Budaya  

Masjid Jami Nurul Hikmah, Ikon Megah di Pemkab Bekasi

Sejarah dan Keunikan Masjid Jami Nurul Hikmah di Kompleks Pemkab Bekasi

Masjid Jami Nurul Hikmah menjadi salah satu bangunan yang memiliki makna sejarah dan keindahan arsitektur. Berdiri megah di kompleks Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi simbol perubahan wilayah seiring dengan pemekaran dan pemindahan pusat pemerintahan.

Sejarah Pemindahan Pusat Pemerintahan

Dulu, pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi berada di Insinyur Juanda Kota Bekasi. Namun, pada tahun 2004 terjadi pemekaran wilayah, sehingga pusat pemerintahan dipindahkan ke kawasan Deltamas Cikarang Pusat. Dalam proses tersebut, Masjid Jami Nurul Hikmah dibangun sebagai bagian dari infrastruktur pendukung yang menyertai perkantoran pemerintah daerah.

Masjid ini berdiri di antara gedung-gedung perkantoran seperti Kantor Bupati dan Gedung DPRD Kabupaten Bekasi. Dengan desain klasik modern, masjid ini menjadi pusat kegiatan keagamaan bagi para pegawai maupun masyarakat sekitar.

Desain Arsitektur yang Mewah

Masjid Jami Nurul Hikmah memiliki lima kubah emas yang mencerminkan kesan megah dan kemegahan. Bangunan utamanya berbentuk persegi dengan satu kubah raksasa di tengah dan empat kubah kecil di setiap sisinya. Luas bangunan mencapai sekitar 2.000 meter persegi, menjadikannya sebagai salah satu masjid yang cukup besar di area tersebut.

Ketika memasuki kompleks masjid, jemaah akan melalui tiga lorong sekaligus. Dua lorong di sisi kiri dan kanan digunakan untuk akses ke tempat wudhu dan toilet, sedangkan lorong lurus mengarah langsung ke ruang utama masjid. Di lorong utama terdapat dinding ornamen batu yang dihiasi air mancur dan kolam kecil, memberikan nuansa sejuk meski berada di tengah kawasan industri yang panas.

Interior yang Menawan

Di dalam masjid, dua pintu kayu besar dengan tinggi sekitar empat meter menjadi ciri khas. Karpet tebal berwarna merah memenuhi ruang salat utama, dengan salur emas yang membimbing saf salat. Aksen emas juga terlihat pada mimbar dan bagian depan masjid.

Tembok di bagian imam dilengkapi dengan kaligrafi dan ornamen emas yang mencapai tinggi lebih dari 8 meter. Mimbar imam dibuat lebih tinggi agar dapat mencapai jamaah saat ceramah. Atap masjid juga dihiasi dengan kaligrafi yang mengitari ruang utama, menambah kesan mewah dan elegan.

Fungsi Masjid dalam Kehidupan Harian

Masjid ini terdiri dari dua lantai. Pada hari biasa, lantai dua digunakan untuk salat wanita, sedangkan pada hari Jumat seluruh lantai difungsikan untuk jamaah pria. Meskipun ramai saat hari kerja, aktivitas masjid berkurang pada hari libur atau setelah jam kerja.

Menurut Ketua Harian DKM Masjid Jami Nurul Hikmah, Hafiz, jumlah jamaah pada hari Sabtu, Minggu, atau hari libur tanggal merah sangat sedikit. Selama bulan Ramadan, hanya ada satu kegiatan utama, yaitu pengajian setiap Rabu usai salat dhuhur. Meski begitu, tarawih tetap digelar, serta disediakan minum dan takjil untuk jamaah.

Jamaah yang datang selama Ramadan terbatas, terutama saat jam buka puasa maupun tarawih. Rata-rata jamaah yang hadir adalah ASN dan pegawai di lingkungan perkantoran Pemkab Bekasi, serta sebagian kecil warga sekitar. Lokasi masjid yang berada di kawasan industri membuat warga sekitar jarang datang.


Ratna Purnama

Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *