Opini  

Kesulitan menulis di Kompasiana? Ini penyebabnya



Tahun ini saya memiliki target untuk menulis minimal satu artikel setiap hari di platform Kompasiana. Namun, nyatanya hingga hari ke-9 bulan Januari 2026, target tersebut belum tercapai. Hanya empat artikel yang berhasil saya posting, termasuk artikel ini. Artinya, saya masih memiliki utang artikel agar bisa genap 9 sesuai dengan tanggal berjalan.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin bertanya kepada teman-teman Kompasianer, apakah pernah kalian merasa sulit memulai menulis sebuah artikel di platform ini? Jika tidak, maka saya ucapkan selamat karena artinya kalian sudah konsisten menulis. Namun, bagi yang sering mengalami kesulitan seperti saya, mungkin ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya.

Mengapa Sulit Memulai Menulis Artikel?

  1. Perfectionist dan Terlalu Berekspektasi Tinggi

    Seringkali saya merasa yakin bahwa artikel yang sedang ditulis akan mendapatkan banyak views karena tema yang sedang trending. Namun, ketika artikel diposting, beberapa hari kemudian views tetap rendah. Hal ini membuat saya ragu dan merasa tema yang dipilih tidak menarik. Ragu ini harus segera ditepis jika kita ingin terus menulis. Percaya diri dan yakinlah bahwa tulisan kita akan menemukan pembacanya sendiri. Pesan ini juga untuk memberi motivasi kepada Kompasianer pemula yang baru saja bergabung. Jangan berkecil hati jika views masih sedikit atau belum ada respon dari pembaca lain.

  2. Merasa Tidak Punya Tema yang Menarik

    Saya suka menulis tentang dunia kerja, namun terkadang merasa jenuh karena tidak punya ide baru. Padahal, tema tulisan sangat banyak, asalkan kita rajin mencari melalui literatur digital. Merasa tidak punya tema yang menarik membuat saya pernah lama tidak update artikel. Solusinya, jika merasa bosan dengan tema yang sama, saya coba menyelipkan artikel dengan tema lain agar tidak jenuh. Selain itu, ini juga membantu memperkaya wawasan dan diksi.

  3. Minder Dengan Artikel Milik Penulis Lain

    Sesuatu yang wajar adalah merasa minder ketika membaca artikel orang lain yang lebih baik. Namun, rasa minder ini justru membuat sulit untuk mulai menulis. Yang penting adalah mulai menulis dulu tanpa memikirkan apakah tulisan bagus atau tidak. Tidak ada tulisan yang jelek, hanya saja belum tertata dengan baik. Jika terus berlatih dan membaca artikel orang lain, kualitas tulisan akan meningkat seiring waktu.

Tips untuk Membantu Mulai Menulis

  • Mulailah dengan apa yang Anda tahu

    Jangan takut untuk menulis tentang topik yang Anda kuasai. Banyak ide bisa didapat dari pengalaman pribadi atau lingkungan sekitar.

  • Buat jadwal rutin

    Coba buat jadwal menulis harian, meskipun hanya 100 kata. Konsistensi adalah kunci dalam menulis.

  • Baca artikel orang lain

    Membaca artikel dari penulis lain dapat memberi inspirasi dan bantuan dalam memperbaiki gaya tulisan.

  • Jangan takut gagal

    Setiap penulis pasti pernah mengalami kesulitan. Jangan biarkan kegagalan menghalangi semangat untuk terus menulis.

Penutup

Alasan-alasan di atas mungkin subjektif hanya terjadi pada diri saya, namun sekaligus menjadi pengingat dan bahan introspeksi. Ketika hendak mulai menulis, jangan terlalu mengharapkan pencapaian Headline atau views tinggi. Mulailah dulu, tanpa ekspektasi apapun kecuali berharap tulisan bermanfaat bagi orang lain.

Ingat bahwa pembaca artikel di Kompasiana tidak terbatas pada member saja. Orang-orang di luar sana yang tidak punya akun bisa saja menemukan artikel kita, selama kata kunci yang mereka cari relevan dengan tulisan kita.

Semoga tulisan ini bisa memberi motivasi bagi saya pribadi dan para Kompasianer lain yang baru saja membuat akun, untuk selalu konsisten menulis.

Amri Nufail

Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *