Persebaya Surabaya Naik ke Peringkat 5 Klasemen Super League 2025/2026
Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Madura United dalam laga pekan ke-16 Super League 2025/2026. Kemenangan ini memperkuat posisi Persebaya di peringkat kelima klasemen sementara, sekaligus menjadi modal penting menyongsong era baru yang dipimpin oleh pelatih Bernardo Tavares.
Laga antara Madura United dan Persebaya Surabaya digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan pada Sabtu (3/1/2026). Duel berlangsung sangat ketat dengan intensitas tinggi sejak menit awal. Baik kedua tim saling mengancam dengan serangan yang terus-menerus dilakukan.
Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan pada menit ke-3 melalui tembakan Dimas Wicaksono Putra Rahman, namun masih diblok oleh bek Madura United. Respons tuan rumah hadir di menit ke-11 saat Luiz Marcelo Morais dos Reis melepaskan tembakan tepat sasaran.
Tekanan dari Madura United berlanjut di menit ke-12 melalui peluang yang diciptakan Kerim Palic dan sepakan M Riski Afrisal. Namun, barisan pertahanan Persebaya tampil disiplin dalam menghalau setiap ancaman yang datang.
Di menit ke-23, Persebaya kembali mendapat momentum lewat sepakan Diego Maurício Machado de Brito yang belum menemui sasaran. Rachmat Irianto juga menciptakan peluang dari lini tengah meski belum berbuah gol.
Madura United tidak tinggal diam dan membalas di menit ke-28 melalui Pedro Filipe Tinoco Monteiro yang mencatatkan shot on target. Roger Bonet Badia juga aktif membantu serangan dari lini belakang untuk membuka ruang.
Menjelang akhir babak pertama, Persebaya memperoleh peluang lewat Arief Catur Pamungkas di menit ke-39. Namun, penyelesaian akhirnya masih melebar dan skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persebaya melakukan pergantian dengan memasukkan Malik Risaldi menggantikan Dimas Wicaksono Putra Rahman. Madura United juga merespons dengan memasukkan Aji Kusuma menggantikan M Riski Afrisal.
Malik Risaldi langsung memberi dampak dengan menciptakan peluang di menit ke-52, meski tembakannya belum mengarah ke gawang. Arief Catur Pamungkas kembali aktif membantu serangan dari sisi sayap.
Situasi pertandingan berubah drastis pada menit ke-66 setelah Jorge Ambrosio Mendonça menerima kartu merah. Madura United harus bermain dengan sepuluh pemain setelah sebelumnya sang pemain mendapat kartu kuning kedua.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Persebaya untuk meningkatkan tekanan. Bruno Moreira Soares dan Leonardo Silva Lelis sama-sama mencatatkan tembakan tepat sasaran pada menit ke-69 dan 70.
Puncaknya terjadi pada menit ke-72 saat Bruno Moreira Soares mencetak gol kemenangan Persebaya Surabaya. Gol tercipta berkat assist Malik Risaldi yang tampil impresif sejak masuk lapangan.
Setelah gol tersebut, Persebaya tetap menjaga intensitas permainan dan disiplin bertahan. Madura United mencoba merespons lewat sejumlah pergantian pemain demi mengejar ketertinggalan.
Peluang Madura United hadir di menit ke-84 melalui Aji Kusuma, tetapi tembakannya masih melenceng. Tekanan tuan rumah terus berlanjut hingga menit-menit akhir pertandingan.
Persebaya sempat kehilangan Mihailo Perovic pada menit ke-90+6 setelah menerima kartu merah. Meski begitu, keunggulan tetap terjaga hingga wasit meniup peluit panjang.
Pertandingan berakhir dengan skor Madura United 0-1 Persebaya Surabaya. Hasil ini menjadi kemenangan penting di tengah fase transisi tim Green Force.
Tambahan tiga poin membuat Persebaya Surabaya mengoleksi 25 poin dan naik ke peringkat 5 klasemen sementara Super League 2025/2026. Mereka sejajar dengan Persita Tangerang, namun unggul selisih tertentu.
Posisi ini menempatkan Persebaya Surabaya tepat di bawah Malut United dan membuka peluang bersaing di papan atas. Konsistensi menjadi kunci agar tren positif ini terus berlanjut.
Menariknya, kemenangan ini diraih saat Persebaya Surabaya masih ditangani caretaker Uston Nawawi. Namun, hasil ini disebut sebagai modal awal yang menjanjikan menuju era baru Bernardo Tavares.
Secara komposisi, Persebaya Surabaya tampil solid dengan Ernando Ari di bawah mistar dan duet Mitrevski–Lelis di jantung pertahanan.
Lini tengah yang dikomandoi Rachmat Irianto dan Milos Raickovic mampu menjaga keseimbangan permainan.
Di lini depan, peran Bruno Moreira Soares kembali krusial sebagai pembeda. Gol tunggalnya bukan hanya menentukan hasil, tetapi juga menegaskan mentalitas tim yang mulai terbentuk.
Kemenangan di kandang rival ini memberi suntikan kepercayaan diri besar bagi Persebaya Surabaya.
Dengan fondasi yang mulai kuat, era baru Bernardo Tavares berpeluang membawa Green Force menembus papan atas Super League.
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”












