Thomas Cup 2026 – Indonesia Jadi Satu-satunya di Grup, Legenda Malaysia Sebut Dua Tim Ancaman Berbahaya

Legenda bulu tangkis tunggal putra Malaysia, Rashid Sidek, menilai bahwa persaingan di Thomas Cup 2026 akan sangat ketat. Ia menyoroti dua tim yang belum memiliki sejarah dalam penampilan di ajang bergengsi tersebut, yaitu Prancis dan Taiwan. Kedua negara ini dinilai memiliki potensi untuk menjadi ancaman besar bagi peserta lainnya.

Prancis, yang tidak dianggap sebagai tim unggulan, belum pernah meraih medali dalam sejarah Thomas Cup. Namun, mereka memiliki peluang besar untuk melangkah jauh pada turnamen yang akan diselenggarakan di Horsens, Denmark, pada 24 April hingga 3 Mei 2026. Saat ini, Prancis sedang berada dalam generasi emas bulu tangkis setelah berhasil meraih gelar juara Kejuaraan Beregu Eropa 2026. Mereka mengalahkan Denmark di laga final, sebuah tim yang selama ini dianggap sebagai dominasi Eropa.

Denmark telah memenangkan Piala Thomas sekali dalam edisi tahun 2016. Oleh karena itu, Prancis bisa dibilang sebagai ancaman baru dari kawasan Eropa pada Thomas Cup 2026. Kekuatan Prancis akan langsung terasa oleh Indonesia di babak penyisihan grup. Indonesia dan Prancis berada dalam satu grup bersama Algeria dan Thailand di Grup D.

Prancis memiliki kekuatan di sektor tunggal dan ganda dengan pemain-pemain seperti Christo Popov, Toma Junior Popov, Alex Lanier, Jullien Maio, dan William Villeger. Rashid Sidek menyatakan bahwa peluang Prancis cukup tinggi sebagai tim underdog. “Tim lain perlu berhati-hati saat menghadapi mereka,” ujarnya. “Mereka tidak berada di bawah tekanan dan sebenarnya, Prancis belum pernah memenangkan (Piala Thomas) sebelumnya.”

Menurutnya, performa tunggal Prancis sudah bagus dan kadang penampilan ganda mereka bisa mengejutkan. Sementara itu, alasan Rashid Sidek memilih Taiwan sebagai ancaman adalah karena mereka memiliki kekuatan pada tiga pemain tunggal putra. Meskipun berstatus sebagai unggulan ketiga, Taiwan belum pernah melangkah sampai babak final dalam sejarah Thomas Cup. Pencapaian terbaik mereka hanya mencapai semifinal pada edisi terakhir tahun 2024.

Di sektor tunggal, Taiwan memiliki Lin Chun Yi, yang sukses meraih gelar India Open 2026 (Super 750) dan All England Open 2026 (Super 1000). Selain itu, mereka masih memiliki tiga nama lainnya yakni Chou Tien Chen, Chi Yu Jen, dan Chia Hao Lee. Dengan kombinasi pemain yang kuat, Taiwan tetap menjadi salah satu tim yang patut diwaspadai dalam kompetisi Thomas Cup 2026.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *