JAKARTA,
Hujan deras yang terjadi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Jumat (23/1/2026) menyebabkan banjir masih menggenang di beberapa wilayah DKI Jakarta hingga Sabtu (24/1/2026) pagi. Berdasarkan laporan dari Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohammad Yohan, hingga pukul 06.00 WIB, Sabtu, terdapat 90 RT dan 9 ruas jalan yang masih tergenang.
Berikut rincian wilayah yang terdampak:
Jakarta Barat: 51 RT
-
Kelurahan Duri Kosambi: 6 RT dengan ketinggian antara 20 hingga 120 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke. -
Kelurahan Kapuk: 3 RT dengan ketinggian antara 50 hingga 70 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi. -
Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT dengan ketinggian antara 40 hingga 50 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi. -
Kelurahan Rawa Buaya: 9 RT dengan ketinggian antara 50 hingga 120 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi. -
Kelurahan Jelambar: 4 RT dengan ketinggian 20 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi. -
Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT dengan ketinggian antara 60 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan. -
Kelurahan Kedoya Utara: 7 RT dengan ketinggian antara 15 hingga 80 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi. -
Kelurahan Joglo: 1 RT dengan ketinggian 40 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi. -
Kelurahan Kembangan Selatan: 5 RT dengan ketinggian antara 25 hingga 60 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan. -
Kelurahan Kembangan Utara: 3 RT dengan ketinggian antara 25 hingga 70 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke. -
Kelurahan Meruya Selatan: 1 RT dengan ketinggian 50 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi.
Jakarta Selatan: 7 RT
-
Kelurahan Rawajati: 3 RT dengan ketinggian antara 25 hingga 130 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung. -
Kelurahan Pejaten Timur: 3 RT dengan ketinggian 210 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung. -
Kelurahan Kebon Baru: 1 RT dengan ketinggian 50 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.
Jakarta Timur: 25 RT
-
Kelurahan Rawa Terate: 1 RT dengan ketinggian 80 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi. -
Kelurahan Bidara Cina: 4 RT dengan ketinggian antara 180 hingga 190 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung. -
Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT dengan ketinggian antara 150 hingga 175 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung. -
Kelurahan Cawang: 9 RT dengan ketinggian antara 80 hingga 250 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung. -
Kelurahan Cililitan: 2 RT dengan ketinggian 230 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung. -
Cipinang Melayu: 4 RT dengan ketinggian antara 20 hingga 50 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali PHB Sulaiman.
Jakarta Utara: 7 RT
- Kelurahan Kapuk Muara: 7 RT dengan ketinggian antara 40 hingga 75 cm.
Penyebab: Curah hujan tinggi.
Ruas Jalan Tergenang
Berikut sembilan ruas jalan yang masih tergenang:
1. Jl. Daan Mogot KM 13 (Seberang Victoria / Pabrik Gelas), Kel. Cengkareng Timur, Jakarta Barat.
Ketinggian: 20 cm.
-
Jl. Gotong Royong RT.06 RW 08, Kel. Kapuk, Jakarta Barat.
Ketinggian: 20 cm. -
Jl. Kapuk Bongkaran RT.022 RW 012, Kel. Kapuk, Jakarta Barat.
Ketinggian: 20 cm. -
Depan RS. Soeharto Heerdjan Jl. Prof. Dr. Latumeten No.1, RT.1/RW.4, Kel. Jelambar, Jakarta Barat.
Ketinggian: 10 cm. -
Jl. Taman Kota, Kel. Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat.
Ketinggian: 20 cm. -
Perumahan BTN Jl. Delima VIII, Kel. Kembangan Utara, Jakarta Barat.
Ketinggian: 20 cm. -
Jl. Strategi Raya, Kel. Joglo, Jakarta Barat.
Ketinggian: 30 cm. -
Jl. Pulo Indah, Kel. Duri Kosambi, Jakarta Barat.
Ketinggian: 20 cm. -
Jl. Prepedan Raya, Kel. Kamal, Jakarta Barat.
Ketinggian: 15 cm.
Lokasi Jalan Tergenang yang Sudah Surut
Beberapa lokasi jalan yang sudah surut meliputi:
1. Jl. Tlk. Permata, Kel. Pejagalan, Jakarta Utara.
2. Jl. Basoka Raya, Kel. Joglo, Jakarta Barat.
3. Jl. Kebon Pala II RW 04, Kel. Kebon Pala, Jakarta Timur.
4. Jl. Kebon Pala II RW 05, Kel. Kebon Pala, Jakarta Timur.
5. Jl. Jembatan Lama RW 007, Kel. Makasar, Jakarta Timur.
6. Jl Pulo Raya IV RT 6 RW 1 (Akses Jalan), Kel. Petogogan, Jakarta Selatan.
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah dan bekerja sama dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat dalam melakukan penyedotan genangan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” ujar Yohan.












