Kecelakaan Maut di Jalan Pangeran Hidayat, Mobil Terjebak di Tengah Jalan
Seorang sopir mobil yang sedang melintasi Jl Pangeran Hidayat atau yang dikenal dengan sebutan Jalan Dua Susun (JDS) di Gorontalo mengalami kecelakaan yang cukup mengerikan. Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, sekitar pukul 12.30 Wita, saat mobil yang dikendarainya tiba-tiba oleng dan menabrak pohon di tengah jalan.
Perjalanan dari Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, yang seharusnya lancar berubah menjadi peristiwa tak terduga. Mobil yang dikemudikan oleh Rakhmat Saleh Minullah harus tertahan di tengah jalan setelah menabrak pohon setinggi dua meter. Beruntung, pohon tersebut menjadi median yang membantu mencegah mobil terjungkal ke bawah jalan.
Kerusakan Serius pada Bagian Depan Mobil
Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan bahwa mobil mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Kap mesin rusak, bemper depan hancur, dan secara keseluruhan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan akibat benturan keras dengan pohon.
Posisi ban depan dan belakang mobil bagian kanan sempat tergantung, sehingga menyulitkan proses evakuasi. Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi ketika pengemudi mencoba menghindari sebuah sepeda motor yang tiba-tiba melintas di depannya. Karena jarak yang terlalu dekat, pengemudi spontan membanting setir, sehingga mobil kehilangan kendali dan menabrak pohon.
Penumpang Selamat, Tidak Ada Korban Jiwa
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sopir yang terlibat kecelakaan ternyata sedang bersama satu orang penumpang perempuan. Keduanya selamat dan hanya mengalami luka ringan. Informasi lain menyebutkan bahwa keduanya merupakan karyawan salah satu perusahaan pembiayaan (finance) yang ada di Kota Gorontalo. Setelah kejadian, mereka sudah tidak berada di lokasi kejadian, hanya sisa mobilnya saja yang tersisa.
Proses Evakuasi yang Memakan Waktu
Petugas Kepolisian Lalu Lintas segera tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan area kecelakaan. Arus lalu lintas di Jalan Pangeran Hidayat sempat melambat karena banyaknya warga yang berhenti untuk melihat kejadian tersebut. Apalagi kecelakaan terjadi di tengah bagian jalan, sehingga jalur dipaksa ditutup sementara.
Sejumlah anggota polisi tampak mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan panjang, mengingat lokasi kejadian merupakan salah satu jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Sekitar pukul 13.56 Wita, proses evakuasi mobil mulai dilakukan. Sebuah mobil derek crane dikerahkan ke lokasi untuk mengangkat kendaraan yang terjebak di saluran dan tersangkut pohon.
Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan. Tali pengait dipasang pada bagian rangka mobil, sementara beberapa warga membantu menyingkirkan dahan dan batang pohon yang menghalangi. Mobil perlahan diangkat dari posisi miring hingga akhirnya berhasil diturunkan kembali ke badan jalan. Beberapa warga terlihat membantu dengan peralatan seadanya, sementara sebagian lainnya hanya menyaksikan dari pinggir jalan.
Evakuasi berlangsung kurang lebih setengah jam hingga mobil berhasil dipindahkan sepenuhnya.
Kerugian Materi Ditaksir Capai Rp40 Juta hingga Rp50 Juta
Akibat kejadian tersebut, kerugian materi ditaksir cukup besar. Kerusakan mobil diperkirakan mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta, mengingat kondisi bodi depan, suspensi, serta bagian mesin yang terdampak langsung benturan keras.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan pendalaman terkait kronologi kejadian. Pengemudi juga nantinya akan dimintai keterangan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Petugas mengimbau para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.
Jalan Pangeran Hidayat diketahui memiliki arus lalu lintas yang cukup padat, terutama pada jam-jam sibuk siang hingga sore hari. Jalan ini menghubungkan antara jalan ex Andalas atau Prof Jhon Aryo Katili dan Jalan HOS Cokroaminoto. Kejadian kecelakaan tepat berada di depan Puskesmas Kota Utara.












