Kericuhan di Kambang Iwak, Palembang Akibat Perselisihan Payung
Kericuhan yang berujung pada perusakan dagangan makanan milik seorang pelaku UMKM terjadi di kawasan wisata Kambang Iwak (KI) Palembang. Insiden ini menimpa Novel Tiara, seorang pedagang makanan yang mengalami kerugian akibat tindakan seorang wanita yang tidak dikenal.
Peristiwa ini awalnya bermula dari perselisihan kecil terkait posisi payung saat hujan. Namun, situasi memanas setelah seorang wanita datang dan langsung bertindak konfrontatif tanpa mencari tahu penyebab sebenarnya. Dalam video yang viral di media sosial, terlihat kondisi lapak dagangan Novel hancur berantakan setelah dilabrak oleh wanita tersebut.
Percekcokan Berujung Kerusakan
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @novel_tiara11, terlihat jelas bagaimana wanita tersebut melontarkan kata-kata kasar dan melakukan tindakan kekerasan. Korban, yang merasa tidak terima, kemudian meminta pelaku untuk mengganti kerugian atas kerusakan dagangannya. Aksi perusakan ini juga disaksikan oleh warga setempat yang berada di lokasi.
Wanita tersebut tidak hanya merusak barang dagangan, tetapi juga melakukan tendangan terhadap korban hingga harus dilerai oleh seorang pria. Dalam unggahan lainnya, korban menyampaikan klarifikasi bahwa insiden ini bermula dari masalah dengan keponakan dari wanita tersebut.
Penjelasan dari Korban
Novel Tiara menjelaskan bahwa konflik ini awalnya terjadi karena masalah kecil terkait posisi payung saat hujan. Namun, situasi menjadi tidak terkendali ketika sang bibi (wanita dalam video) datang ke lokasi. Bukannya menengahi, wanita tersebut justru langsung bertindak arogan.
“Kami bermasalah sama keponakannya, masalahnya sangat biasa karena posisi payung saat hujan. Saya sebelumnya sudah ada konflik sama beliau. Gimana ya rasanya kalau kita udah saling benci, karna masalah awalnya, apa yang kita lakukan pasti serba salah,” tulis Novel dalam unggahannya.
Wanita tersebut juga melontarkan hinaan terhadap korban dengan ucapan dan tindakan yang kasar. “Dia menghina dengan kata-kata kasar seperti ‘lon** miskin’ dan sempat mengeluarkan ludah. Singkat cerita dia balikan meja saya, kan yang jadi permasalahannya saya gak ada masalah sama tu bibik.”
Tindakan Kekerasan Fisik
Tidak hanya kerugian materiil, Novel juga mengaku mendapatkan tindakan kekerasan fisik. Tangannya ditarik dengan kencang hingga mengalami luka lecet dan sempat ditendang oleh pelaku. Novel menyayangkan sikap pelaku yang dinilai tidak beretika dan tidak menunjukkan sikap sebagai orang tua yang mengayomi.
“Gimana kita mau ngayomi bibik yang di dalam video itu, dan dia sudah main fisik, dia tendang dan tarik tangan saya sampai lecet. Sekian terimakasih.”
Pelaporan ke Polisi
Dalam balasan komentarnya, Novel mengaku sudah melaporkan tindakan perusakan tersebut ke polisi. Dalam rekaman video, terlihat jelas dampak dari amukan pelaku yang sebelumnya melakukan konfrontasi fisik. Berbagai kemasan makanan kemasan (sandwich/kue) yang siap jual tampak jatuh berserakan di tanah di bawah meja dagangan. Posisi meja dan penataan barang jualan yang semula rapi menjadi kacau akibat tindakan pelaku yang membalikkan meja dan melakukan perusakan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih dimintai konfirmasi atas insiden tersebut.












