Daerah  

Jadwal dan Lokasi Pemakaman Florencia, Bukan di Tondano Minahasa

Rencana Pemakaman Florencia Wibisono

Pemakaman Florencia Wibisono, salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500, akan dilaksanakan pada hari ini, Sabtu (24/1/2026). Prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 12.00 Wita. Meski jenazahnya disemayamkan di Tondano Timur, lokasi pemakaman tidak berada di wilayah tersebut melainkan di Desa Ranomerut, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa.

Prosesi pemakaman akan dimulai dengan ibadah pelepasan di rumah duka. Setelah itu, rombongan keluarga dan para pelayat akan langsung menuju lokasi pemakaman. Di tempat peristirahatan terakhir, keluarga kembali menggelar ibadah singkat sebelum prosesi penguburan dilakukan. Pihak keluarga memperkirakan banyak pelayat yang akan hadir dalam prosesi tersebut.

Jenazah Florencia masih disemayamkan di rumah ibundanya yang berlokasi di Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa. Ia akan dikuburkan di kampung halaman ibundanya di Desa Ranomerut, Kecamatan Eris, Kabupaten Minahasa.

Pihak keluarga berharap kondisi cuaca hari ini mendukung agar seluruh rangkaian pemakaman dapat berjalan lancar. Selain itu, mereka juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Kedatangan Jenazah di Bandara Sam Ratulangi

Jenazah Florencia Wibisono tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulut pada Jumat (23/1/2026), sekira pukul 14.00 Wita. Kedatangannya disambut oleh tangis keluarga besar dari Minahasa. Sebelum dibawa ke kampung halaman di Desa Taler, Kecamatan Tondano Timur, Minahasa, Sulut, keluarga menggelar ibadah singkat di Terminal Kargo Bandara Sam Ratulangi.

Jarak antara Bandara Sam Ratulangi Manado ke Tondano Timur adalah sekitar 43,4 km atau bisa ditempuh dalam waktu sekitar 1 jam 10 menit. Hadir dalam prosesi tersebut adalah kakak kandung dan ipar Florencia, Natasya Wibisono dan Felix Agoes, bersama anak mereka. Ada juga Rabbi Yaakov Baruch.

Sosok Florencia Wibisono di Mata Sahabatnya

Florencia Wibisono menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta-Makassar yang jatuh di wilayah antara Kabupaten Maros dan Pangkep, pada Sabtu (17/1/2025). Kepergian Florencia meninggalkan duka bagi keluarga termasuk teman-teman kelasnya semasa masih bersekolah.

Tesa, sahabat dekat Florencia, mengungkapkan sosok sahabatnya itu semasa bersekolah di SMA Negeri 1 Tondano. Tesa menjelaskan bahwa Florencia yang akrab disapa Olen sangat humble dan takut Tuhan. Bahkan pribadi yang friendly dan dewasa sehingga banyak orang sangat suka terhadapnya.

“Dari postingan orang-orang bisa dilihat pribadinya seperti apa. Bahkan sampai orang tidak dekat pun bisa kenal Olen seperti apa. Dia baik sekali, friendly, hangat, super care, dewasa, gigih orangnya, terlebih sangat cinta Tuhan,” ungkapnya.

Menurutnya, Florencia seorang pekerja keras dan selalu berusaha dengan apa yang ingin diraihnya. “Apa yang ingin dia capai, pasti dia akan berusaha sekali untuk capai itu,” tambahnya. Tesa merasa kehilangan atas kepergian sahabat terbaiknya itu. “Sangat terpukul dan tidak percaya kalau Olen telah terbang jauh,” ujarnya. Dia berdoa semoga pihak keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

Pengalaman Profesional Florencia Wibisono

Florencia Lolita Wibisono dikenal memiliki pengalaman panjang di dunia penerbangan. Florencia atau Ollen, sapaan akrabnya, diketahui baru sekitar tiga bulan bertugas di pesawat ATR 42-500 milik Air Indonesia Transport. Informasi tersebut disampaikan oleh Ramos, anggota keluarga Florencia, saat ditemui di rumah orang tua korban di Jalan Donald Isaac Panjaitan, Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur, Kabupaten Minahasa, Minggu (19/1/2026).

“Kira-kira baru tiga bulan dia kerja di pesawat itu,” ujar Ramos saat diwawancarai. Sebelum bergabung dengan Air Indonesia Transport, Florencia tercatat menghabiskan sebagian besar kariernya sebagai pramugari di maskapai Lion Air. “Kurang lebih 14 tahun dia di Lion Air,” ungkap Ramos.

Tak hanya berpengalaman sebagai pramugari, Olen juga dipercaya menangani pelatihan awak kabin yang baru bergabung. Perannya kerap dikaitkan dengan pembinaan dan pendampingan kru junior. “Dia juga jadi trainer untuk pramugari yang baru. Bisa dibilang seperti HRD,” sambungnya.

Hingga kini, pihak keluarga masih menantikan informasi resmi dari pihak berwenang terkait perkembangan pencarian dan penanganan insiden pesawat tersebut.

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *