Daerah  

Tiga Berita Terpopuler Sumbar: Galodo Agam, 192 Kecelakaan Payakumbuh 2025, dan Pemulihan Sawah 4 Tahun

Informasi Terkini tentang Sumatera Barat

Berikut adalah beberapa informasi menarik seputar Sumatera Barat yang telah dirangkum dalam berbagai topik terkini. Berita ini mencakup bencana alam, kecelakaan lalu lintas, dan dampak banjir terhadap pertanian.

Banjir Bandang di Pasar Maninjau, Kabupaten Agam

Pada Kamis (1/1/2026), kawasan Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mengalami banjir bandang beserta tanah longsor sebanyak lima kali. Meskipun peristiwa tersebut terjadi lima kali hingga siang hari, BPBD Agam memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Bencana alam ini menghantam pemukiman warga sesaat setelah malam pergantian tahun baru, tepatnya sekira pukul 01.45 WIB. Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Agam, Abdul Ghafur, mengonfirmasi bahwa banjir bandang dan longsor tersebut terjadi berulang kali sejak dini hari hingga Kamis siang. Petugas mencatat ada dua kali kejadian besar pada dini hari dan tiga kali susulan yang terjadi saat pagi hari.

Abdul Ghafur menjelaskan bahwa sebelum banjir bandang menerjang, terdengar bunyi gemuruh yang cukup keras, sehingga ia bersama masyarakat lainnya berlarian ke tempat aman. “Warga nagari Maninjau termasuk saya yang juga berada di lokasi langsung berhamburan keluar bangunan,” jelasnya.

Sampai saat sekarang, pihaknya sedang berada di lokasi untuk melakukan peninjauan kembali. Sementara itu, akibat banjir bandang tersebut, membuat beberapa rumah ikut terdampak. “Untuk datanya kita belum bisa berikan, masih dalam tahap pendataan,” katanya.

Kenaikan Kasus Kecelakaan Lalu Lintas di Payakumbuh

Polres Payakumbuh mencatat kejadian kecelakaan meningkat pada tahun 2025 dibandingkan pada tahun sebelumnya. Hal itu disampaikan saat press release akhir tahun di Aula Rupattama, pada Rabu (31/12/2025).

Dalam gelaran release akhir tahun tersebut, AKBP Ricky Ricardo memaparkan jumlah kecelakaan sepanjang 2025 tercatat sebanyak 192 kasus. Sedangkan pada tahun 2024 hanya 189 kasus kecelakaan. Penyelesaian kasus laka lantas pada tahun 2025 sebanyak 213 kasus, meningkat dari tahun 2024 dengan penyelesaian sebanyak 208 kasus.

Korban meninggal dunia pada tahun 2025 sebanyak 22 orang, mengalami penurunan dibanding tahun 2024 sebanyak 23 orang. Pada tahun 2025 tidak ada korban luka berat, sedangkan pada 2024 sebanyak 20 orang. Untuk korban luka ringan pada tahun 2025 sebanyak 301 orang, mengalami kenaikan sebanyak 247 pada 2024.

Selain itu, Kapolres AKBP Ricky Ricardo juga menyampaikan rencana Polres Payakumbuh untuk tahun 2026, termasuk peningkatan patroli dan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.

Dampak Banjir pada Pertanian di Sumatera Barat

Bencana banjir yang melanda Sumatera Barat (Sumbar) pada akhir November 2025 tidak hanya merusak lahan sawah, tetapi juga menghilangkan sebagian areal pertanian yang menjadi sumber penghidupan petani. Pemulihan lahan sawah yang hilang diperkirakan membutuhkan waktu hingga empat tahun.

Lahan sawah yang hilang ini berupa sawah berubah fungsi menjadi alur sungai atau mengalami keruntuhan parah sehingga tidak memungkinkan direhabilitasi dalam waktu dekat. Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat, Afniwirman, menjelaskan bahwa kategori sawah hilang menjadi tantangan terberat dalam upaya pemulihan sektor pertanian pascabencana.

“Lahan sawah yang sudah menjadi aliran sungai atau runtuh total tidak bisa direhabilitasi dalam waktu dekat. Pemulihannya bisa membutuhkan waktu tiga sampai empat tahun,” ujar Afniwirman kepada , Selasa (30/12/2025).

Di wilayah tersebut, bencana banjir dan longsor membawa material bebatuan dalam jumlah besar ke area persawahan. “Kondisi ini berbeda dengan rusak ringan dan sedang yang bisa ditangani relatif cepat. Sawah hilang membutuhkan penanganan lintas sektor dan waktu panjang,” katanya.

Afniwirman menambahkan, pemerintah saat ini masih memprioritaskan pemulihan lahan sawah dengan kategori rusak ringan dan sedang yang dapat segera difungsikan kembali. Sementara untuk sawah hilang, penanganan akan dilakukan secara bertahap seiring normalisasi sungai dan pengangkatan material.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *