4 Fakta Juventus Gagal di Coppa Italia, Palladino Bantu Atalanta Lebih Cerdas

Fakta-Fakta Kekalahan Juventus di Coppa Italia

Kekalahan yang dialami oleh Juventus dalam pertandingan melawan Atalanta di Coppa Italia musim 2025/2026, menunjukkan bahwa ambisi besar Bianconeri untuk melangkah lebih jauh harus berakhir. Berlaga di New Balance Arena, Juventus kalah dengan skor 0-3 dari Atalanta pada Jumat (6/2/2026). Hasil ini membuat mereka tersingkir dari kompetisi dan harus mempersiapkan diri untuk menghadapi babak berikutnya.

Atalanta kini hanya tinggal menunggu hasil pertandingan antara Bologna dan Lazio untuk menentukan lawan di semifinal Coppa Italia. Kemenangan ini juga menjadi bukti keberhasilan pelatih Atalanta, Raffaele Palladino, yang berhasil membawa La Dea tampil lebih cerdas dibandingkan Bianconeri. Taktik yang digunakan oleh Palladino mampu memanfaatkan momentum dan memaksa Juventus hanya unggul dalam statistik.

Pada laga tersebut, Atalanta mencetak tiga gol yang sangat penting. Gol pertama dicetak oleh Gianluca Scamacca pada menit ke-27 melalui titik putih setelah Bremer menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti. Dua gol lainnya datang di babak kedua, yaitu dari aksi Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic.

Statistik yang Membuktikan Kekalahan Juventus

Meskipun Juventus terlihat unggul dalam beberapa aspek, seperti penguasaan bola yang mencapai 58 persen berbanding 42 persen, serta menciptakan 13 peluang, hanya dua yang tepat sasaran. Sementara itu, Atalanta hanya melepaskan delapan upaya, empat di antaranya mengenai sasaran, dan tiga berujung gol.

4 Fakta Kekalahan Juventus

  1. Pemain Pengganti Gacor

    Dua gol terakhir Atalanta yang tercipta pada menit 77 dan 85 dicetak oleh pemain pengganti, yaitu Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic. Sulemana masuk pada menit ke-71 menggantikan Gianluca Scamacca dan tujuh menit kemudian berhasil menggandakan keunggulan La Dea. Sementara itu, Mario Pasalic mencetak gol kurang dari satu menit setelah masuk sebagai pengganti. Hal ini menunjukkan kecerdasan Raffaele Palladino dalam memanfaatkan momen penting.

  2. Skor Identik

    Skor 0-3 ini terulang persis setelah tujuh tahun sebelumnya di kompetisi Coppa Italia. Pada 2019, Juventus juga kalah dengan skor yang sama di Bergamo, menandakan bahwa Atalanta sering menjadi penyebab kekalahan Bianconeri di fase knockout.

  3. Atalanta Balas Dendam

    Kemenangan ini menjadi kemenangan revans sempurna bagi Atalanta atas kekalahan dari Juventus di final Coppa Italia 2021 dan 2024. Bahkan, anak asuh Raffaele Palladino tidak pernah kalah dalam empat pertemuan kompetitif beruntun melawan Juventus sejak final 2024, termasuk hasil dini hari tadi.

  4. Juventus Apes Dua Musim Beruntun

    Bianconeri tersingkir di perempat final untuk musim kedua berturut-turut. Hasil ini menjadi kali kedua secara beruntun bagi Juventus gagal lolos dari babak 8 besar Coppa Italia. Meskipun Juventus berstatus sebagai pemegang gelar juara Coppa Italia terbanyak dengan 15 trofi, mereka kembali merasakan kekecewaan.

Reaksi Spalletti

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengaku kecewa dengan kekalahan ini. Ia menilai Bianconeri banyak membuang peluang dan sulit menemukan finishing yang baik. Sebaliknya, ia memuji Atalanta yang bermain efektif dan pandai memanfaatkan momentum saat Juventus lengah.

“Kami beri selamat kepada mereka karena mereka bermain sepak bola yang bagus dan merupakan tim yang dibangun dengan baik,” ujarnya.

Rating Pemain Atalanta vs Juventus

Berikut adalah rating pemain dari kedua tim:

Atalanta (3-4-2-1)

– Marco Carnesecchi – 6,5

– Giorgio Scalvini – 7

– Berat Djimsiti – 7

– Honest Ahanor – 6

– Davide Zappacosta – 7,5

– Marten de Roon – 7

– Ederson – 7

– Lorenzo Bernasconi – 6,5

– Giacomo Raspadori – 6,5

– Charles De Ketelaere – 6,5

– Gianluca Scamacca – 7

– Raoul Bellanova – 6,5

– Kamaldeen Sulemana – 7

– Nikola Krstovic – 6

– Odilon Kossounou –

– Mario Pasalic – 6,5

– Pelatih: Raffaele Palladino – 6,5

Juventus (4-2-3-1)

– Mattia Perin – 5,5

– Pierre Kalulu – 5

– Federico Gatti – 5,5

– Gleison Bremer – 5

– Lloyd Kelly – 5,5

– Manuel Locatelli – 5,5

– Khephren Thuram – 6

– Francisco Conceicao – 6,5

– Weston McKennie – 5,5

– Andrea Cambiaso – 5

– Jonathan David – 5

– Jeremie Boga – 5,5

– Emil Holm –

– Teun Koopmeiners – 4,5

– Edon Zhegrova –

– Lois Openda –

– Pelatih: Luciano Spalletti – 5

Atikah Zahirah

Seorang Penulis berita yang menelusuri tren budaya pop, musik, dan komunitas kreatif. Ia suka menghadiri acara seni, menonton konser, serta memotret panggung. Waktu luangnya ia gunakan untuk mendengarkan playlist indie. Motto: “Budaya adalah denyut kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *