Bintang Persib Bandung yang Dikabarkan Pergi di Putaran Kedua

Sosok Federico Barba, Bek Asing Persib Bandung yang Dikabarkan Akan Hengkang

Federico Barba adalah sosok pemain yang cukup menarik perhatian di kalangan penggemar sepak bola Indonesia. Sebagai bek asing asal Italia yang kini bermain untuk Persib Bandung, ia telah menjadi bagian penting dari lini belakang klub sejak bergabung pada Agustus 2025.

Baru-baru ini, kabar mengenai kemungkinan hengkangnya Federico Barba ke Italia mulai muncul. Jurnalis ternama asal Italia, Nicolo Schira, menyampaikan informasi tersebut melalui akun X-nya. Menurutnya, Barba sudah melakukan pembicaraan lanjutan dengan klub Pescara, yang tertarik untuk merekrutnya dari Persib Bandung. Jika benar, hal ini akan menjadi kerugian besar bagi Persib, karena Barba telah memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga ketahanan pertahanan tim.

Kontribusi dan Performa Barba di Persib Bandung

Sejak bergabung dengan Persib Bandung, Barba tampil dalam 10 pertandingan Super League dan 5 pertandingan ACL Two. Ia berhasil mencetak 3 gol dalam 730 menit bermain. Selain itu, ia juga sering membawa Maung Bandung meraih hasil imbang tanpa kebobolan (cleansheet) dalam beberapa pertandingan.

Pemain yang lahir di Roma, Italia, pada 1 September 1993 ini memiliki latar belakang karier yang cukup luas. Dirinya memulai kariernya bersama Roma U17 pada 2010. Sejauh ini, ia telah bermain di berbagai liga seperti Liga Jerman, Spanyol, Swiss, dan terakhir di Liga Indonesia bersama Persib Bandung.

Karier Internasional dan Prestasi

Barba juga pernah dilirik oleh Timnas Italia. Ia debut di level U19 pada 2011 dan bertahan hingga U20 pada 2012. Di level internasional, ia pernah menjadi kapten saat bermain di U20 Elite League musim 2014. Total ada 16 laga yang ia jalani bersama Timnas Italia.

Di level klub, Barba pernah memenangkan gelar Italienischer Zwetligameister musim 19/20 dan juara Coppa Italia Primavera musim 11/12. Meski begitu, ia juga pernah mengalami beberapa cedera selama kariernya, seperti robek jaringan otot, cedera lutut, betis, dan gangguan punggung.

Statistik Permainan dan Nilai Pasar

Sampai saat ini, nilai pasar Federico Barba mencapai Rp8,69 miliar. Angka ini pernah lebih tinggi pada masa ia membela Verona pada 2015, yakni mencapai Rp34,76 miliar.

Berikut data statistik permainan berdasarkan klub:

  • Benevento: 82 pertandingan, 4 gol, 2 assist, dan 6.887 menit bermain
  • FC Empoli: 57 pertandingan, 2 gol, 1 assist, dan 4.187 menit bermain
  • Roma U19: 48 pertandingan, 3 gol, 0 assist, dan 3.800 menit bermain
  • Como: 41 pertandingan, 3 gol, 0 assist, dan 3.222 menit bermain
  • Sporting Gijón: 41 pertandingan, 1 gol, 0 assist, dan 3.511 menit bermain
  • Chievo Verona: 30 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 2.485 menit bermain
  • Pisa: 30 pertandingan, 1 gol, 0 assist, dan 2.676 menit bermain
  • Grosseto: 22 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 1.866 menit bermain
  • FC Sion: 16 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 1.315 menit bermain
  • Persib Bandung: 9 pertandingan, 1 gol, 1 assist, dan 745 menit bermain
  • Real Valladolid: 5 pertandingan, 0 gol, 1 assist, dan 450 menit bermain
  • VfB Stuttgart: 2 pertandingan, 1 gol, 0 assist, dan 141 menit bermain

Data Statistik Permainan Berdasarkan Kompetisi

  • Liga Nasional: 359 pertandingan, 15 gol, 4 assist, dan 29.154 menit bermain
  • Kejuaraan Domestik: 14 pertandingan, 0 gol, 0 assist, dan 1.246 menit bermain
  • Kejuaraan Internasional: 10 pertandingan, 1 gol, 1 assist, dan 885 menit bermain
Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *