Nasib Sial Uilliam Barros di Tengah Kritik Bobotoh dan Sanksi AFC
Pemain asing Persib Bandung, Uilliam Barros, tengah menghadapi berbagai tantangan baik dari sisi performa maupun hukuman dari AFC. Di tengah kritik yang terus menerpa dari suporter setia Persib, Bobotoh, Uilliam Barros juga mendapat sanksi berat akibat tindakan kerasnya dalam laga melawan Ratchaburi FC.
Sanksi Dari AFC
Uilliam Barros didenda sebesar 1.500 Dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp25,5 juta. Selain denda, ia juga dilarang bermain selama dua pertandingan. Sanksi tersebut diberikan karena pelanggaran keras yang dilakukannya terhadap pemain Ratchaburi FC dalam laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026. Pelanggaran itu terjadi saat Uilliam Barros melakukan tackle keras yang menyebabkan kartu merah langsung diberikan oleh wasit tanpa pengecekan VAR.
Kartu Merah Uilliam Barros
Dalam laga Persib Bandung kontra Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026), Uillam Barros mendapat kartu merah pada menit 45+6′. Ia melakukan sleding tackle keras pada Jonathan Khemdee. Dari tayangan ulang, kaki Uillam Barros mengenai kaki Jonathan Khemdee. Wasit pun langsung memberikan kartu merah tanpa pengecekan VAR.
Uillam Barros harus keluar lapangan pada babak pertama, alias menit 45+6′. Keputusan ini memicu kritik dari para penggemar Persib, yang merasa bahwa keputusan pelatih Bojan Hodak untuk tetap memainkan Uilliam Barros tidak sesuai dengan harapan.

Kritik Bobotoh Terhadap Bojan Hodak
Instagram Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung, baru-baru ini diserbu oleh suporter setianya, Bobotoh. Mereka meminta kepada Bojan Hodak untuk mengganti Uillam Barros, striker asing Persib Bandung. Bobotoh curiga bahwa Uillam Barros adalah pemain kesayangan Bojan Hodak. Mengingat Uillam Barros selalu menjadi andalan Bojan Hodak meski kerap underperform dan penampilannya tak sesuai ekspektasi.
Terbaru, Uilliam Barros dianggap sebagai salah satu dalang kegagalan Persib Bandung meraih tiga poin dari Borneo FC. Persib Bandung sejatinya bisa menang 1-0 atas Borneo FC. Mengingat gol tunggal Persib Bandung yang dilesatkan Adam Alis di paruh babak pertama mampu bertahan hingga menit-menit akhir babak kedua. Petaka datang bagi Persib Bandung di menit ke-80 an. Uilliam Barros melakukan pelanggaran hand ball di kotak terlarang milik Persib Bandung dan membuat wasit menujuk titik putih. Mariano Peralta yang menjadi eksekutor berhasil mengkonversi peluang menjadi gol saat laga memasuki menit ke-84.
Bobotoh meminta kepada Bojan Hodak untuk mengevaluasi Uilliam Barros dan melepas striker asing asal Brasil tersebut di akhir musim 2025/2026. Hal itu diketahui dari kolom komentar unggahan Bojan Hodak di Instagram yang diunggah sang pelatih pada 11 Februari 2026 silam.
- “Saya meminta agar pemain yang melakukan pelanggaran dalam beberapa pertandingan segera diganti. Dan mengapa kau selalu harus bermain Baros? Apakah kamu tidak melihat penampilannya di setiap pertandingan?”
- “Why always barros??????????,”
- “Play Barros until the end of the world, coach,”
- “Coach yakin @uilliambarros94 & @ramon_tanque98 mau dipertahankan ?? Coba belajar rekrut striker ke coach @robertrenealberts,”
- “please coach evaluasi barros @uilliambarros94 !,”
Performa Uilliam Barros
Uilliam Barros adalah rekrutan Persib Bandung di awal musim 2025/2026. Ia dikontrak Persib Bandung hingga 31 Mei 2027 mendatang. Uillam Barros sudah mengemas 10 gol dari 34 pertandingan yang ia bukukan bagi Persib Bandung di semua kompetisi pada musim ini.
Menarik dinantikan, apakah Persib Bandung dan Bojan Hodak akan melepas Uilliam Barros di akhir musim 2025/2026 setelah banjir desakan dari Bobotoh.












