Dampak mematikan Arema FC: Persija terpuruk, gelar Super League jadi milik Persib dan Borneo FC?

Persija Jakarta Tertinggal Dalam Perburuan Gelar Juara Super League 2025/26

Persija Jakarta kini tertinggal enam poin dari Persib Bandung (47 poin) dan lima poin dari Borneo FC (46 poin) setelah gagal meraih poin di pekan ke-20. Di saat Persib menang atas Malut United dan Borneo FC menekuk Bhayangkara FC, Persija menjadi satu-satunya tim di tiga besar yang gagal meraih kemenangan pekan ini.

Harapan fans untuk melihat persaingan tiga tim hingga akhir musim mulai pudar karena ketidakkonsistenan performa anak asuh Mauricio Souza. Ambisi Persija Jakarta untuk memanaskan persaingan gelar juara Super League 2025/2026 harus membentur tembok tebal. Kekalahan mengejutkan 0-2 dari Arema FC di depan publik sendiri tak hanya memutus tren positif, tetapi juga membuat Macan Kemayoran tercecer dari jalur perburuan takhta.

Dengan selisih enam poin yang kini terbentang dari puncak klasemen, publik mulai mempertanyakan apakah perebutan gelar juara kini hanya menyisakan duel dua kuda pacu antara Persib Bandung dan Borneo FC.

Persija Tercecer dari Jalur Juara Super League 2025/26

Sebelumnya, Persija diharapkan membuat perebutan juara semakin seru dengan skema tiga kuda pacu yang meliputi Persija, Borneo FC, dan juara bertahan Persib Bandung. Namun, hasil terbaru menunjukkan bahwa Persija belum punya konsistensi untuk mengimbangi performa Borneo, apalagi Persib.

Pada Minggu (8/2/2026), Persija menjamu Arema FC pada laga pekan ke-20 Super League. Berlaga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta ternyata tak membuat pasukan Mauricio Souza tampil gahar. Maxwell Souza dkk memang bisa menguasai bola, tetapi mereka buntu di hadapan lini pertahanan Singo Edan. Pemain Arema FC, Gabriel Silva pun menghukum impotensi Persija dengan dua gol untuk membawa Arema menang 0-2.

Kini Persija sudah tertinggal enam poin dari Persib Bandung dalam perburuan juara Super League. Hasil ini membuat Persija Jakarta tak lagi mewarnai persaingan title race di Super League 2025/26.

Dominasi Persib dan Borneo FC di Puncak Klasemen

Dengan hasil tersebut, Persija menjadi satu-satunya tim tiga besar yang gagal meraup tiga poin pada pekan ini. Di sisi lain, Persib menang 2-0 atas Malut United pada Jumat lalu, sementara Borneo juga memenangi laga tandang kontra Bhayangkara FC dengan skor 1-2 pada Sabtu lalu.

Saat ini, puncak klasemen masih dikuasai Persib dengan 47 poin, dibuntuti oleh Borneo dengan 46 poin. Bagi fans netral, kini hanya Pesut Etam yang bisa menjadi harapan untuk menjadi perlawanan bagi Persib di jalur juara. Jika kelak Borneo juga “mleyot” di sisa musim, maka Persib diprediksi tak akan terhentikan untuk meraih titel ketiga secara beruntun.

Menanggapi situasi ini, pelatih Mauricio Souza memilih untuk tetap tenang. “Terkait selisih 6 poin dengan Persib, kami hanya fokus pada diri sendiri,” ujar Mauricio Souza di SUGBK, Jakarta, Minggu (8/2/2026). “Laga ini memang sangat penting karena tim di atas kami menang. Kompetisi masih panjang. Fokus saya sekarang adalah mematangkan pemain baru,” kata Souza.

Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra Tak Dimainkan

Selain perebutan gelar juara, saat Persija Jakarta dibekuk Arema FC, Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra hanya duduk di bangku cadangan. Persija terpantau belum mengoptimalkan potensi pemain cadangannya pada laga tersebut. Situasi tersebut membuat pelatih Mauricio Souza dikritik karena tak memaksimalkan pemain cadangan.

Juru racik asal Brasil itu hanya menggunakan jatah tiga pergantian, meski timnya mengalami kebuntuan. Tiga pemain pengganti yang masuk yaitu Arlyansyah Abdulmanan, Van Basty Sousa, dan Eksel Runtukahu. Mauricio Souza enggan menurunkan sejumlah nama besar yang direkrut pada bursa transfer Januari, salah satunya Paulo Ricardo, yang bermain di UEFA Conference League pada Desember, dan ia hanya menghuni bench.

Dua pemain naturalisasi timnas Indonesia, Shayne Pattynama dan Mauro Zijlstra, juga tak bermain dalam laga tersebut. Pattynama tidak diturunkan lantaran Dony Tri Pamungkas masih dipilih sebagai bek kiri starter. Sementara itu, Zijlstra juga belum dimainkan karena Witan Sulaeman tetap dipercaya sejak menit awal. “Pemain baru lainnya belum tentu mendapatkan posisi inti,” ucap Mauricio Souza sebelum pertandingan. “Mereka harus berjuang keras,” katanya.

Di sisi lain, apabila Mauricio Souza tak memberi tempat pada pemain baru, nama-nama besar di bench terancam menjadi “mubazir”. Sudah dibekali skuad mewah tetapi terlempar dari jalur juara, posisi Mauricio Souza pun kini terancam goyah.

Klasemen Super League 2025/2026

Berikut klasemen sementara Super League 2025/2026 update Senin, (9/2/2026) malam:

No. Klub                                        Poin
1   PERSIB BANDUNG                   47  
2   BORNEO FC SAMARINDA        46  
3   PERSIJA JAKARTA                      41  
4   MALUT UNITED FC                  37  
5   PERSEBAYA SURABAYA            35  
6   PERSITA                                      32  
7   PSIM YOGYAKARTA                 31  
8   BALI UNITED FC                        28  
9   AREMA FC                                  27  
10   BHAYANGKARA FC                  26  
11   PERSIK KEDIRI                          25  
12   DEWA UNITED BANTEN FC    24  
13   PSM MAKASSAR                      23  
14   MADURA UNITED FC              18  
15   PSBS BIAK                                17  
16   SEMEN PADANG FC                15  
17   PERSIJAP JEPARA                      15  
18   PERSIS SOLO                            11  

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *