Ganda Putra Indonesia Melaju ke Babak 16 Besar All England Open 2026
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, ganda putra Indonesia, berhasil memastikan tempat mereka sebagai wakil pertama dari Tanah Air yang melangkah ke babak 16 besar All England Open 2026. Pertandingan ini berlangsung hari ini, Selasa (3/3/2026), di Utilita Arena, Birmingham, Inggris.
Pada laga perdana mereka, Raymond/Joaquin menghadapi pasangan asal Korea Selatan, Kang Min-hyuk/Ki Dong-ju. Meski menghadapi lawan tangguh, pasangan Indonesia ini mampu menang dengan skor 17-21, 21-12, 21-19 dalam waktu 64 menit. Hasil ini menjadi angin segar bagi tim Merah Putih setelah dua wakil lainnya, yaitu Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di sektor ganda putra dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum di sektor ganda putri, gagal melaju.
Kemenangan Raymond/Joaquin memberi harapan bagi Indonesia untuk menambah catatan positif pada hari pertama turnamen. Jika Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Putri Kusuma Wardani bisa meraih kemenangan, peluang Indonesia untuk tampil lebih baik akan semakin terbuka.
Perjalanan Menegangkan di Gim Pertama
Di awal gim pertama, Kang/Ki langsung menunjukkan dominasi mereka dengan mencetak tiga poin beruntun. Permainan Raymond/Joaquin belum stabil, sehingga membuat mereka kesulitan mengimbangi tekanan lawan. Namun, pasangan Indonesia berusaha bangkit dengan memperkecil jarak menjadi satu poin saja.
Meski sering kali dihambat oleh Kang/Ki, Raymond/Joaquin tetap mampu bertahan cukup ketat. Pada interval gim pertama, Ki Dong-ju sukses menutup perlawanan Raymond/Joaquin dengan skor 11-9. Keuntungan langsung diraih Indonesia setelah jeda, saat pukulan Ki menyangkut di net.
Geliat tekanan Raymond/Joaquin mencapai puncaknya saat mereka mampu memaksa Ki melakukan kesalahan. Dengan demikian, Indonesia menyamakan skor 14-14 untuk pertama kalinya dalam pertandingan ini. Meskipun sempat kehilangan dua poin beruntun, Raymond/Joaquin berhasil mengejar Kang/Ki di masa krusial.
Namun, pertahanan yang kurang baik dari Raymond/Joaquin harus dibayar mahal. Mereka gagal meredam tekanan Kang/Ki yang akhirnya mencetak tiga poin beruntun. Dengan dua poin beruntun, Kang/Ki menutup perlawanan Raymond/Joaquin pada gim pertama dengan skor 21-17.
Kemenangan di Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Raymond/Joaquin berusaha tampil lebih disiplin dan mampu mengimbangi Kang/Ki dua kali. Intensitas persaingan meningkat, dengan kedua pasangan saling berbagi angka sebelum Raymond/Joaquin berhasil merebut momentum.
Unggul 3 poin, Raymond/Joaquin diguncang oleh tekanan dari Kang/Ki yang mampu memangkas margin angka secara signifikan. Namun, mereka memanfaatkan celah kesalahan lawan untuk merebut keunggulan pada interval pertama dengan skor 11-6.
Setelah jeda, Raymond/Joaquin kian tidak terbendung untuk mendulang poin dan menciptakan jarak yang cukup lebar dengan Kang/Ki. Dengan raihan empat poin beruntun, mereka meninggalkan Kang/Ki yang semakin sulit untuk bangkit dengan skor 18-8.
Di masa krusial, permainan Raymond/Joaquin sedikit menurun, sehingga memungkinkan Kang/Ki untuk mendekat. Meski begitu, Raymond/Joaquin kembali bangkit dan memastikan kemenangan mereka pada gim kedua dengan skor 21-12.
Drama di Gim Ketiga
Di gim ketiga, Raymond/Joaquin tampil cekatan untuk mengamankan keunggulan lebih dulu usai meraih empat angka secara beruntun. Namun, keunggulan itu mulai goyah seiring dengan kelengahan mereka dalam membendung tekanan Kang/Ki yang akhirnya bisa menyamakan skor.
Kang/Ki akhirnya berhasil berbalik unggul dan membungkam Raymond/Joaquin pada interval gim ketiga dengan skor 11-8. Tak ingin menyerah, Raymond/Joaquin langsung menggebrak dan memberikan perlawanan sengit melalui raihan enam poin beruntun.
Dengan torehan tersebut, Raymond/Joaquin berbalik unggul 14-11 atas Kang/Ki. Petaka mulai terjadi saat mereka unggul 16-12, dan Kang/Ki menaikkan tekanan secara intensif. Akhirnya, terjadi empat kali berbagi angka sebelum Raymond/Joaquin mendapatkan momen match poin terlebih dulu.
Akhirnya, mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menang 21-19 setelah pukulan Ki membentur net. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Raymond/Joaquin mampu tampil kompetitif di ajang All England Open 2026.












