga akan melaju ke babak gugur.
Format ini tentu menguntungkan bagi negara-negara besar karena kecil kemungkinan tim-tim raksasa akan tersingkir awal di fase grup jika tidak ada kejutan. Prediksi Superkomputer Opta ini akan menjadi hal yang menarik untuk dinantikan di Piala Dunia 2026 nanti.
Daftar Peluang Juara Piala Dunia 2026
- Spanyol – 15,98 persen
- Prancis – 12,38 persen
- Inggris – 11,08 persen
- Argentina – 10,28 persen
- Portugal – 6,72 persen
- Brasil – 6,58 persen
- Jerman – 5,76 persen
- Belanda – 3,88 persen
- Norwegia – 3,27 persen
- Belgia – 2,34 persen












