Perubahan Strategi dan Kemenangan Bali United di Pekan Ke-24
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, melakukan perubahan strategi dalam penempatan starting line up yang berdampak signifikan pada hasil pertandingan. Dalam laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/26, dua pemain asing teranyar, Diego Campos dan Tappei Yachida, akhirnya dimainkan setelah sebelumnya hanya menjadi cadangan.
Kedua pemain tersebut menunjukkan performa yang mengesankan dengan mencetak gol masing-masing. Diego Campos berhasil mencetak satu gol sementara Tappei Yachida mencatatkan dua gol untuk Bali United. Hasil ini memperkuat posisi tim di klasemen sementara.
Performa Mengesankan Dari Pemain Asing
Pada pertandingan melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Bali United sukses meraih kemenangan dengan skor akhir 4-3. Kemenangan ini memberikan poin penuh bagi Bali United dan menggeser posisinya dari peringkat ke-11 ke peringkat ke-9 di klasemen sementara.
Diego Campos, penyerang sayap Bali United, menyampaikan rasa senangnya atas kemenangan tim. Ia mengatakan bahwa kemenangan ini menjadi modal penting karena sebelumnya Bali United belum mampu meraih hasil positif di putaran kedua. Gol pertama yang dicetak oleh Campos adalah hasil umpan dari Kadek Agung di menit ke-28.
“Ya, pertandingan yang sulit menghadapi lawan yang memiliki kualitas,” ujar Campos. “Kami berhasil memulai pertandingan dengan baik dan mencetak dua gol di babak pertama serta membuat beberapa peluang.”
Meski sempat dihantam tekanan dari Arema FC, Bali United berhasil menjaga konsistensi dan mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
Drama Sepanjang Pertandingan
Pertandingan antara Bali United dan Arema FC berlangsung sangat dinamis dengan drama tujuh gol yang tercipta. Di awal pertandingan, Tappei Yachida membuka keunggulan Bali United pada menit ke-23 setelah menerima umpan dari Diego Campos.
Di menit ke-28, Diego Campos mencetak gol kedua setelah menerima umpan dari Yachida. Skor 0-2 bertahan hingga babak pertama usai. Babak kedua dimulai dengan tekanan dari Arema FC, yang berhasil memperkecil ketertinggalan melalui gol Dalberto di menit ke-62.
Tappei Yachida kemudian menambah gol di menit ke-66 setelah menerima umpan cut back Irfan Jaya. Arema FC pun mendapat kesempatan melalui penalti di menit ke-78, yang berhasil dieksekusi oleh Dalberto sehingga skor menjadi 2-3.
Gol Bunuh Diri Menutup Laga
Di akhir pertandingan, terjadi dua gol bunuh diri yang mengubah skor akhir. Pertama, Betinho salah mengantisipasi bola dari Mike Hauptmeijer di menit 90+3, yang berujung pada gol ke gawang Gianluca Pandeynuwu. Semenit kemudian, Kadek Arel juga membuat kesalahan serupa, yang berujung masuknya bola ke gawang Mike Hauptmeijer.
Skor akhir 3-4 tetap bertahan hingga waktu penuh, dengan Bali United keluar sebagai pemenang. Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan kepuasannya atas pencapaian tim. Ia menyebutkan bahwa para pemain mampu fokus hingga akhir pertandingan meskipun sempat unggul dua gol lebih dulu.
Kesimpulan
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa perubahan strategi yang dilakukan oleh Johnny Jansen mulai membuahkan hasil. Performa Diego Campos dan Tappei Yachida memberikan dampak positif terhadap kinerja tim. Dengan kemenangan ini, Bali United semakin percaya diri menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.












