Turnamen Catur DSLNG Chess Master 2025 Berakhir dengan Kemenangan Dramatis
Turnamen catur DSLNG Chess Master 2025 telah berakhir setelah digelar selama enam hari, mulai dari tanggal 22 hingga 27 Desember 2025 di Pusat Informasi Migas DSLNG yang terletak di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Turnamen ini menarik perhatian banyak pecatur dari berbagai daerah sekitar kilang DSLNG.
Afrin Mulalat, seorang pecatur asal Kecamatan Nambo, berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Mohammad Rum Adiputra dari Kecamatan Kintom dalam pertandingan Grand Final dengan skor akhir 2-1. Kemenangan ini membawa pulang hadiah uang tunai senilai Rp 5 juta untuk Afrin, sementara M Rum menerima hadiah sebesar Rp 3,5 juta.
Di posisi ketiga, Marsono Matarang dari Kecamatan Kintom meraih hadiah senilai Rp 2,5 juta setelah berhasil mengalahkan Abdul Latif dari Kecamatan Batui. Hadiah-hadiah tersebut diserahkan langsung oleh Senior Manager Relations & Communication DSLNG Aji Wihardandi bersama Corporate Communication Manager Adhika Paramanandana dan Sekretaris KONI Kabupaten Banggai Sugiarto Djanun pada penutupan turnamen yang berlangsung malam hari, Sabtu (27/12/2025).
DSLNG Chess Master 2025 merupakan ajang catur cepat (rapid) 10 menit yang diselenggarakan oleh PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) bekerja sama dengan Percasi Banggai dan KONI Banggai. Turnamen ini menawarkan total hadiah sebesar Rp 16 juta untuk tujuh pemenang, dan diikuti oleh 49 pecatur dari tiga kecamatan sekitar Kilang DSLNG, yaitu Batui, Kintom, dan Nambo.
Kemenangan Afrin tidak hanya menjadi kemenangan individu, tetapi juga memperkuat dominasinya dalam cabang olahraga catur di Kabupaten Banggai sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, ia juga sukses meraih gelar juara dalam Pekan Olah Raga Kabupaten (Porkab) Banggai Juli 2025 lalu.
Afrin Mulalat mengaku tertarik pada olahraga catur sejak sekitar tahun 2010, setelah melihat permainan ini dimainkan di pasar. Ia kemudian mulai belajar dan mengikuti beberapa turnamen catur yang digelar dalam peringatan HUT Kemerdekaan di tingkat kelurahan.
Di situs catur online chess.com, Afrin memiliki rating elo sebesar 2.007 untuk kelas catur kilat (blitz) dan 2.191 untuk catur cepat (rapid). Bagi dia, DSLNG Chess Master 2025 adalah turnamen terbaik yang pernah ia ikuti. Ia menyebutkan bahwa venue, fasilitas penyelenggaraan, format pertandingan yang adil, serta nilai hadiah membuat turnamen ini sangat bergengsi.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada DSLNG yang telah menggelar turnamen ini dengan begitu baik. Ini akan memacu para pecatur seperti saya dan lainnya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan,” ujarnya.
Sekretaris KONI Banggai Sugiarto Djanun menyatakan bahwa turnamen ini membantu Percasi Banggai dalam menemukan bakat-bakat baru, khususnya dari wilayah Batui, Kintom, dan Nambo. Selain itu, turnamen ini memberikan referensi baru mengenai format penyelenggaraan turnamen catur yang lebih baik, yang dapat dicontoh oleh Percasi Banggai dalam berbagai aspek dan detail.
External Communication Supervisor DSLNG Rahmat Azis, sebagai Ketua Panitia, menjelaskan bahwa turnamen yang diikuti oleh 49 pecatur ini dibagi dalam delapan grup babak penyisihan menggunakan sistem Round Robin. Setiap pertandingan terdiri dari dua ronde. Di babak perdelapanfinal, setiap pemain bertanding dalam durasi 15 menit.
Turnamen ini menghadirkan wasit berlisensi dari Percasi Banggai dan memainkan 126 pertandingan di babak penyisihan dalam 252 ronde, serta tujuh pertandingan tambahan dalam delapan ronde. Babak perdelapanfinal terdiri dari delapan pertandingan dalam 18 ronde, empat pertandingan dalam 11 ronde, dan empat ronde di semifinal, serta dua ronde di perebutan juara tiga, dan tiga ronde di Grand Final.
Seluruh turnamen DSLNG Chess Master 2025 memainkan 149 pertandingan dalam 305 ronde. Afrin Mulalat menjadi juara dengan total 18 poin sepanjang turnamen, diikuti oleh M Rum Adiputra dan Marsono Matarang dengan masing-masing meraih 15 poin di posisi kedua dan ketiga.
Menurut Rahmat, tujuan utama turnamen ini adalah untuk mempererat hubungan antar sesama pecatur di tiga kecamatan dan juga dengan DSLNG sebagai penyelenggara. “Sesuai semboyan catur dunia, Gens Una Sumus, kita adalah satu keluarga,” ujarnya.












