Pengalaman Lebaran Glenn Bakri di Kota Dumai
Glenn Bakri, atlet panjat tebing asal Sumatera Utara, merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah bersama keluarga besar di Kota Dumai, Provinsi Riau. Tahun ini menjadi momen khusus bagi Glenn, yang memilih menghabiskan libur Lebaran di tempat tinggal pamannya dan bibinya. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut bukan tanpa alasan, karena sebagian besar anggota keluarga dari pihak ibunya tinggal di Dumai.
“Lebaran tahun ini di Dumai, di rumah om dan bibi. Jadi kita kumpul di sini bersama orang tua. Memang dua tahun terakhir Lebaran lebih sering di sini, karena keluarga besar dari mama banyaknya di Dumai, jadi suasananya lebih ramai,” ujar Glenn.
Sebagai atlet yang berprestasi, Glenn berhasil menyumbangkan medali emas bagi Sumatera Utara dalam nomor Speed Relay Putra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Prestasi ini diraihnya bersama dua rekannya, M Rifki Inzaghi Sitorus Pane dan Rian Gordon Sitorus, yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi kontingen Sumut.
Meskipun merayakan Lebaran bersama keluarga, Glenn tetap menyadari tanggung jawabnya sebagai atlet. Selama liburan, intensitas latihan memang menurun, terutama dari segi teknik, karena keterbatasan fasilitas panjat tebing di Dumai.
“Selama Lebaran, latihan pasti menurun, apalagi untuk teknik. Di sini fasilitasnya belum memadai, jadi paling hanya menjaga kondisi fisik saja. Nanti setelah kembali ke Medan, baru fokus lagi ke teknik,” ujarnya.
Glenn dijadwalkan kembali ke Medan pada 26 atau 27 Maret 2026 untuk melanjutkan program latihan secara penuh. Ia menyebut, persiapan harus segera ditingkatkan mengingat sejumlah kejuaraan telah menanti dalam waktu dekat.
“Kalender kejuaraan sudah mulai dekat. Bulan Mei ada Piala Wali Kota Tangerang, lalu Juni ada Kapolda Cup Riau. Kalau ada kesempatan dan kondisi siap, tentu ingin ikut,” tambahnya.
Dari sisi pola makan, Glenn mengaku cukup mampu menjaga asupan selama Lebaran. Kebiasaan disiplin saat berpuasa masih terbawa, sehingga ia tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan khas Lebaran yang identik dengan santan dan lemak.
“Bersyukur pola makan masih cukup terjaga. Walaupun makan makanan Lebaran yang bersantan dan berminyak, tapi tidak berlebihan. Jadi masih bisa dikontrol,” tuturnya.
Lebih lanjut, Glenn juga menyimpan harapan besar untuk masa depannya di dunia rock climbing. Ia berharap dapat terus meningkatkan prestasi, bahkan menembus pemusatan latihan nasional (pelatnas) dan memperkuat Tim Nasional Indonesia di ajang internasional.
Ia juga mengaku bangga karena salah satu rekannya, Rian Gordon, yang turut meraih emas di PON 2024, telah lebih dulu masuk pelatnas.
“Kami bertiga yang meraih emas di PON, sekarang satu sudah masuk pelatnas. Tentu kami bangga. Harapannya ke depan saya juga bisa menyusul, bisa dipercaya memperkuat Indonesia di ajang internasional, seperti World Cup atau event besar lainnya,” pungkasnya.
Dengan semangat baru usai Lebaran, Glenn bertekad kembali fokus menjalani latihan demi meraih prestasi yang lebih tinggi dan mengharumkan nama Sumatera Utara di kancah nasional maupun internasional.












